Timnas Indonesia Absen dari FIFA Matchday Bulan November
Timnas Indonesia untuk pertama kalinya dalam 10 tahun terakhir tidak mengikuti agenda FIFA Matchday. Keputusan ini menjadi perhatian khusus media ASEAN, yang menyoroti dampak dari absennya tim nasional dalam ajang internasional.
Media Thailand menyebutkan bahwa Timnas Indonesia belum bisa melupakan kekecewaan setelah gagal memenuhi syarat lolos ke Piala Dunia 2026. Hal ini terjadi setelah kalah di ronde keempat kualifikasi. Media tersebut juga menjelaskan bahwa PSSI memutuskan untuk menghentikan pemanggilan timnas sambil menunggu pelatih baru.
“Keputusan ini dijelaskan oleh dua alasan utama: PSSI masih belum memiliki pelatih kepala baru dan memprioritaskan fokus pada tim U-23 Indonesia,” tulis salah satu media Thailand. Para suporter Timnas merasa kecewa karena hasil kualifikasi yang buruk. Biasanya, Garuda Calling selalu ditunggu sebagai simbol semangat juang dan kebanggaan nasional.
Absennya Timnas Indonesia pada FIFA Matchday di tanggal 10-18 November 2025 berpotensi membuat perubahan dalam ranking FIFA. Dengan absennya laga, Timnas Indonesia mungkin akan kehilangan kesempatan untuk meningkatkan posisi mereka.
Media Malaysia Menyoroti Kehadiran Timnas Indonesia
Media Malaysia juga memberikan perhatian terhadap absennya Timnas Indonesia di ajang internasional. Padahal, Malaysia bisa menjadi lawan mereka untuk laga persahabatan. Namun, Indonesia masih sakit hati dengan hasil kualifikasi Piala Dunia 2026 lalu.
Kehadiran Timnas Indonesia dalam FIFA Matchday bulan November 2025 menjadi sorotan karena sejak 2015 lalu, Timnas Indonesia tidak pernah mengikuti ajang tersebut. Pada tahun 2015, Timnas Indonesia juga tidak melakukan pertandingan karena diasingkan dari dunia sepak bola.
FIFA menjatuhkan sanksi untuk Indonesia secara garis besar tertuang dalam tiga poin. Pertama, FIFA mencabut keanggotaan PSSI selaku federasi sepak bola Indonesia. Kedua, FIFA melarang timnas maupun klub Indonesia mengikuti kompetisi internasional di bawah naungan FIFA dan AFC. Ketiga, setiap anggota dan ofisial PSSI tidak bisa mengikuti program pengembangan, kursus, atau latihan dari FIFA dan AFC selama sanksi belum dicabut.
Meski saat ini kondisi sudah berubah, Timnas Indonesia tetap tidak melakukan ajang internasional. Timnas Indonesia menjadi satu-satunya negara ASEAN yang tak memiliki jadwal FIFA Matchday Bulan November. Bahkan, Timnas Timor Leste yang memiliki peringkat terbawah di ASEAN sudah memiliki jadwal untuk FIFA Matchday.
Alasan Absen dari FIFA Matchday
Alasan tak ikutnya dalam FIFA Matchday juga dijelaskan oleh Ketua Umum PSSI Erick Thohir. Salah satu alasan adalah Timnas Indonesia yang saat ini belum memiliki pelatih setelah pemecatan Patrick Kluivert dari jabatannya. Selain itu, Timnas Indonesia juga akan berfokus pada laga kelompok umur U-22 yang nantinya bertanding di ajang SEA Games 2025 Thailand.
“FIFA Matchday kita prioritaskan untuk timnas U-23 Indonesia di bawah Indra Sjafri karena bulan Desember sudah SEA Games,” kata Erick Thohir dikutip dari Bolasport.com.
Tidak memiliki laga dalam FIFA Matchday membuat kerugian bagi Timnas Indonesia dari segi ranking FIFA. Negara-negara ASEAN yang memiliki ranking terdekat dengan Indonesia juga menggelar laga yang akan berpengaruh pada ranking FIFA. Mereka adalah Malaysia, Vietnam, dan Thailand. Ketiga negara tersebut berpeluang memperlebar jarak dengan Timnas Indonesia di ranking FIFA.
Saat ini, Timnas Indonesia berada di peringkat 122 FIFA. Selain laga persahabatan, beberapa negara juga bertanding untuk memperebutkan tiket ke Piala Asia 2027. Sedangkan Indonesia sudah mendapatkan 1 tempat di ajang tersebut.











