Pengertian dan Pelaksanaan Sholat Tarawih
Sholat tarawih adalah salat sunah yang dilakukan setelah waktu sholat isya pada bulan Ramadhan. Dalam hadis riwayat Aisyah, disebutkan bahwa Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam tidak pernah menambah jumlah rakaat sholat tarawih lebih dari 11 rakaat, yaitu delapan rakaat tarawih dan tiga rakaat witir. Hal ini menjadi dasar bagi sebagian besar ulama dalam menetapkan jumlah rakaat yang paling dianjurkan.
Pelaksanaan sholat tarawih dapat dilakukan dengan beberapa versi rakaat, seperti 4-4-3 atau 2-2-2-2-3. Setiap versi memiliki keunikan masing-masing, tetapi tujuannya tetap sama, yaitu untuk memperkuat iman dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Witir merupakan sholat sunah yang berukaat ganjil dan biasanya dikerjakan setelah sholat tarawih untuk menyempurnakan sholat sunah tersebut. Witir juga memiliki doa dan dzikir khusus yang dibaca setelah pelaksanaannya.
Doa dan Dzikir Setelah Sholat Tarawih dan Witir
Setelah melaksanakan sholat tarawih dan witir, umat Islam dianjurkan untuk membaca doa dan dzikir tertentu. Berikut adalah doa-doa yang sering dibaca:
Doa Setelah Sholat Tarawih dan Witir
(3×) Subḥānal-malikil-quddūs, Subbūḥun quddūsun rabbul-malāikati war-rūḥ.
Artinya: “Maha Suci Dzat Yang Maha Merajai dan Maha Suci. Maha Suci dan Maha Bersih, Tuhan para malaikat dan Ruh (Jibril).”
Doa Setelah Sholat Tarawih
Allaahummaj’alnaa bil-iimaani kaamiliin. Wa li faraa’idhika mu’addiina wa ‘alash-shalawaati muhaafizhiin…
Artinya: “Ya Allah, jadikanlah kami orang-orang yang beriman sempurna, dapat menunaikan segala fardhu, menjaga shalat, menunaikan zakat, menuntut/mencari segala kebaikan di sisi-Mu, mengharap keampunan-Mu, senantiasa memegang teguh petunjuk-petunjuk-Mu, terlepas/terhindar dari segala penyelewengan dan zuhud di dunia dan mencintai amal untuk bekal di akhirat dan rela terhadap ketentuan-Mu dan mensyukuri segala nikmat-Mu, tabah (sabar) menerima cobaan dan semoga nanti pada hari kiamat kami dalam satu barisan di bawah naungan panji-panji junjungan kami Nabi Muhammad saw.”
Doa Setelah Sholat Witir
Allaahumma innaa nas’aluka iimaanan daa’iman. Wa nas’aluka qalban khaasyi’aw wa nas’aluka ilman naafi’an…
Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya kami memohon kepada-Mu iman yang tetap, hati yang khusyuk, ilmu yang bermanfaat, ketetapan keyakinan yang benar, (dapat melaksanakan) amal yang shaleh, tetap dalam agama Islam, kebaikan yang melimpah-limpah, memperoleh ampunan dan kesehatan, kesehatan yang sempurna, mensyukuri atas kesehatan kami, dan kami mohon kepada-Mu kecukupan.”
Dzikir yang Dianjurkan
Beberapa dzikir yang bisa dibaca setelah sholat tarawih dan witir antara lain:
Dzikir Pertama
Asyhadu an lā ilāha illallāh, astaghfirullāh. Nas’aluka riḍāka wal-jannata wa na‘ūdzu bika min sakhaṭika wan-nār.
Artinya: “Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah. Aku memohon ampun kepada Allah. Kami memohon kepada-Mu keridaan dan surga, serta berlindung kepada-Mu dari murka-Mu dan neraka.”
Dzikir Kedua
Allāhumma innaka ‘afuwwun karīm, tuḥibbul-‘afwa fa‘fu ‘annā (3×).
Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf lagi Maha Mulia, Engkau mencintai pemaafan, maka maafkanlah kami.”
Keutamaan Sholat Tarawih
Sholat tarawih memiliki banyak keutamaan bagi umat Islam, antara lain:
- Mendapatkan ampunan dosa yang telah lalu bagi yang melaksanakannya dengan iman dan ikhlas.
- Menghapus dosa, baik dosa kecil maupun besar dengan taubat.
- Keluar dari Ramadhan dalam keadaan bersih dari dosa, seperti bayi yang baru dilahirkan.
- Menghidupkan malam-malam Ramadhan dengan ibadah.
- Meningkatkan keimanan dan keikhlasan kepada Allah SWT.
- Menyemarakkan syiar Ramadhan karena menjadi ibadah khas yang hanya ada di bulan tersebut.
- Mempererat solidaritas dan silaturahmi antarumat Islam melalui pelaksanaan berjamaah di masjid atau mushalla.
- Termasuk sunnah muakkad yang memiliki kedudukan penting dalam amalan Ramadhan.
- Menyempurnakan ibadah puasa karena tarawih di malam hari menjadi pelengkap puasa yang dilakukan pada siang hari.
- Termasuk Qiyam Ramadhan yang menjadi kesempatan emas untuk meningkatkan kualitas ibadah selama bulan suci.
- Membantu meraih derajat takwa sebagai tujuan utama dari ibadah di bulan Ramadhan.
- Meningkatkan keimanan dan pengharapan kepada Allah karena dilakukan dengan niat ikhlas dan penuh harap akan pahala.
Jurnalis digital yang menaruh perhatian besar pada perkembangan teknologi dan komunikasi. Ia senang membaca jurnal ilmiah, mencoba aplikasi baru, dan melakukan riset kecil untuk mempertajam analisis. Hobinya termasuk bermain catur dan mendengarkan musik klasik. Motto: "Pemahaman mendalam menghasilkan berita yang bernilai."











