Wisata di Palembang Ramai Dikunjungi Saat Libur Akhir Tahun
Liburan akhir tahun menjadi momen yang dinantikan oleh banyak orang, termasuk warga Palembang. Banyak objek wisata yang menjadi tujuan utama saat liburan, salah satunya adalah Palembang Bird Park dan OPI Water Fun Jakabaring. Kedua tempat ini mencatat lonjakan pengunjung yang signifikan selama masa liburan.
Palembang Bird Park: Tempat Edukasi dan Hiburan
Palembang Bird Park terletak di Jalan KH Gub Bastari, tepatnya di kawasan Ruko Opi Mall, Palembang. Selama libur akhir tahun, pengunjung di tempat ini terlihat membludak. Menurut Dina Juliana, pengelola Palembang Bird Park, pada hari Kamis (1/1/2026), siang, jumlah pengunjung sudah mencapai lebih dari 200 orang. Ia berharap hingga sore hari jumlah tersebut bisa mencapai 300 orang.
“Ya hari ini terlihat membludak, hingga siang pengunjung sudah mencapai 200 orang lebih. Mudah-mudah hingga sore mencapai 300 pengunjung,” ujar Dina.
Palembang Bird Park buka mulai pukul 08.00 hingga pukul 18.00 setiap hari, kecuali pada libur nasional yang biasanya dibuka mulai pukul 10.00 hingga pukul 18.00 WIB. Peningkatan pengunjung ini biasa terjadi hingga libur sekolah anak selesai, yaitu pada Minggu, 4 Januari 2026.
Pengunjung tidak hanya berasal dari Palembang, tetapi juga dari daerah lain seperti Riau, Bangka, Lampung, Jambi, Banyuasin, dan daerah-daerah di Sumatera Selatan. Untuk tiket masuk, pengunjung dikenakan biaya Rp 50 ribu. Biaya ini sudah termasuk makanan hewan seperti burung jalak, burung parkir, kura-kura, dan iguana.
Selain itu, pengunjung yang mengikuti Instagram dan TikTok “Palembang Bird Park” akan mendapatkan diskon 10 persen, sehingga harga tiket menjadi Rp 45 ribu per orang. Pengunjung lansia di atas usia 60 tahun dapat masuk secara gratis dengan menunjukkan KTP. Anak-anak yang tingginya di bawah 80 cm atau usia di bawah 1,5 tahun juga gratis.
Tidak hanya itu, pengunjung bisa memberi makan rusa dengan biaya Rp 5 ribu per keranjang. Naik kuda di area taman burung dikenakan biaya Rp 25 ribu per putaran. Di sini juga tersedia hewan-hewan baru seperti bangau, golden pheasant, ayam pegar lady amherst, pegar perak, ayam pegar kuning, dan burung gagak.
Jika ingin berfoto dengan burung macau dan ular, pengunjung harus membayar Rp 10 ribu dan bisa berfoto sepuasnya. Dina berharap dengan adanya wisata ini, anak-anak bisa memiliki wawasan yang lebih luas tentang hewan langka, umum, dan dilindungi.
OPI Water Fun Jakabaring: Lonjakan Pengunjung Selama Libur Nataru
OPI Water Fun Jakabaring, yang terletak di Jalan KH Gub Bastari, komplek mall Jakabaring, juga mengalami lonjakan pengunjung selama libur Nataru dan libur anak sekolah. Menurut Ranti Ayu, kepala Humas OPI Water Fun Jakabaring, pengunjung pada hari Kamis (1/1/2026) siang mencapai 1.500 orang, meningkat hingga 50 persen dibanding hari biasa.
“Benar, hari ini pengunjung membludak mencapai 1.500 orang siang hari ini, meningkat hingga 50 persen dibanding hari biasanya,” kata Ranti.
Ranti menjelaskan bahwa jumlah pengunjung biasanya meningkat sejak Senin (22/12/2025). Pada akhir libur, yaitu tanggal 3 dan 4 Januari 2026, pengunjung akan kembali melonjak drastis. Pengunjung berasal dari Palembang dan daerah lain seperti Kota Lampung, Riau, dan Padang.
Untuk promo tiket, OPI Water Fun memberikan diskon hingga 10 persen bagi pengunjung yang melakukan transaksi secara online melalui Indomaret, Traveloka, dan Tiket.com. Harga tiket setelah dipotong diskon adalah Rp 36 ribu untuk hari Senin-Jumat, Rp 45 ribu untuk hari Sabtu, dan Rp 54 ribu untuk hari Minggu dan libur nasional. Namun, harga normal tetap berlaku jika pembelian dilakukan langsung di loket.
Anak-anak yang tingginya di bawah 80 cm tidak dikenakan biaya masuk. OPI Water Fun mulai buka pukul 09.00 hingga 17.30. Wahana yang ditawarkan antara lain Boom Blazer, Splash Zone, Speed Slide, Twister Cone, Dolphin Pool, Kolam Arus, Pantai, Kiddie Pool, Rainbow Castle, dan terbaru Mandi Sabun.
Pihak OPI Water Fun memberikan pelayanan terbaik kepada pengunjung untuk kenyamanan selama berwisata. Keamanan dan kenyamanan pengunjung menjadi prioritas utama.











