Gowa dalam Sorotan: Berita Terkini, Cerita Menarik

Latihan di Mandalika Bawa Veda Ega Pratama ke Puncak Dunia

Sejarah yang Dibuat oleh Veda Ega Pratama

Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, mencatatkan sejarah dengan menjadi pembalap pertama dari Tanah Air yang meraih podium ketiga di ajang Moto3 Brasil 2026. Prestasi ini menandai langkah besar dalam kariernya dan menjadi bukti bahwa pembalap nasional mampu bersaing di level internasional.

Latihan Intensif di Sirkuit Mandalika

Salah satu faktor utama yang mendukung kesuksesan Veda adalah latihan intensif yang ia jalani di Sirkuit Mandalika. Sirkuit ini tidak hanya menjadi tempat untuk mengasah kemampuan teknis, tetapi juga membantu membangun mental bertanding yang kuat. Infrastruktur berstandar internasional yang tersedia di sini memberikan lingkungan ideal bagi para pembalap nasional untuk berkembang dan bersaing di tingkat dunia.

Dukungan Ekosistem Motorsport Nasional

Keberhasilan Veda tidak lepas dari dukungan ekosistem motorsport nasional yang terus diperkuat. Direktur Utama InJourney Holding, Maya Watono, menyampaikan apresiasi atas pencapaian Veda. Ia menekankan bahwa InJourney berperan sebagai bagian dari sistem pendukung yang terus mendorong pembalap Indonesia untuk bisa bersaing secara global.

Maya juga menjelaskan bahwa dukungan tersebut diwujudkan melalui pembangunan dan penguatan infrastruktur seperti Sirkuit Mandalika. Sirkuit ini telah menjadi tuan rumah berbagai ajang balap dunia sejak 2021, termasuk MotoGP dan World Superbike.

Peran Sirkuit Mandalika dalam Pembinaan Talent

Plt Direktur Utama InJourney Tourism Development Corporation, Ahmad Fajar, menegaskan pentingnya peran Sirkuit Mandalika dalam mencetak talenta motorsport nasional. Menurutnya, prestasi Veda merupakan bukti nyata keberhasilan The Mandalika sebagai ekosistem sportainment yang mampu melahirkan talenta berdaya saing global.

Ia juga menyebutkan bahwa kehadiran Sirkuit Mandalika di MotoGP Indonesia 2026 akan menjadi momentum penting untuk memperkuat posisi The Mandalika di kancah internasional.

Pembinaan Berkelanjutan yang Menghasilkan Prestasi

Direktur Utama Mandalika Grand Prix Association, Priandhi Satria, menyebut prestasi Veda sebagai bukti nyata keberhasilan pembinaan berkelanjutan. Ia menyebutkan bahwa Veda adalah contoh nyata bagaimana pembinaan yang konsisten, termasuk melalui latihan di Sirkuit Mandalika dan mengikuti berbagai ajang balap, dapat menghasilkan prestasi dunia yang mengangkat nama baik Indonesia.

Balapan yang Dramatis dan Penuh Tekanan

Sebelumnya, Veda mencatatkan sejarah dengan meraih podium ketiga pada ajang Moto3 Brasil yang digelar di Autodromo Internacional de Goiania – Ayrton Senna, Minggu (22/3/2026). Ia menjadi pembalap Indonesia pertama yang naik podium di ajang Grand Prix kelas Moto3.

Memulai balapan dari posisi keempat, Veda menghadapi lomba dramatis yang sempat dihentikan akibat insiden yang melibatkan Scott Ogden. Balapan kemudian diulang dengan jarak dipangkas menjadi lima lap, memaksa para pembalap tampil agresif sejak awal.

Pada restart, Veda sempat berada di posisi ke-10, namun secara konsisten memperbaiki posisinya. Memasuki dua lap terakhir, ia sudah berada di posisi keempat dan mulai mendekati Alvaro Carpe.

Momentum penentuan terjadi di lap terakhir saat Veda berhasil menyalip Carpe dan mengamankan posisi ketiga.

Ucapan Terima Kasih dan Harapan Masa Depan

“Hari ini saya menjalani balapan dengan baik, meskipun sebelum bendera merah dikibarkan akibat insiden saya mengalami sedikit kesulitan dalam balapan untuk menjaga ban belakang. Tetapi, akhirnya saya finis di tiga besar dalam balapan kedua saya dan ini merupakan pencapaian terbesar saya saat ini,” ungkap Veda usai finis.

“Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh masyarakat Indonesia dan seluruh sponsor, keluarga saya yang menonton di Indonesia. Terima kasih banyak. Ini luar biasa,” tambah pembalap asal Gunung Kidul, DI Yogyakarta tersebut.

Hasil ini menjadi modal penting bagi Veda dalam menatap seri berikutnya. Ronde ketiga Kejuaraan Dunia Moto3 2026 dijadwalkan berlangsung di Amerika Serikat pada 27–29 Maret 2026.


Rusmawan

Rusmawan adalah seorang penulis berita online yang serbabisa dalam menguraikan berbagai peristiwa menjadi berita yang jelas dan ringan. Ia suka membaca opini, melakukan riset pendek, dan membuat rangkuman harian. Di waktu senggang, ia menikmati musik instrumental. Motto: “Informasi yang baik dimulai dari niat yang baik.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *