Gowa dalam Sorotan: Berita Terkini, Cerita Menarik

Setelah Kalah dari Persiraja, Sriwijaya FC Tetap Latihan di Aceh

Latihan dan Persiapan Sriwijaya FC di Aceh

Sriwijaya FC tetap menjalani latihan di Aceh sebelum bertolak ke Sawangan pada Rabu (1/4) untuk persiapan menghadapi PSPS Pekanbaru. Meski kalah 2-1 dari Persiraja Banda Aceh dalam laga yang berlangsung di Stadion H. Dimurthala, Banda Aceh, pada Sabtu (28/3/2026), pelatih Sriwijaya FC, Iwan Setiawan, tetap memberikan apresiasi terhadap penampilan timnya.

Hasil Laga dan Evaluasi Tim

Laskar Wong Kito kalah tipis 2-1 dari Persiraja akibat gol Arie dan Omid Popalzay; gol balasan dicetak oleh Sehabudin Ahmad. Meskipun kalah, pelatih mengapresiasi kekompakan tim yang dinilai bermain luar biasa dan mampu meredam dominasi lawan.

Asisten Pelatih Sriwijaya FC, Cipta Adikodrati atau dikenal sebagai Coach Joe, mengatakan bahwa skuad Elang Andalas akan kembali ke Sawangan, Depok, Jawa Barat, pada Rabu (1/4/2026). “Pulang ke Sawangan Insya Allah hari Rabu nanti,” ujar Coach Joe.

Penampilan Laskar Wong Kito

Meski Sriwijaya FC kembali gagal meraih kemenangan perdananya, Coach Joe tetap mengapresiasi penampilan punggawa Laskar Wong Kito di Stadion H. Dimurthala. “Anak-anak bermain luar biasa. Mereka bekerja sesuai arahan pelatih; baik saat menyerang maupun bertahan sangat kompak,” ungkap Coach Joe.

Sriwijaya FC harus menelan kekalahan di pekan ke-22 putaran ketiga Pegadaian Championship 2025/26 saat menghadapi Persiraja Banda Aceh dengan skor 2-1. “Sehingga bisa kita lihat, pemain Persiraja Banda Aceh tidak bisa banyak mengeksplorasi sisi pertahanan kita,” tambah Coach Joe.

Jalannya Pertandingan

Sriwijaya FC gagal meraih poin usai gol Arie dan Omid Popalzay mengubur mimpi Elang Andalas untuk mencuri poin di kandang Persiraja. Meski sempat mencetak gol di menit akhir serta memiliki beberapa peluang, Laskar Wong Kito gagal menyempurnakannya menjadi gol penyeimbang.

Di awal babak kedua, Sriwijaya FC mengganti strikernya untuk mengubah pola serangan dengan memasukkan Usman Diarra dan Sehabudin Ahmad. Strategi Iwan Setiawan ini mulai membuahkan hasil pada menit ke-50; Laskar Wong Kito mulai menemukan ritme serangan setelah pada babak pertama mengalami kebuntuan.

Persiraja sempat memiliki satu peluang emas melalui tendangan jarak jauh Fitra Ridwan, namun bola membentur tiang gawang sehingga skor tetap 0-0. Memasuki menit ke-60, Sriwijaya FC terlihat mulai tenang dengan memainkan bola dari kaki ke kaki. Hal ini kontras dengan Persiraja yang nampak terburu-buru dalam penyelesaian akhir, bahkan kerap melakukan pelanggaran untuk menghentikan punggawa Elang Andalas.

Menit ke-62, Omid Popalzay hampir mencetak gol melalui tendangan chip, namun berhasil ditepis dengan gemilang oleh Risky Sudirman sehingga hanya menghasilkan sepak pojok. Kebuntuan Persiraja akhirnya pecah pada menit ke-63 melalui sundulan Arie yang menerima umpan sepak pojok Omid Popalzay. Skor berubah 1-0 untuk keunggulan Laskar Rencong.

Instruksi Pelatih di Pinggir Lapangan

Di pinggir lapangan, pelatih Iwan Setiawan terus menginstruksikan anak asuhnya untuk bermain terbuka. “Ayo serang! Okar maju ketika mendapatkan bola, jangan ke belakang!” teriak Iwan saat memberikan instruksi.

Risky Sudirman tampil apik di bawah mistar dengan menggagalkan tendangan keras Jechson pada menit ke-76. Namun, petaka datang saat Gardhika dianggap menjatuhkan Al Muzanny di kotak penalti. Omid Popalzay yang maju sebagai eksekutor sebenarnya sempat gagal karena tendangannya ditepis Risky, namun bola liar kembali jatuh ke kaki Omid yang langsung menceploskannya ke gawang. Skor menjadi 2-0.

Di menit akhir, Sriwijaya FC berhasil memperkecil ketertinggalan melalui Sehabudin Ahmad yang memanfaatkan kemelut di depan gawang. Sayangnya, gol tersebut tidak mampu menyelamatkan Elang Andalas dari kekalahan. Skor 2-1 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.


Muhammad Muhlis

Jurnalis digital yang menaruh perhatian besar pada perkembangan teknologi dan komunikasi. Ia senang membaca jurnal ilmiah, mencoba aplikasi baru, dan melakukan riset kecil untuk mempertajam analisis. Hobinya termasuk bermain catur dan mendengarkan musik klasik. Motto: "Pemahaman mendalam menghasilkan berita yang bernilai."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *