Gowa dalam Sorotan: Berita Terkini, Cerita Menarik

Wajah Lama yang Dikaitkan dengan Persis Solo Gantikan Peter de Roo, Pasoepati Tertarik?

Pelatih Baru Persis Solo, Leo Neiva

Persis Solo kini sedang giat mencari pelatih baru setelah mengambil keputusan untuk melepaskan Peter de Roo. Klub yang berjuluk Laskar Sambernyawa itu dikabarkan sedang melakukan negosiasi dengan pelatih asal Brasil, Leo Neiva.

Sebelumnya, Persis Solo pernah melakukan negosiasi dengan beberapa kandidat lain, namun gagal mencapai kesepakatan. Ini bukan pertama kalinya Leo Neiva ditawari menjadi pelatih Persis Solo, karena ia pernah hampir bergabung di awal musim namun urung terjadi.

Rumor ini dibagikan oleh akun Instagram @transferligaina pada Selasa (2/12/2025). Dalam unggahannya, disebutkan bahwa Persis Solo kembali memasukkan nama Leo Neiva ke dalam radar pencarian pelatih. Laskar Sambernyawa bergerak cepat setelah negosiasi awal musim dengan kandidat sebelumnya gagal mencapai kesepakatan.

Pelatih asal Brasil tersebut disebut sedang berada di tengah pembicaraan serius dengan manajemen Persis. Neiva yang kini memimpin Oliveira do Hospital pernah hampir bergabung dengan Persis pada awal musim tetapi batal di tahap akhir. Situasi ini membuat rumor kali ini terasa seperti kesempatan kedua bagi kedua belah pihak.

Jejak kepelatihan Neiva cukup unik karena ia malang melintang di berbagai negara seperti Thailand, Jamaika, Brasil, Kenya, Uganda, hingga Saint Kitts dan Nevis.

Tanggapan Pasoepati

Menanggapi rumor ini, Pasoepati memberikan beragam komentar:

  • “Uis krepmu sing pnting ketok nek due pltih,”
  • “Seh mending sergio farias pengalamane luweh apik soko leo neiva,”
  • “5 match 1x menang 1x draw 3x kalah yang bener aje persis ambil ini,”
  • “Lah lahh guru penjas,”

Profil Leo Neiva

Leo Neiva memiliki nama lengkap Leonardo Martins Neiva. Ia merupakan pelatih kelahiran Rio de Janeiro, Brasil pada 10 Desember 1977. Pelatih berusia 47 tahun itu mengawali karier kepelatihannya pada 2007 sebagai Asisten Pelatih America RJ.

Leo kemudian memutuskan untuk menjelajah liga Asia untuk pertama kalinya di klub Myanmar, Yadanarbon FC pada 2010. Setelah beberapa kali menahkodai klub asal Myanmar, Leo sempat hijrah ke negara tetangga di klub Thailand, Thai Honda FC.

Terkini dirinya memimpin klub asal Portugal, Oliveira Hospital sejak 10 Oktober 2025. Dari 4 pertandingan yang sudah ia lakoni bersama Oliveira Hospital, hasilnya 2 menang dan 2 imbang.

Pelatih yang mengantongi Licencia Pro Entrenador – CONMEBOL itu paling moncer saat melatih di Liga Afrika. Misalnya ia pernah memboyong gelar juara Tanzanian Cup, juara Jamaican Champion, dan Tanzanian Champion.

Statistik dan Perjalanan Karier

Profil Leo Neiva
– Nama Lengkap: Leonardo Martins Neiva
– Tanggal lahir/Umur: 10 Des 1977 (47)
– Tempat kelahiran: Rio de Janeiro, Brasil
– Kewarganegaraan: Brasil
– Periode rerata sebagai pelatih: 0,55 Tahun
– Lisensi Kepelatihan: Licencia Pro Entrenador – CONMEBOL
– Formasi yang disukai: 4-2-3-1

Statistik Berdasarkan Klub
– Al-Merriks SC: 1 pertandingan, 1 kalah
– Chanthaburi FC: 6 pertandingan, 2 menang, 2 imbang, 2 kalah
– FC Olivera do Hospital: 4 pertandingan, 1 menang, 3 imbang
– Gor Mahia Nairobi: 4 pertandingan, 1 menang, 3 kalah
– Montego Bay United FC: 7 pertandingan, 3 menang, 3 imbang, 1 kalah
– Saint Kitts dan Nevis: 6 pertandingan, 3 menang, 3 kalah
– Thai Honda FC: 14 pertandingan, 3 menang, 1 imbang, 10 kalah
– Vipers SC: 10 pertandingan, 6 menang, 2 imbang, 2 kalah

Statistik Berdasarkan Kompetisi
– CAF Champions League: 7 pertandingan, 2 menang, 5 kalah
– Uganda Premier League: 8 pertandingan, 5 menang, 2 imbang, 1 kalah
– Thai League: 13 pertandingan, 2 menang, 1 imbang, 10 kalah
– Piala FA Thailand: 2 pertandingan, 2 menang
– Thai League 2: 5 pertandingan, 1 menang, 2 imbang, 2 kalah
– Jamaica Premier League: 7 pertandingan, 3 menang, 3 imbang, 1 kalah
– Campeonato de Portugal Serie C: 4 pertandingan, 1 menang, 3 imbang
– World Cup Qualification CONCACAF: 6 pertandingan, 3 menang, 3 kalah

Rizal Hartanto

Penulis berita dengan ketertarikan pada human interest dan kisah inspiratif. Ia senang berbincang dengan masyarakat untuk memahami realitas kehidupan. Ketika tidak menulis, ia menikmati hobi memasak dan mendengar podcast. Motto: "Menulis adalah cara merawat empati."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *