Strategi Jangka Panjang untuk Meningkatkan Ekonomi Masyarakat Parigi Moutong
Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase, mengajak setiap desa di wilayah kabupaten tersebut untuk menyiapkan lahan seluas minimal dua hektare sebagai bagian dari strategi pengembangan komoditas durian. Langkah ini dilakukan sebagai upaya memperkuat ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.
Menurut Bupati Erwin, durian memiliki nilai ekonomi yang tinggi dan permintaan pasar yang terus meningkat setiap tahun. Oleh karena itu, masyarakat perlu siap menjadi produsen, bukan hanya sekadar konsumen atau penonton. Ajakan ini disampaikan saat ia menghadiri kegiatan Halal Bihalal bersama masyarakat di Desa Moutong Tengah, Kecamatan Moutong, pada Jumat (4/4/2026).
Erwin menjelaskan bahwa pengembangan durian harus dimulai sejak dini agar masyarakat dapat memanfaatkan peluang ekonomi yang besar. Ia menilai bahwa dengan persiapan yang matang, masyarakat bisa menjadi produsen yang kuat dan mandiri.
- Menurutnya, pengembangan durian secara terencana akan membuka peluang peningkatan pendapatan petani sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di tingkat desa.
- Ia juga menekankan bahwa kondisi geografis Parigi Moutong sangat mendukung sektor perkebunan, termasuk dalam pengembangan durian.
- Selain durian, Erwin juga menyebutkan pembangunan infrastruktur strategis sebagai bagian dari rencana jangka panjang. Salah satunya adalah pembangunan Jembatan Garuda yang dikerjakan bersama Kodam XXIII/Palaka Wira. Proyek ini bertujuan untuk meningkatkan akses wilayah dan memperkuat konektivitas antar daerah.
Selain fokus pada pengembangan durian, Erwin juga menyinggung pentingnya membangun hubungan yang baik antara pemerintah dan masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, ia mengajak masyarakat memanfaatkan momentum Halal Bihalal sebagai waktu untuk mempererat silaturahmi dan membangun kembali kepercayaan antara pihak pemerintah dan warga.
- Menurutnya, kebersamaan dan kekompakan masyarakat menjadi modal penting dalam menjalankan berbagai program pembangunan.
- “Halal Bihalal adalah momentum membersihkan hati dan memperbaiki hubungan agar kita bisa bersama-sama membangun daerah ini dengan semangat kebersamaan,” ujar Erwin.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh jajaran DPRD Parigi Moutong, unsur Forkopimcam, kepala desa, serta tokoh masyarakat dan tokoh lintas agama yang memberikan dukungan terhadap berbagai rencana pembangunan daerah.
Peran Komunitas dalam Pembangunan Daerah
Pembangunan di Kabupaten Parigi Moutong tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif dari masyarakat. Erwin menekankan bahwa keberhasilan suatu program pembangunan sangat dipengaruhi oleh keterlibatan masyarakat dalam prosesnya.
- Salah satu cara untuk memastikan partisipasi masyarakat adalah melalui sosialisasi dan edukasi tentang berbagai proyek pembangunan.
- Masyarakat juga diharapkan dapat memberikan masukan atau saran terkait kebijakan yang diambil oleh pemerintah.
- Dengan adanya kerja sama yang baik antara pemerintah dan masyarakat, harapan besar bisa tercapai, yaitu kemajuan ekonomi dan kesejahteraan yang lebih merata.
Kesiapan Masyarakat Menghadapi Peluang Ekonomi
Menghadapi peluang ekonomi yang besar, masyarakat Parigi Moutong perlu mempersiapkan diri dengan baik. Dalam hal ini, penyiapan lahan untuk pengembangan durian menjadi salah satu langkah awal yang penting.
- Setiap desa diwajibkan menyiapkan lahan seluas dua hektare sebagai dasar pengembangan komoditas unggulan ini.
- Selain itu, masyarakat juga perlu mempelajari teknik budidaya dan manajemen usaha tani yang efisien.
- Pemerintah akan memberikan bantuan teknis dan pelatihan kepada petani untuk memastikan keberhasilan pengembangan durian.
Tantangan dan Peluang di Masa Depan
Meskipun ada tantangan dalam pengembangan durian, seperti ketersediaan benih berkualitas dan pasokan air, peluang ekonomi yang besar membuat langkah ini layak untuk dilakukan.
- Dengan adanya infrastruktur yang memadai, seperti Jembatan Garuda, akses ke pasar akan lebih mudah dan cepat.
- Pengembangan durian juga bisa menjadi pintu masuk bagi masyarakat untuk mengembangkan produk lain yang berbasis pertanian.











