Gowa dalam Sorotan: Berita Terkini, Cerita Menarik

PSG Setujui Permintaan Kontroversial Jelang Laga Babak 16 Besar Liga Champions vs Chelsea

PSG Melaju ke Babak 16 Besar Liga Champions



PSG berhasil melaju ke babak 16 besar Liga Champions setelah mengalahkan Monaco dalam pertandingan playoff. Tim Prancis tersebut akan berhadapan dengan Chelsea, yang merupakan lawan yang sudah dikenal oleh para penggemar sepak bola. Pertemuan ini menjadi ulangan dari final Piala Dunia Klub 2025, di mana Chelsea berhasil menang 3-0 atas tim asuhan Cole Palmer dan Joao Pedro.

PSG memenangkan gelar Liga Champions musim lalu setelah mengalahkan Inter 5-0 di Munich pada Mei lalu. Dalam pertandingan tersebut, Achraf Hakimi, Desire Doue (dua kali), Khvicha Kvaratskhelia, dan Senny Mayulu mencetak gol, membawa raksasa Prancis itu meraih gelar pertama mereka dalam sejarah.

Namun, performa PSG tidak selalu stabil. Mereka mengalami sedikit kendala dalam kompetisi domestik, yang menyebabkan mereka harus menjalani dua leg playoff melawan Monaco. Di leg pertama, PSG berhasil menang 3-2 di Stade Louis II setelah Monaco kehilangan satu pemain pada awal babak kedua. Di leg kedua, Monaco kembali kehilangan pemain setelah Mamadou Coulibaly diusir pada menit ke-60, yang akhirnya membuat PSG lolos dengan agregat 5-4.

Persiapan untuk Pertandingan Melawan Chelsea

Hadiah dari kemenangan ini adalah pertemuan dengan Chelsea di babak 16 besar. Leg pertama akan digelar pada 11 Maret, di mana Chelsea akan melakukan perjalanan singkat ke Paris. Setelah itu, PSG akan kembali ke London pada 17 Maret untuk leg kedua di Stamford Bridge.

Pertandingan antara PSG dan Nantes, yang semula dijadwalkan pada 14 Maret, awalnya direncanakan sebagai bagian dari babak 16 besar. Namun, PSG meminta LFP untuk menunda pertandingan tersebut agar memiliki lebih banyak waktu persiapan. Nantes juga menyetujui permintaan tersebut, dan LFP mengonfirmasi bahwa pertandingan akan digelar pada pekan 20 April.

Meskipun penundaan ini diberikan, tidak semua pihak menyambutnya dengan baik. Beberapa tim Prancis, seperti Lyon, Strasbourg, dan Lille, tidak mengajukan permintaan serupa meskipun mereka juga berpartisipasi dalam kompetisi Eropa lainnya. Sementara itu, Chelsea tetap akan bermain di Premier League pada akhir pekan yang sama, menghadapi Newcastle dalam pertandingan penting.

Persiapan dan Performa Chelsea

Tim asuhan Liam Rosenior saat ini berada di peringkat kelima di kasta tertinggi Inggris, tiga poin di belakang Manchester United yang berada di posisi empat. Mereka akan menghadapi Arsenal pada Minggu mendatang setelah gagal memenangkan dua pertandingan liga terakhir mereka. Chelsea kesulitan meraih hasil imbang di kandang, seperti saat melawan Leeds dan Burnley, di mana mereka membuang keunggulan dua gol dan satu gol masing-masing.

Penundaan Pertandingan PSG Sebelumnya

PSG juga pernah mendapatkan persetujuan untuk penundaan pertandingan serupa pada musim lalu. Saat itu, mereka dijadwalkan menghadapi Nantes di antara pertandingan perempat final melawan Aston Villa, namun pertandingan liga tersebut ditunda hingga minggu berikutnya, meskipun ada protes dari lawan domestik PSG.

Selain itu, pada musim 2023-24, pertandingan PSG melawan Nice antara dua laga semifinal melawan Borussia Dortmund juga ditunda. Namun, raksasa Prancis tersebut tidak diuntungkan oleh penundaan tersebut, karena mereka kalah dalam kedua pertandingan berikutnya melawan Villa dan Dortmund.

Komentar Pelatih PSG

Mengenai undian Liga Champions, pelatih PSG, Enrique, mengatakan: “Undian Liga Champions selalu sulit, seperti biasa. Kami tidak mengharapkan hal yang berbeda,” katanya. “Kami senang. Akan menarik untuk bermain melawan salah satu tim Inggris terbaik yang kami kenal baik. Tidak ada rasa dendam bagi kami. Ini adalah kompetisi yang berbeda. Ini adalah jalur kami dan kami terbiasa dengan itu. Kami adalah juara saat ini di kompetisi ini, jadi masalahnya ada pada tim-tim lain. Mereka harus bermain melawan kami, itulah yang saya pikirkan.”

PSG akan memulai kembali kampanye domestik mereka saat menghadapi Le Havre pada Sabtu malam.

Hana Zahra

Jurnalis online yang gemar mengeksplorasi pendekatan storytelling dalam berita. Ia suka menonton film, membaca novel, dan membuat catatan ide setiap hari. Menurutnya, teknik bercerita yang baik dapat membuat informasi lebih mudah dipahami. Motto: “Sampaikan fakta dengan cara yang menyentuh.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *