Serangan Drone Iran Mengganggu Layanan Digital di Uni Emirat Arab
Serangan drone Iran terhadap pusat data Amazon Web Services (AWS) di Uni Emirat Arab (UEA) telah menyebabkan gangguan besar pada berbagai layanan digital, termasuk aplikasi dan perbankan. Pusat data AWS yang terkena serangan mengalami kerusakan fisik, sehingga memicu penutupan sementara dan dampak luas terhadap infrastruktur teknologi di wilayah tersebut.
Pada hari Minggu (1/3), dua fasilitas AWS di UEA dan satu fasilitas di Bahrain dilaporkan rusak akibat serangan drone. Akibatnya, sejumlah layanan kritis menjadi offline, termasuk platform pengiriman dan taksi Careem, serta perusahaan pembayaran seperti Alaan dan Hubpay. Selain itu, penyedia layanan perbankan seperti ADCB dan Emirates NBD juga melaporkan gangguan layanan.
Dampak pada Aplikasi dan Layanan Perbankan
Beberapa aplikasi mobile dan web seperti Alaan tidak dapat diakses karena masalah dengan infrastruktur AWS. ADCB mengungkapkan bahwa layanan perbankan mobile dan pusat layanan pelanggan sementara tidak tersedia. Sementara itu, Emirates NBD mengatakan layanan perbankan teleponnya terganggu, meskipun kembali normal pada hari Selasa (3/3).
Perusahaan perangkat lunak perusahaan seperti Snowflake juga mengalami gangguan. Mereka menyatakan bahwa tingkat kesalahan dan masalah konektivitas akan terus berlangsung hingga masalah listrik teratasi. Aplikasi investasi Sarwa juga mengalami gangguan layanan, meski kemudian kembali online pada hari Selasa.
Kebakaran dan Kerusakan Fisik
AWS mengungkapkan bahwa serangan drone menyebabkan kebakaran dan percikan api di salah satu pusat data di UEA. Kerusakan struktural yang terjadi mengganggu pasokan listrik dan memicu aktivitas pemadaman api. Dalam pernyataannya, AWS menyebutkan bahwa kerusakan tambahan terjadi akibat air dari aktivitas pemadam kebakaran.
Meski operator lokal sedang berusaha memulihkan layanan, dampak dari konflik Iran dengan AS dan Israel terasa di seluruh dunia. Penutupan Selat Hormuz oleh Iran menimbulkan gelombang kejutan di pasar energi global. Saham AS dibuka lebih rendah, sementara bursa saham Eropa dan Asia juga mengalami penurunan. Harga minyak naik tajam, mencapai US$ 81,81 per barel untuk jenis Brent, meningkat 5,23% pada Selasa (3/3).
Pemulihan dan Tindakan Darurat
AWS menyatakan bahwa mereka terus melakukan upaya pemulihan di berbagai bidang kerja. Mereka merekomendasikan pelanggan yang memiliki beban kerja di Timur Tengah untuk segera memindahkan sistem tersebut ke wilayah AWS alternatif. Dashboard Kesehatan AWS terbaru melaporkan bahwa gangguan masih berlangsung.
Sementara itu, layanan Careem kini beroperasi penuh. Pendiri dan CEO Careem, Mudassir Sheikha, menyampaikan hal ini dalam unggahan di akun LinkedIn. Namun, Hubpay mengingatkan pelanggan bahwa mungkin mengalami masalah saat login ke aplikasi selama gangguan berlanjut.
Konsekuensi Global
Krisis yang terjadi tidak hanya berdampak pada layanan digital di UEA, tetapi juga memicu ketidakstabilan ekonomi global. Pasar keuangan dan energi mengalami fluktuasi besar akibat ancaman terhadap pasokan energi. Dengan situasi ini, para pemangku kepentingan terus memantau perkembangan secara dekat, sambil berupaya memulihkan infrastruktur yang rusak.











