Beritagowa.com JAKARTA – Plt Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Perindo , Andi Yuslim Patawari (AYP) menanggapi wejangan yang tersebut disampaikan Ketua Majelis Persatuan Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo (HT) persoalan introspeksi keberadaan Perindo di dalam berada dalam situasi urusan politik terkini. Menurutnya, kontestasi pemilihan raya 2024 menjadi pembelajaran berharga bagi Perindo untuk introspeksi.
“Tentu masa lalu adalah pembelajaran bagi kita yang kita introspeksi adalah proses yang tersebut lalu kita akan berjuang dengan masukan yang dimaksud ada, diskusi, kajian tentunya kita introspeksi diri agar lebih besar baik di dalam hari mendatang,” kata AYP ketika ditemui pada Kantor DPP Perindo, Menteng, DKI Jakarta Pusat pada hari terakhir pekan (21/3/2025).
AYP menambahkan bahwa kemajuan yang tersebut sudah ada dibuat hari ini pun harus tambahan baik dari kemarin. Begitupun di area masa mendatang di menyongsong kontestasi pemilihan raya 2029 harus tambahan baik dari tahun sebelumnya.
“Kemajuan itu hari ini harus lebih tinggi baik dari kemarin dan juga mendatang harus lebih banyak baik daripada hari ini,” ujarnya.
Sebelumnya, HT menekankan momen Ramadan 1446 Hijriah/2025 ini agar dimaknai untuk introspeksi ke arah yang tersebut tambahan baik. Ia juga memberikan arahan segera ke pengurus DPP Partai Perindo untuk introspeksi eksistensi di dalam berada dalam kancah peta perpolitikan Indonesia ketika ini.
“Ramadan itu bukanlah satu hal yang digunakan kita ikuti bukanlah merupakan rutinitas, tapi harus kita maknai salah satunya adalah introspeksi bagaiman kita mampu tambahan baik secara individu atau pribadi. Dan yang ingin saya ungkapkan pada kesempatan ini Introspeksi keberadaan Partai Perindo di area tengah-tengah kancah atau peta kebijakan pemerintah nasional Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” kata HT pada sambutannya pada acara Buka Bersama DPP Perindo.
HT menyebutkan sebuah partai kebijakan pemerintah menciptakan para anggota legislatif mulai dari tingkat DPR RI hingga DPRD Kabupaten/Kota untuk menjalankan fungsi legislasi serta anggaran dengan baik.
“Partai urusan politik adalah satu organisasi sebab partai kebijakan pemerintah kita tahu menciptakan anggota legislatif, Legislator, DPR RI, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten/Kota. Kita tahu anggota majelis fungsinya luas sekali, memproduksi Undang-undang atau fungsi legislasi, fungsi anggaran kemudian lain sebagainya,” katanya.











