Gowa dalam Sorotan: Berita Terkini, Cerita Menarik

Prestasi mengagumkan Sherly Annavita, influencer dihantui telur busuk setelah kritik bencana Sumatra

Teror terhadap Sherly Annavita, Influencer Milenial Aceh

Sherly Annavita Rahmi, seorang influencer milenial asal Aceh, menjadi korban teror dari orang tak dikenal (OTK) akibat kritiknya terhadap penanganan bencana banjir di Sumatera dan Aceh. Kejadian ini menimbulkan kekhawatiran terhadap kebebasan berpendapat dan hak asasi manusia di Indonesia.

Penyebab Teror

Rumah Sherly Annavita yang berada di Jakarta dilempari telur busuk. Selain itu, mobilnya juga dicoret-coret oleh pelaku. Mereka memberikan ancaman agar Sherly tidak menyuarakan isu banjir tersebut melalui media sosial. Pesan-pesan ancaman juga terus mengalir melalui WhatsApp, DM Instagram, dan platform media sosial lainnya.

Meski telah menerima ancaman, Sherly belum melapor ke polisi. Ia hanya melaporkan ke RT setempat dan berharap CCTV tetangga dapat merekam pelaku. Ia juga meminta perhatian Presiden Prabowo melalui media sosial.

Profil Sherly Annavita

Sherly Annavita Rahmi lahir di Lhokseumawe pada 12 September 1992. Ia adalah seorang influencer milenial, kreator konten YouTube, aktivis sosial, dosen paruh waktu, entrepreneur, dan pembicara anak muda. Ia memiliki latar belakang pendidikan yang kuat, mulai dari SD hingga SMA di Yayasan Pendidikan Arun, Aceh. Setelah itu, ia kuliah satu semester di Universitas Gadjah Mada dalam jurusan Sastra Jepang, kemudian melanjutkan studi S1 di Universitas Paramadina dengan jurusan Hubungan Internasional (2014) melalui beasiswa. Ia juga meraih gelar S2 Master of Social Impact di Swinburne University, Australia (2016).

Sherly memiliki berbagai prestasi, seperti Juara 1 Syarhil Quran MTQ Lhokseumawe (2008), Finalis Pemilihan Dai Cilik (2012), Juara 1 Lomba Penulisan Kebangsaan PKS (2015), pemenang NAILA (2017), Best Delegate AWMUN (2018), serta Runner-up I Am President. Ia juga mendapatkan perhatian publik karena kritiknya di ILC TVOne tentang pemindahan IKN dan teror di rumahnya akibat kritik bencana Sumatera (Desember 2025).

Respons Aktivis HAM

Aktivis Hak Asasi Manusia (HAM) sekaligus Direktur Eksekutif Amnesty Internasional Indonesia, Usman Hamid, mengecam aksi teror yang dialami para aktivis dan influencer yang aktif mengkritik penanganan banjir di Sumatera. Beberapa korban termasuk Greenpace Iqbal Damanik, DJ Donny, Sherly Annavita Rahmi, dan Virdian Aurellio.

Usman menyatakan bahwa jika kasus teror ini tidak diusut, negara secara tidak langsung membenarkan praktik tersebut. Ia menegaskan bahwa tindakan teror seperti pelemparan telur busuk, vandalisme, hingga serangan bom molotov dan serangan digital adalah upaya sistematis untuk menciptakan iklim ketakutan. Menurutnya, kritik yang dilakukan oleh para aktivis dan influencer tersebut dijamin oleh konstitusi sebagai bentuk kebebasan dan kemerdekaan berpendapat.

Pola serangan ini memiliki benang merah, yaitu pembungkaman kritik publik atas buruknya penanganan bencana ekologis di Sumatera akibat kebijakan pro-deforestasi. Kritik yang lahir dari solidaritas kemanusiaan dan semangat perbaikan justru dibalas intimidasi fisik dan digital.

Situasi Terkini

Seorang influencer yang aktif menyuarakan kritik terhadap pemerintah, DJ Donny, menerima dua kali teror ke rumahnya dalam kurun waktu tiga hari terakhir. Pertama, ia dikirimi bangkai ayam pada Senin (29/12/2025). Dan teror kedua, rumahnya dilempari bom molotov. Upaya hukum yang telah ditempuh Donny saat ini adalah melapor peristiwa itu ke Mapolda Metro Jaya dengan registrasi perkara nomor STTLP/B/ 9545 / XII /2025/SPKT/POLDA METRO JAYA.

Sementara itu, rumah Sherly Annavita yang ada di Jakarta juga dilempari telur busuk. Dalam aksi teror tersebut, pelaku mengirimkan gulungan kertas berisi pesan ancaman yang ditempatkan di depan rumah. Pelaku meminta agar Sherly Annavita tidak menjadikan bencana banjir di Sumatera sebagai konten. Lalu, pesan ancaman juga berlanjut melalui WhatsApp, DM Instagram, dan media sosial lainnya.


Rusmawan

Rusmawan adalah seorang penulis berita online yang serbabisa dalam menguraikan berbagai peristiwa menjadi berita yang jelas dan ringan. Ia suka membaca opini, melakukan riset pendek, dan membuat rangkuman harian. Di waktu senggang, ia menikmati musik instrumental. Motto: “Informasi yang baik dimulai dari niat yang baik.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *