Gowa dalam Sorotan: Berita Terkini, Cerita Menarik

Megathrust Mengancam, Bencana Menanti! Peringatan BMKG tentang Tiga Zona Berbahaya

Peringatan BMKG: Potensi Gempa Besar dari Aktivitas Megathrust di Indonesia

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memberikan peringatan terkait potensi gempa besar yang bisa terjadi akibat aktivitas megathrust di Indonesia. Tiga zona rawan utama yang disebutkan adalah Mentawai-Siberut, Selat Sunda-Banten, dan Sumba. Ketiga wilayah ini dinilai belum melepaskan energi tektonik selama ratusan tahun, sehingga berpotensi memicu gempa besar kapan saja.

Peringatan ini disampaikan oleh Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, dalam sebuah rapat di Kompleks Parlemen, Jakarta. Ia menegaskan bahwa posisi geografis Indonesia yang berada di pertemuan tiga lempeng aktif dunia—Indo-Australia, Eurasia, dan Pasifik—menjadikan negara ini salah satu kawasan paling rentan terhadap gempa bumi. Selain itu, ada 13 segmen megathrust yang tersebar di sekitar kepulauan nusantara, dan sebagian di antaranya masih menyimpan energi tektonik yang belum dilepaskan.

“Negara kita berada di pertemuan tiga lempeng aktif dunia dengan 13 segmen megathrust yang sebagian belum melepaskan energi tektoniknya. Ini berarti potensi gempa besar masih mungkin terjadi kapan saja,” ujar Faisal.

Dari belasan segmen megathrust tersebut, BMKG mengidentifikasi tiga zona yang paling berpotensi memicu gempa besar. Berikut adalah daftar zona-zona tersebut:

  • Megathrust Mentawai–Siberut – Wilayah Sumatera Barat
  • Megathrust Selat Sunda–Banten – Area antara Pulau Sumatera dan Jawa
  • Megathrust Sumba – Wilayah Nusa Tenggara Timur

Ketiga wilayah ini dikatakan belum mengalami gempa besar selama ratusan tahun, sehingga energi tektonik di bawahnya terus terakumulasi. Faisal menjelaskan bahwa proses akumulasi energi ini tidak bisa diprediksi secara pasti kapan akan berakhir. Namun, jika energi yang tersimpan dilepaskan secara tiba-tiba, potensi gempa berkekuatan besar hingga memicu tsunami sangat mungkin terjadi.

Apa Itu Megathrust?

Megathrust merupakan zona pertemuan antar-lempeng tektonik yang berada di daerah subduksi, yaitu tempat satu lempeng bumi menyusup ke bawah lempeng lainnya. Lokasinya umumnya berada di dasar laut, membuat setiap aktivitas di dalamnya berpotensi memicu gempa besar dan tsunami dahsyat.

Sejarah mencatat bahwa gempa megathrust telah melahirkan bencana paling mematikan di dunia. Contohnya:

  • Megathrust Sunda (Indonesia) – Memicu tsunami Aceh tahun 2004, yang menewaskan lebih dari 230 ribu jiwa.
  • Palung Peru–Chile (Amerika Selatan) – Penyebab gempa Chile 1960, gempa terdahsyat sepanjang sejarah dengan magnitudo 9,5.
  • Palung Nankai (Jepang) – Memicu tsunami besar yang berulang dalam sejarah Jepang.

Zona megathrust dapat pecah berulang kali dalam selang waktu ratusan tahun, tergantung pada seberapa cepat energi tektonik di bawahnya menumpuk. Karena itu, meskipun terlihat tenang selama puluhan tahun, potensi ancaman tetap ada dan bahkan semakin besar seiring waktu.

Aktivitas Seismik di Indonesia

Faisal juga mengungkapkan data aktivitas seismik terbaru dari BMKG. Sepanjang tahun 2025 saja, tercatat lebih dari 850 gempa bumi di berbagai wilayah Indonesia. Angka tersebut menunjukkan bahwa aktivitas tektonik di bawah nusantara masih sangat aktif dan dinamis. “Kita harus terus waspada,” tegasnya.

Langkah Pencegahan dan Kewaspadaan

BMKG menekankan pentingnya kewaspadaan dan antisipasi dini terhadap ancaman gempa besar. Masyarakat di daerah rawan harus terus memperhatikan informasi resmi dari BMKG dan instansi terkait. Selain itu, pemerintah dan lembaga penanggulangan bencana perlu meningkatkan kesiapsiagaan, termasuk dalam hal infrastruktur, evakuasi, dan edukasi masyarakat tentang mitigasi bencana.

Dengan situasi seperti ini, penting bagi semua pihak untuk bekerja sama dalam mengurangi risiko bencana dan meminimalkan dampaknya jika terjadi.

Amirah Rahimah

Reporter berita perkotaan yang gemar berkeliling kota untuk mencari cerita. Ia menikmati fotografi gedung, membaca artikel arsitektur, dan menyusun catatan kecil tentang perubahan kota. Hobi lainnya adalah menikmati kopi di kedai lokal. Motto: “Kota bicara melalui cerita warganya.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *