Gowa dalam Sorotan: Berita Terkini, Cerita Menarik

Liburan Jogja Lengkapi dengan Gelato: 3 Rekomendasi Terbaik

Destinasi Gelato Terbaik di Jogja yang Wajib Dikunjungi

Liburan di Yogyakarta tidak akan lengkap jika belum mencoba gelato. Kota ini memiliki berbagai tempat gelato yang kualitasnya selalu memuaskan lidah pengunjung. Gelato menjadi salah satu makanan manis yang paling diminati, terutama oleh wisatawan yang ingin menyegarkan diri setelah berkeliling berbagai destinasi.

Tidak hanya para pelancong, warga lokal juga sering mengunjungi beberapa tempat favorit karena rasanya yang konsisten enak, tempatnya nyaman, dan pilihan rasanya sangat beragam. Dari sekian banyak tempat gelato yang bermunculan, ada beberapa yang dianggap sebagai yang terbaik karena selalu berhasil mencuri perhatian dan memuaskan pengunjung.

1. Tempo Gelato

Tempo Gelato menjadi salah satu destinasi gelato yang paling populer di Jogja. Hal pertama yang langsung terasa saat masuk adalah desain tempatnya yang sangat estetik. Pengunjung diwajibkan menuju kasir terlebih dulu untuk menentukan apakah ingin menggunakan cup atau cone, serta memilih jumlah rasa yang diinginkan. Setiap pilihan memiliki harga yang berbeda, dengan rentang mulai dari Rp30.000 hingga Rp125.000. Perlu diingat bahwa sistem pembayaran di sini hanya menerima uang tunai.

Untuk rekomendasi rasa, kamu bisa memesan rasa speculoos karena rasanya manis lembut tanpa sensasi yang terlalu tajam. Ada juga dark chocolate yang dikenal dengan cita rasa cokelatnya yang pekat namun tidak membuat enek. Rasa seperti strawberry, salted caramel, dan pistachio juga sangat direkomendasikan karena menawarkan karakter rasa yang segar dan seimbang.

Selain itu, tersedia pula varian berlabel sorbet yang dibuat dengan buah asli tanpa tambahan susu, sehingga cocok bagi orang-orang yang mengalami lactose intolerant. Menariknya, di Tempo Gelato pengunjung juga diperbolehkan mencicipi rasa terlebih dahulu sebelum membeli, cukup dengan meminta kepada petugas yang berjaga.

2. Malio Gelato

Malio Gelato dikenal sebagai pelopor gelato di kawasan Malioboro, sehingga tempat ini menjadi salah satu tujuan favorit wisatawan maupun warga lokal. Pilihan rasanya sangat banyak dan variatif, yang membuat pengunjung sering kali kebingungan karena semua variannya terlihat menggoda.

Harga yang ditawarkan juga masih terjangkau, mulai dari Rp35.000 untuk ukuran reguler, dan tersedia pula ukuran lebih besar di kisaran Rp50.000-an. Beberapa rasa yang paling direkomendasikan di sini antara lain coklat, matcha, dan mango yogurt, yang semuanya dapat dipadukan karena Malio Gelato memungkinkan pelanggan memilih dua rasa dalam satu sajian.

Tekstur gelatonya juga terkenal lembut, tampilannya cantik, dan cita rasanya pun sudah terbukti enak sehingga banyak pengunjung yang kembali lagi. Suasana tempatnya pun juga nyaman, cukup luas, dan estetik, serta tersedia area indoor dan smoking area, yang membuatnya cocok untuk nongkrong ataupun sekadar nyemil sambil menikmati suasana Malioboro.

3. Michael Kreme Gelato

Michael Kreme Gelato menjadi tempat yang unik karena merupakan gelato 24 jam pertama dan satu-satunya di Jogja maupun di Indonesia. Tempat ini menawarkan lebih dari 30 varian rasa, sehingga pengunjung memiliki banyak pilihan saat memesan. Harganya pun cukup ramah di kantong, mulai dari Rp25.000 saja.

Area tempatnya juga sangat luas sehingga sering dijadikan pilihan berkumpul oleh keluarga, teman, maupun pasangan. Hampir setiap sudut di tempat ini sangat estetik dan modern, yang membuatnya cocok sebagai spot foto, bahkan tersedia dua unit photobox yang bisa dimanfaatkan oleh pengunjung.

Pembagian ruangnya pun dibuat nyaman karena terdapat area non-smoking ber-AC, area smoking ber-AC, hingga area outdoor. Selain gelato, Michael Kreme juga menyediakan berbagai menu lain seperti kopi, minuman non-kopi, pastry, hingga camilan. Dengan konsep yang lengkap dan buka sepanjang hari, tempat ini menjadi salah satu pilihan terbaik untuk menikmati gelato kapan pun di Jogja.

Amanda Almeirah

Penulis berita yang tekun mengeksplorasi cerita di balik fenomena yang terjadi di masyarakat. Ia suka berkunjung ke tempat baru, memotret suasana, serta berbincang dengan orang-orang dari berbagai latar. Hobinya adalah menulis cerpen dan bercocok tanam. Motto: "Tulisan terbaik lahir dari observasi yang jujur."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *