Gowa dalam Sorotan: Berita Terkini, Cerita Menarik
Budaya  

Primbon Jawa: Arti Kelahiran 23 Agustus 2001 Berdasarkan Wuku dan Weton

Ramalan Primbon Jawa untuk Kelahiran Tanggal 23 Agustus 2001

Primbon Jawa, yang merupakan kitab warisan nenek moyang, memiliki arti khusus bagi seseorang yang lahir pada tanggal tertentu. Salah satunya adalah kelahiran tanggal 23 Agustus 2001. Dalam perhitungan weton dan wuku, primbon ini memberikan informasi mengenai watak, pergaulan, harta, jodoh, kecocokan dalam pekerjaan, serta sifat dan perilaku seseorang.

Primbon Jawa tidak hanya dipercaya oleh masyarakat Jawa, tetapi juga oleh banyak orang di luar Pulau Jawa. Meskipun hanya berupa ramalan, banyak orang mempercayainya sebagai acuan dalam menjalani kehidupan. Kitab-kitab primbon ini disimpan rapi oleh pemerintah Indonesia di Perpustakaan Nasional. Beberapa contohnya antara lain Kitab Ta’bir, Primbon Padhukunan Pal-Palan, Mantra Siwastra Raja, dan Lontarak Bola.

Watak Berdasarkan Weton

Tanggal 23 Agustus 2001 jatuh pada hari Kamis Respati dalam kalender Masehi, sedangkan dalam kalender Jawa, tanggal tersebut adalah 3 Jumadil Akhir 1934, yang dikenal sebagai Kemis Legi. Sementara itu, dalam kalender Hijriah, tanggal tersebut adalah 03 Jumadil Tsania 1422.

Berdasarkan weton, ada beberapa aspek yang dapat dianalisis:

  • Dina (Hari): Kemis
  • Sangar menakutkan.

  • Pasaran: Legi

  • Bertanggung jawab, murah hati, enak dalam pergaulan, selalu gembira seperti tidak pernah susah, sering kena fitnah, kuat tidak tidur malam hari, berhati-hati namun sering bingung sendiri, bicaranya berisi. Banyak keberuntungan dan kesialannya.

  • Haståwårå/Padewan: Uma

  • Berbelas kasih, susah, jahil.

  • Sadwårå: Paningron

  • (Ikan) Kena tipu.

  • Sångåwårå/Padangon: Dangu

  • (Batu) Pendiam, kurang wawasan, keras hati.

  • Saptåwårå/Pancasuda: Satrya Wibawa

  • Berbudi luhur, berwibawa.

  • Rakam: Sanggar Waringin

  • Teduh hatinya, suka memberi perlindungan.

  • Paarasan: Lakuning Lintang

  • Kesepian, suka menyendiri, bersifat pendeta, miskin.

Watak Berdasarkan Wuku

Wuku juga menjadi salah satu faktor penting dalam Primbon Jawa. Untuk kelahiran tanggal 23 Agustus 2001, wuku yang terkait adalah Gumbreg. Berikut penjelasannya:

  • Dewa Bumi: Bethara Cakra
  • Pohonnya Beringin: menjadi tempat berlindung.

  • Burungnya Ayam Alas: disenangi orang berpangkat.

  • Gedhongnya di sebelah kiri: tulus ikhlas.

  • Kakinya berendam di air: Perintahnya lembut di depan panas di belakang.

  • Gumbreg geter wong tinuku abane: Berwibawa dan berpengaruh, semua perintahnya diikuti bawahan.

  • Aralnya: kalau berada di air.

  • Sedekah / sesaji: Nasi dang-dangan beras senilai zakat fitrah, lauknya ayam barumbun dipindang, kuluban 9 macam.

  • Do’anya: rajukna, slawatnya : 4 ketheng.

  • Kala Jaya Bumi: ada di selatan.

  • Kalau wukunya berjalan, selama 7 hari hendaknya menghindari bepergian ke arah selatan.

  • Gumbreg patining wreksa: Gumbreg kelemahan bagi yang mengandalkan kekuatan jasmani.

  • Wuku Gumbreg baik untuk merundingkan berbesanan, untuk mencari nafkah mendapat keberuntungan.

  • Tidak baik untuk menanam kebun, mendirikan rumah, memulai berbagai karya dan bepergian.

Penutup

Demikianlah ramalan kelahiran 23 Agustus 2001 menurut hitungan weton dan wuku dalam Primbon Jawa. Semoga informasi ini dapat menambah wawasan dan memberikan gambaran tentang karakter, nasib, serta perjalanan hidup yang diungkap melalui perhitungan tradisional Jawa.

Tetaplah bijak dalam menyikapi ramalan ini, dan jadikan sebagai referensi tambahan untuk mengenal diri lebih baik. Semoga bermanfaat!


Erina Syifa

Seorang penulis berita yang sering meliput isu pemerintahan dan administrasi publik. Ia memiliki kebiasaan membaca analisis kebijakan, menonton diskusi publik, dan membuat catatan ringkas. Waktu luangnya ia gunakan untuk berjalan santai. Motto: “Ketegasan dalam informasi adalah bentuk pelayanan publik.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *