Pengembangan Aplikasi Grab dengan 13 Fitur Berbasis Kecerdasan Buatan
Grab, salah satu perusahaan teknologi terkemuka di Asia Tenggara, baru saja meluncurkan 13 fitur berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/ AI) dalam acara GrabX 2026. Peluncuran ini menandai langkah besar dalam pengembangan aplikasi Grab sebagai superapp yang mampu menjadi panduan cerdas dalam kehidupan sehari-hari bagi jutaan pengguna.
Philipp Kandal, Chief Product Officer Grab, menjelaskan bahwa teknologi AI yang dikembangkan oleh perusahaan dirancang untuk membantu pengguna, mitra pengemudi, dan pelaku usaha dalam menjalani aktivitas harian secara lebih efisien. “AI seharusnya bekerja paling keras bagi mereka yang paling membutuhkannya. Saya sangat antusias karena berbagai inovasi yang kami hadirkan di GrabX dirancang seperti memiliki pendamping cerdas dalam keseharian,” katanya.
Seluruh fitur tersebut didukung oleh Grab Intelligence Layer, infrastruktur AI yang dibangun dari lebih dari 20 miliar data perjalanan dan transaksi di platform Grab. Dengan pengembangan ini, Grab ingin menjadi pilar dalam kehidupan sehari-hari (local life), perjalanan yang lebih praktis (effortless travel), serta pemberdayaan usaha (business empowerment).
Kemudahan untuk Pengguna
Kemudahan bagi pengguna diwujudkan melalui beberapa fitur unggulan. Salah satunya adalah Group Ride, yang memudahkan hingga empat orang untuk berbagi perjalanan dalam satu kendaraan, dengan sistem yang mengatur titik penjemputan dan pembagian ongkos perjalanan secara otomatis. Grab mengklaim fitur ini dapat menghemat biaya hingga 40 persen.
Adapula Grab More yang memungkinkan pengguna memesan makanan dari beberapa merchant dalam satu pengantaran tanpa tambahan ongkos kirim. Selain itu, Grab AI Assistant dapat membantu berbagai kebutuhan, mulai dari rekomendasi makanan, perencanaan acara, hingga belanja kebutuhan harian.
GrabMaps for Consumers juga hadir untuk memudahkan navigasi yang lebih komprehensif, termasuk informasi parkir real-time, lokasi pengisian daya kendaraan listrik, transportasi umum, hingga navigasi dalam ruangan di pusat perbelanjaan.
Layanan Pinjaman Digital dan Perjalanan
Grab juga meluncurkan Cash Loan, layanan pinjaman digital berbasis AI yang menawarkan proses cepat tanpa dokumen tambahan bagi pengguna yang memenuhi syarat. Di sektor perjalanan, Grab memperluas layanannya, yang akan sangat memudahkan bagi wisatawan.
Dalam fitur Personalised Travel Experience, pengguna akan diberikan pengingat perjalanan, informasi bandara, hingga panduan langkah demi langkah saat tiba di destinasi. GrabStays, layanan pemesanan hotel hasil kerja sama dengan platform Nuitee, menawarkan kemudahan pemesanan instan dan integrasi dengan layanan Grab lainnya.
Discover by Grab membantu konsumen dalam eksplorasi kuliner berbasis komunitas dan AI yang memberikan rekomendasi personal. Sementara GrabPay for Travel memungkinkan pembayaran lintas negara menggunakan kartu debit atau kredit melalui pemindaian QR tanpa perlu top-up dompet digital lokal.
Solusi Berbasis AI untuk Mitra Merchant dan Pengemudi
Untuk mitra merchant dan pengemudi, Grab menghadirkan sejumlah solusi berbasis AI. Virtual Store Manager memanfaatkan teknologi computer vision untuk memantau operasional toko, termasuk kebersihan, antrian, dan aktivitas pelanggan. Cloud Printer akan mengotomatisasi proses penerimaan pesanan antara kasir dan dapur.
Sementara fitur Tap to Pay dapat mengubah smartphone menjadi alat pembayaran tanpa kontak. Driver AI Assistant adalah chatbot bagi pengemudi untuk membantu navigasi, komunikasi, dan efisiensi kerja.
“Tujuannya sederhana yaitu mengurangi beban sehari-sehari dan membantu pengguna menyelesaikan berbagai kebutuhan,” ujar Philipp Kandal.
Peluncuran Bertahap dan Komitmen Grab
Fitur terbaru Grab tersebut akan diluncurkan secara bertahap di berbagai pasar, dengan mempertimbangkan pada persetujuan regulasi, perizinan, dan kesiapan mitra. Grab berkomitmen untuk menjadi navigator para penggunanya. Termasuk dengan memperluas peran dalam menyediakan pengalaman yang lebih menyeluruh.
“Setiap produk yang kami luncurkan hari ini dibangun di atas fondasi yang sama, yaitu Grab Intelligence Layer, dan kini diperluas hingga ke dunia nyata serta keputusan sehari-hari pengguna dan mitra kami. Sebagai pengembang produk, menciptakan pengalaman yang tidak lagi terasa seperti teknologi, melainkan seperti memiliki seseorang yang selalu siap membantu itu sangat mengesankan,” imbuhnya.











