Berikutnya, Tandyo Budi Revita juga pernah mengemban jabatan penting lainnya, yaitu Wadanjen Kopassus (2022-2023), Danbrigif Linud 18/Kostrad (2023-2024), Pangdam IV/Diponegoro (2024), dan sejak 21 Februari 2024 dipercaya sebagai Wakil KSAD.
3. Letjen TNI Yudha Aryono

FOTO/Liputan6.com
Terakhir ada Letjen TNI Yudha Aryono. Tentara kelahiran Yogyakarta, 21 November 1969 itu kini menjabat sebagai Panglima Kodam (Pangdam) V/Brawijaya.
Yudha Aryono menjabat sebagai Pangdam V/Brawijaya sejak 12 Maret 2024 menggantikan Letjen TNI (Purn) R Wisnoe Prasetja Boedi. Penunjukkan Yudha Aryono sebagai Pangdam V/Brawijaya didasarkan Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/220/III/2024 tanggal 12 Maret 2024. Sebelumnya Yudha Aryono menjabat sebagai Pangdam VII/Wirabuana.
Yudha Aryono juga termasuk perwira TNI AD yang memiliki karier cemerlang. Beberapa jabatan penting pernah diembannya, antara lain Pamen Denma Mabes TNI (2015-2016), Dandim 0732/Sleman (2016-2018), Pabandya-2/Jemen Sops TNI (2018-2019), Asops Kasdam V/Brawijaya (2019-2020), Pamen Ahli Gol IV Bidang Banusia Sops TNI (2020-2021), Danrem 072/Pamungkas (2021-2022), Danpussenif (2022-2023), Pangdam VII/Wirabuana (2023-2024), dan sejak 12 Maret 2024 dipercaya sebagai Pangdam V/Brawijaya.
Beritagowa.com – Tiga Perwira Tinggi (Pati) TNI berpangkat Letjen yang merupakan alumni Akmil 1991 berhasil menggabungkan dua brevet elite TNI AD, yakni Brevet Kualifikasi Komando Kopassus dan Brevet Kualifikasi Cakra Kostrad, di bagian dada kiri seragamnya. Letjen merupakan singkatan dari Letnan Jenderal, pangkat yang disimbolkan dengan tanda bintang di pundak seragamnya dan kerap disebut sebagai Jenderal Bintang 3. Saat ini terdapat 22 Pati TNI AD yang menyandang pangkat Letjen. Tiga di antaranya merupakan alumni Akmil 1991, yaitu Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa, Letjen TNI Tandyo Budi Revita, dan Letjen TNI Yudha Aryono. Mereka merupakan perwira TNI AD yang memiliki karier cemerlang dengan beberapa jabatan penting yang pernah diembannya. Salah satunya adalah mengemban jabatan di Kopassus dan Kostrad, sebelum akhirnya dipercaya sebagai Inspektur Jenderal (Irjen) TNI, Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakil KSAD), dan Panglima Kodam (Pangdam).
Seorang penulis berita yang sering meliput isu pemerintahan dan administrasi publik. Ia memiliki kebiasaan membaca analisis kebijakan, menonton diskusi publik, dan membuat catatan ringkas. Waktu luangnya ia gunakan untuk berjalan santai. Motto: “Ketegasan dalam informasi adalah bentuk pelayanan publik.”





