Asnawi Mangkualam Akui Pernah Didekati Persib Bandung
Pemain Timnas Indonesia, Asnawi Mangkualam, secara blak-blakan mengungkapkan bahwa dirinya pernah dekat dengan kans didatangkan oleh Persib Bandung. Hal ini diungkapkan dalam sebuah podcast milik legenda Persija Jakarta, Greg Nwokolo.
Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Asnawi pada acara GOAT (Greg On A Talk) pada Jumat (19/12/2025). Saat itu, Greg Nwokolo bertanya kepada Asnawi tentang apakah ia ingin kembali bermain di Liga 1.
Asnawi tidak menjawab langsung iya atau tidak, tetapi justru membeberkan fakta jika dirinya sudah banyak mendapatkan tawaran dari klub Liga 1. Ia menyebutkan bahwa ada beberapa klub yang tertarik untuk mendatangkannya, termasuk Persib Bandung.
“Ya betul,” jawab Asnawi cepat ketika Greg menanyakan apakah benar Persib pernah tertarik untuk mendatangkannya.
Mengetahui kebenaran rumor tersebut, Greg pun menanyakan alasan mengapa Asnawi tidak menerima tawaran Persib Bandung. Ia bertanya mengapa Asnawi tidak mau menerima tawaran dari klub besar di Jabar tersebut.
Asnawi menjelaskan bahwa sejatinya ia sudah menerima tawaran dari Persib Bandung dan bahkan sudah mencapai kesepakatan secara personal. Namun, Port FC tidak mengizinkannya untuk pergi dan akhirnya transfer gagal terwujud.
“Yang ke Persib itu sebenarnya hampir deal, tapi my club tidak mau lepas Port FC tidak mau lepas, berarti important dalam tim positifnya, kalau tidak important bye,” ujarnya.
Bantahan Asnawi Mengenai Polemik Ban Kapten
Isu internal Timnas Indonesia kembali menyeruak setelah Arya Sinulingga membahasnya dalam sebuah podcast. Di mana, dalam diskusi dengan Bung Harpa, Arya menyebut adanya permasalahan internal di tubuh Timnas Indonesia saat laga melawan China.
Ia menyoroti pergantian ban kapten yang sebelumnya dipegang oleh Jay Idzes. Arya mengatakan bahwa perubahan tersebut tidak wajar dan bisa menjadi tanda adanya masalah.
Namun, Asnawi Mangkualam langsung memberikan bantahan terhadap pernyataan Arya. Ia menyebut bahwa tidak ada masalah di lokasi pertandingan dan meminta agar informasi yang diberikan publik tidak menjadi bola liar.
“Asnawi menyebut jika dirinya sejatinya sudah menawarkan diri untuk melepas ban kapten ke asisten pelatih Timnas Indonesia saat itu, Nova Arianto.”
Ia juga mengungkapkan bahwa dirinya ingin memberikan ban kapten ke pemain lain karena merasa performa dirinya menurun dan ada yang lebih pantas.

Penjelasan Lengkap Asnawi Mengenai Peristiwa Lalu
Dalam klarifikasi yang diberikan, Asnawi menjelaskan bahwa ia sudah lama berniat untuk memberikan ban kapten ke pemain lain. Ia bahkan mengajak beberapa rekan setim untuk membahas soal kapten tersebut ke pelatih.
“Ketika itu Coach Shin tetap mempercayakan first kapten ke saya dan Jay sebagai vice. Dan di sini jelas dan bisa ditanyakan juga ke semua pemain yang saya sebutkan di atas.”
Asnawi menegaskan bahwa masalah ini tidak perlu dibahas lagi karena jelas alurnya seperti itu. Ia juga meminta agar publik tidak terus-menerus membahas peristiwa lalu, tetapi lebih fokus pada peningkatan performa ke depannya.
“Jika memang perkataan bapak itu benar Jay sudah ditentukan sebagai first kapten melawan China, please let me know who telling you? Jika saya diberikan kepercayaan saya bangga, tapi ketika diberikan jauh lebih baik saya ikhlas.”
Penulis yang aktif meliput dunia hiburan dan tren media sosial. Ia menghabiskan waktu senggang dengan mendengarkan musik pop, mengedit video ringan, dan menjelajahi akun kreator. Ia percaya bahwa hiburan adalah bagian dari dinamika masyarakat. Motto: “Kreativitas adalah energi kehidupan.”











