Penjelasan Denada Mengenai Identitas Ayah Kandung Ressa
Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi yang beredar tentang identitas ayah kandung putranya, Ressa. Meskipun banyak nama populer seperti aktor Teuku Ryan, Adjie Pangestu, hingga seorang politisi disebut-sebut sebagai sosok yang terlibat, penyanyi ini dengan tegas membantah semua dugaan tersebut.
“Bukan Teuku Ryan, bukan, bukan. Kasihan (kalau dituding), aku minta maaf,” ujar Denada sambil mencoba meluruskan kesalahpahaman yang terjadi. Ia juga menyampaikan permintaan maaf karena tidak bisa membuka lebih jauh soal identitas ayah kandung putranya, yang selama ini ia pilih untuk tidak diumbar ke publik.
Keputusan tersebut tampaknya diambil demi menjaga privasi keluarga dan menghindari kesalahpahaman. “Ada pokoknya. Dan aku tahu siapa bapaknya, dan bapaknya tahu,” ucap Denada di Fenny Rose.
Alasan Denada Bungkam
Denada menjelaskan alasan dirinya memilih tetap bungkam soal ayah kandung Ressa. “Buat apa?” ucapnya sambil berusaha tersenyum. “Karena toh dia sudah memutuskan tidak berada, tidak ikutan. Ya sudah lah,” imbuhnya.
Namun, jika suatu hari ayah kandung Ressa berubah pikiran dan ingin mengenal Ressa, Denada tetap mengizinkan mereka bertemu. “Ya silakan (bertemu), itu bapaknya,” ujarnya. “Tapi buat apa? Toh selama ini aku yang sudah memutuskan (tetap mempertahankan kehamilan) dengan atau tanpa dia,” jelasnya.
Sejak Awal Tahu KeHamilan
Denada ingat bahwa sejak awal tahu dirinya hamil, dia sudah tak banyak berharap akan mendapat pertanggungjawaban dari ayah kandung Ressa. “Dia tahu (aku hamil). Aku mungkin sudah sedikit memperkirakan bahwa itu akan terjadi,” kata Denada. “Aku tidak menyalahkan,” imbuhnya.
Melewati KeHamilan Sendiri
Denada mengaku sebenarnya sedih menutupi kehamilannya, bahkan kepada ibu kandungnya sendiri. Selama menutupi kehamilan dan melewati masa hamil yang berat sendirian, Denada mengaku tak pernah menyesal dengan keputusannya mempertahankan Ressa.
“Itu anakku dan aku ibunya,” ujarnya. “Apapun yang aku lakukan sehingga ada kehamilan itu, itu kan aku melakukannya bisa dibilang itu kesalahan, itu dosa. Tapi anak ini bukan kesalahan,” sambungnya.
Denada mengaku baru memberitahu ibunya bahwa dirinya sedang hamil, setelah usia kandungannya menginjak beberapa bulan, yang dia tak ingat pasti kapan.
Kenapa Menitipkan Ressa?
Bukan karena tak mau merawat Ressa, tapi harapan Denada untuk melindungi dan memberikan yang terbaik bagi putranya yang membuat Denada memutuskan menitipkan Ressa pada paman dan bibinya. Denada tak ingin Ressa dibully kelak di sekolah karena tak memiliki ayah. Dia juga ingin putranya bisa merasakan memiliki keluarga lengkap.
“Dia pasti enggak tahu, aku ngelihatin dia dari jauh,” kata Denada tentang putra yang dilahirkannya tahun 2002 itu.











