Gowa dalam Sorotan: Berita Terkini, Cerita Menarik

Hadapi Persiba, Ujian Berat bagi Pelatih Baru Jafri Sastra

Laga Debut Jafri Sastra: Ujian Pertama untuk PSIS di Grup Timur

Laga pekan ke-12 Grup Timur Pegadaian Championship 2025/2026 antara PSIS Semarang melawan Persiba Balikpapan akan menjadi momen penting bagi pelatih baru Mahesa Jenar, Jafri Sastra. Ini adalah laga debutnya setelah menggantikan Ega Raka, dan sekaligus menjadi ujian pertama dalam upaya membawa PSIS keluar dari zona degradasi.

Laga yang digelar di kandang Persiba ini tentu tidak mudah. Jafri Sastra harus menghadapi tekanan berat, mengingat kondisi tim saat ini masih terpuruk. Dalam 11 pertandingan sebelumnya, PSIS belum mampu meraih kemenangan satupun, sehingga posisi mereka di klasemen sangat memprihatinkan.

Dalam konferensi pers, Jafri menegaskan bahwa fokus utamanya adalah pemulihan mental dan psikologis para pemain. “Perjalanan cukup melelahkan, tapi kondisi tim sehat. Fokus kami lebih pada aspek mental dan psikologis. Kami harus membangun lagi semangat yang sempat turun,” katanya.

Jafri juga menolak anggapan bahwa tugasnya sebagai pelatih baru memberinya beban berat. “Ini motivasi bagi saya, bukan tekanan. Ketika menerima tim dalam kondisi apa pun, pelatih harus siap menghadapi dan memberikan yang terbaik,” ujarnya.

Pemain PSIS, Syiha Buddin, juga menegaskan tekad untuk bangkit dalam laga kontra Persiba. “Besok kami akan bekerja keras untuk meraih kemenangan perdana bersama Coach. Motivasi kami harus terus terjaga,” ucapnya.

Di sisi lain, Persiba Balikpapan ingin memperkuat dominasi kandang mereka dan kembali memperbaiki posisi di klasemen. Pelatih M. Nasuha memastikan bahwa skuadnya dalam kondisi siap tempur. Latihan terakhir berjalan lancar, dan hampir seluruh pemain bisa diturunkan.

“Alhamdulillah, persiapan terakhir berjalan baik. InsyaAllah semua pemain siap untuk pertandingan besok,” ujar Nasuha. Ia juga menyatakan bahwa timnya akan berusaha mengambil tiga poin karena itu sangat penting. “Kami juga meminta dukungan penuh dari masyarakat Balikpapan,” tambahnya.

Nasuha menegaskan bahwa timnya tetap mewaspadai PSIS, terutama setelah kedatangan pelatih baru. “PSIS bukan tim yang buruk. Datangnya pelatih baru tentu memberi motivasi ekstra untuk mereka. Kami harus waspada,” tegasnya.

Persiba juga telah memastikan striker andalan mereka, Takumu Nishihara, sudah pulih dan siap dimainkan. “Kondisinya sudah membaik dan siap tampil besok. Cedera yang kemarin ia alami sudah pulih,” jelas Nasuha.

Lebih lanjut, Nasuha berharap hasil negatif di beberapa laga sebelumnya menjadi motivasi tambahan bagi skuadnya untuk bangkit. “Perjalanan masih panjang, tapi fokus di setiap pertandingan itu wajib. Setelah dua kekalahan di kandang, kami ingin pertandingan besok menjadi momentum kebangkitan,” katanya.

Strategi dan Persiapan Kedua Tim

Kedua tim memiliki strategi yang berbeda dalam menghadapi pertandingan ini. PSIS berfokus pada perbaikan mental dan psikologis pemain, sementara Persiba berusaha memanfaatkan keunggulan kandang mereka.

Perbedaan Pendekatan Pelatih

  • Jafri Sastra menekankan pentingnya pemulihan mental dan membangun semangat tim.
  • Nasuha lebih fokus pada persiapan fisik dan mental pemain, serta memastikan kesiapan seluruh pemain.

Kondisi Pemain

  • PSIS memiliki beberapa pemain yang dalam kondisi sehat, namun masih perlu peningkatan performa.
  • Persiba memiliki striker utama yang telah pulih, yaitu Takumu Nishihara.

Target Utama

  • PSIS ingin meraih kemenangan pertama setelah berganti pelatih.
  • Persiba bertekad memperbaiki posisi di klasemen dengan meraih tiga poin.

Prediksi Pertandingan

Pertandingan antara PSIS dan Persiba diprediksi akan berlangsung ketat. Kedua pelatih sama-sama menargetkan hasil maksimal. Meskipun PSIS sedang dalam kondisi sulit, mereka tetap optimis untuk menunjukkan perubahan positif. Sementara itu, Persiba berusaha memanfaatkan keunggulan kandang mereka untuk mencuri poin.


Daliyah Ghaidaq

Jurnalis yang membahas isu anak muda, dunia komunitas, dan tren karier modern. Ia suka membaca blog produktivitas, mencoba teknik manajemen waktu, serta membuat jurnal harian. Motto: “Pemuda yang tahu informasi adalah pemuda yang kuat.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *