Gowa dalam Sorotan: Berita Terkini, Cerita Menarik

Iran Izinkan Kapal Negara Sahabat Lewati Selat Hormuz, Apa Kabar Kapal Indonesia?

Perkembangan Terbaru di Selat Hormuz

Iran kini mengizinkan sejumlah kapal negara-negara sahabat melintasi Selat Hormuz, termasuk kapal dari Thailand, China, India, Pakistan, dan Malaysia. Sebagai bagian dari upaya diplomasi, beberapa negara telah melakukan koordinasi dengan otoritas Iran untuk memastikan keselamatan pelayaran mereka.

Kapal Negara Sahabat Diperbolehkan Melintas

Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menyampaikan ucapan terima kasih kepada Iran setelah kapal tanker Malaysia diizinkan melintasi Selat Hormuz. Hal ini menunjukkan bahwa hubungan diplomatik antara negara-negara tersebut tetap berjalan meskipun situasi di kawasan masih dinamis.

Sebelumnya, kapal minyak Thailand berhasil melintasi Selat Hormuz setelah dilakukan koordinasi diplomatik antara Bangkok dan Iran. Menurut Menteri Luar Negeri Thailand Sihasak Phuangketkeow, kapal tanker milik Bangchak Corporation itu melintasi selat setelah pembicaraan antara dirinya dan Duta Besar Iran untuk Thailand Nasereddin Heydari.

“Saya meminta apakah kapal-kapal Thailand yang perlu melewati selat dapat dibantu untuk memastikan pelayaran yang aman,” kata Sihasak. “Mereka menjawab bahwa mereka akan mengurusnya dan meminta kami menyampaikan daftar kapal yang akan melintas.”

Pelayaran aman kapal tanker Thailand ini terjadi dua minggu setelah kapal pengangkut berbendera Thailand, Mayuree Naree, diserang proyektil di selat tersebut.

Daftar Kapal Negara yang Diizinkan Melintas

Dalam wawancara dengan stasiun televisi pemerintah Iran, Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi menyatakan bahwa Selat Hormuz tidak sepenuhnya ditutup. Ia menegaskan bahwa banyak pemilik kapal atau negara pemilik kapal-kapal tersebut telah menghubungi Iran dan meminta agar keselamatan pelayaran mereka dipastikan.

“Untuk sejumlah negara yang kami anggap bersahabat, atau dalam kasus tertentu yang kami nilai perlu, angkatan bersenjata kami telah memberikan pengawalan secara aman,” tambahnya.

Negara-negara seperti China, Rusia, Pakistan, Irak, dan India telah diizinkan melintasi selat. Bahkan, kapal dari Bangladesh dan beberapa negara lain juga tercatat melintasi Selat Hormuz.

Data pelayaran Kpler menunjukkan hanya 99 kapal yang melewati selat sempit tersebut sepanjang bulan ini, atau rata-rata lima hingga enam kapal per hari. Padahal sebelum perang, sekitar 138 kapal melintasi selat itu setiap hari.

Pemilihan Rute yang Berbeda

Banyak kapal yang berhasil melintasi Selat Hormuz tampak memilih rute yang lebih panjang dari biasanya. Data pelacakan sebuah kapal tanker berbendera Pakistan menunjukkan kapal itu berlayar lebih dekat ke pantai Iran pada 15 Maret, bukan menempuh jalur umum yang berada di bagian tengah selat.

Araghchi juga menyatakan bahwa kapal-kapal yang terkait dengan negara-negara yang dianggap sebagai musuh atau pihak yang terlibat dalam konflik saat ini tidak akan diizinkan melintas. Ia menegaskan bahwa kapal dari Amerika Serikat, Israel, dan sejumlah negara Teluk yang berperan dalam krisis tidak akan diberi izin transit.

Nasib Kapal Pertamina

Hingga 26 Maret 2026, dua kapal tanker Pertamina milik Indonesia masih tertahan di Teluk Arab dan belum dapat melewati Selat Hormuz. Keduanya adalah PIS VLCC Pertamina Pride dan Gamsunoro.

Berdasarkan data dari situs MarineTraffic, kapal Pertamina Pride terdeteksi berada di sebelah utara Kota Dammam, Arab Saudi. Adapun kapal Gamsunoro berada di dekat pesisir Kuwait dan Irak.

Menurut pernyataan Pertamina International Shipping, kapal Pertamina Pride mengangkut kargo untuk kebutuhan energi nasional. Sedangkan Gamsunoro melayani pengangkutan untuk mitra pihak ketiga (non-Pertamina).

Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia saat ini masih melakukan komunikasi dengan otoritas Iran agar dua kapal Pertamina tersebut diizinkan melintasi Selat Hormuz.

Amri Nufail

Reporter digital yang menggemari berita olahraga, kegiatan komunitas, dan isu pergerakan anak muda. Ia hobi berlari pagi, bermain badminton, dan menonton pertandingan olahraga. Ketika istirahat, ia menyukai membaca artikel inspiratif. Motto: “Semangat dalam berita harus sama kuatnya dengan semangat di lapangan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *