Gowa dalam Sorotan: Berita Terkini, Cerita Menarik
Budaya  

Manfaatkan Pahala Sholat Tahajud di Bulan Ramadhan, Lengkap dengan Keutamaan dan Doa

Persiapan Menghadapi Bulan Ramadhan

Bulan yang ditunggu-tunggu oleh umat Muslim, yaitu bulan Ramadhan, sudah semakin dekat. Jika merujuk pada Kalender Kementerian Agama 2026, bulan Ramadhan akan jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Artinya, kurang dari satu bulan lagi, kita akan memasuki bulan yang penuh dengan keberkahan dan pahala.

Maka dari itu, seorang Muslim diharapkan segera menyiapkan diri untuk menghadapi bulan tersebut. Salah satu amalan yang dianjurkan dalam bulan Ramadhan adalah sholat tahajud. Sholat tahajud memiliki banyak manfaat dan keutamaan, baik secara spiritual maupun kehidupan sehari-hari.

Tata Cara dan Doa Sholat Tahajud

Sholat tahajud dilakukan dengan tata cara yang sama seperti sholat pada umumnya, hanya saja terdapat perbedaan dalam niat dan doa setelah sholat. Berikut langkah-langkahnya:

  1. Mengucapkan niat:
    أُصَلِّيْ سُنَّةَ التَهَجُّدِ رَكْعَتَيْنِ لِلّٰهِ تَعَالَى

    Ushallî sunnatat tahajjudi rak‘ataini lillâhi ta‘âlâ.

    “Aku menyengaja shalat sunnah Tahajud dua rakaat karena Allah ta’ala.”

  2. Melanjutkan sholat seperti biasa, dengan dua rakaat salam.

  3. Membaca doa setelah sholat tahajud:


    Allahumma rabbana lakal hamdu anta qayyimus samawati wal ardhi wa man fii hinna. Wa lakal hamdu anta malikus samawati wal ardhi wa man fii hinna. Wa lakal hamdu anta nurus samawati wal ardhi wa man fii hinna. Wa lakal hamdu antal haq. Wa wa‘dukal haq. Wa liqa’uka haq. Wa qauluka haq. Wal jannatu haq. Wan naru haq. Wan nabiyyuna haq. Wa Muhammadun shallallahu ‘alaihi wasallama haq. Was sa‘atu haq.

    Allahumma laka aslamtu. Wa bika amantu. Wa alaika tawakkaltu. Wa ilaika anabtu. Wa bika khashamtu. Wa ilaika hakamtu. Fagfirli ma qaddamtu, wa ma akhkhartu, wa ma asrartu, wa ma a‘lantu, wa ma anta a‘lamu bihi minni. Antal muqaddimu wa antal mu’akhkhiru. La ilaha illa anta. Wa la haula, wa la quwwata illa billah.

Artinya: “Ya Allah, Tuhan kami, segala puji bagi-Mu, Engkau penegak langit, bumi, dan makhluk di dalamnya. Segala puji bagi-Mu, Engkau penguasa langit, bumi, dan makhluk di dalamnya. Segala puji bagi-Mu, Engkau cahaya langit, bumi, dan makhluk di dalamnya. Segala puji bagi-Mu, Engkau Maha Benar. Janji-Mu benar. Pertemuan dengan-Mu kelak itu benar. Firman-Mu benar adanya. Surga itu nyata. Neraka pun demikian. Para nabi itu benar. Demikian pula Nabi Muhammad SAW itu benar. Hari Kiamat itu benar. Ya Tuhanku, hanya kepada-Mu aku berserah. Hanya kepada-Mu juga aku beriman. Kepada-Mu aku pasrah. Hanya kepada-Mu aku kembali. Karena-Mu aku rela bertikai. Hanya pada-Mu dasar putusanku. Karenanya ampuni dosaku yang telah lalu dan yang terkemudian, dosa yang kusembunyikan dan yang kunyatakan, dan dosa lain yang lebih Kau ketahui ketimbang aku. Engkau Yang Mahaterdahulu dan Engkau Yang Maha Terkemudian. Tiada Tuhan selain Engkau. Tiada daya upaya dan kekuatan selain pertolongan Allah.” (HR Bukhari dan Muslim)

Keutamaan Sholat Tahajud

Menurut Majelis Ulama Indonesia (MUI), sholat tahajud memiliki beberapa keutamaan, antara lain:

  • Meninggikan derajat seseorang di hadapan Allah. Hal ini sesuai dengan firman Allah dalam surat Al-Isra ayat 79:
    Wa minal-laili fa taḫajjad bihî nâfilatal laka ‘asâ ay yab‘atsaka rabbuka maqâmam maḫmûdâ

    Artinya: “Pada sebagian malam lakukanlah salat tahajud sebagai (suatu ibadah) tambahan bagimu, mudah-mudahan Tuhanmu mengangkatmu ke tempat yang terpuji.”

  • Membuka pintu rezeki. Rezeki dalam hal ini tidak hanya sebatas harta duniawi, tetapi juga hal-hal yang mungkin tidak kita sadari.

  • Memberikan syafaat di hari kiamat. Sholat tahajud merupakan amalan yang dapat mendatangkan syafaat bagi siapa saja yang melakukannya.

Waktu Terbaik Sholat Tahajud

Waktu terbaik untuk melaksanakan sholat tahajud adalah sepertiga malam terakhir, yaitu mulai dari pukul 01.00 WIB hingga menjelang subuh. Namun, seseorang juga boleh melaksanakannya di sepertiga pertama, yakni setelah sholat Isya hingga pukul 22.00 WIB, atau sepertiga kedua, yakni pukul 22.00 WIB hingga pukul 01.00 WIB.

Bagi sebagian orang, bangun di waktu-waktu tersebut mungkin bukan hal yang mudah. Untuk membantu membangunkan diri, berikut doa yang bisa dibaca sebelum tidur:



Allohumma bi haqqi hazihil ayatis syarifati aiqidzni fi waqti kaza wa kaza …(sebutkan jam yang dikehendaki), fainna ruhi bi yadika wa anta tatawaffal anfusa hina mautiha wallati lam tamut fi manamiha. Allohummaj’alni mimman yuzkuruka fa tazkuruni wa astaghfiruka fa taghfiruli innaka taf’alu ma takhtaru wa tahkumu ma turidu.

Artinya: “Ya Allah, dengan kebenaran ayat yang mulia ini, bangunkanlah aku di waktu ini..(sebutkan jam yang diinginkan), sesungguhnya ruhku ada di genggaman-Mu, Engkau mewafatkan jiwa saat matinya dan yang tidak mati pada waktu tidurnya. Ya Allah, jadikanlah aku bagian dari orang yang mengingat-Mu dan Engkau mengingatku, dan aku memohon ampunan kepada-Mu dan Engkau mengampuni aku, sesungguhnya Engkau berbuat sesuatu yang Engkau pilih dan menetapkan sesuatu yang Engkau inginkan.”

Badriyah Fatinah

Reporter yang menaruh minat pada isu-isu transportasi, publik, dan urbanisasi. Ia gemar naik kereta untuk mengamati dinamika kota, membaca laporan transportasi, dan memotret suasana perjalanan. Motto: “Setiap perjalanan menyimpan cerita baru.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *