Kemenangan Perdana Surabaya Samator di Final Four Proliga 2026
Surabaya Samator berhasil meraih kemenangan perdana mereka dalam putaran pertama Final Four Proliga 2026 setelah mengalahkan Jakarta Garuda Jaya dengan skor 3-1 (25-18, 27-29, 26-24, 25-20) di GOR Sritex Arena, Solo, Jumat (10/4/2026) malam. Kemenangan ini menjadi modal penting bagi Samator untuk menyambut laga sisa putaran kedua, sementara Garuda Jaya masih belum mampu meraih kemenangan sekalipun di putaran pertama.
Andalkan Lyvan Taboada di Set Pertama
Set pertama dimulai dengan dominasi Surabaya Samator yang mengandalkan Lyvan Taboada sebagai motor serangan utama. Tedy Oka tampil solid di depan net, membawa Samator unggul cepat 12-8. Meskipun Jakarta Garuda Jaya yang diperkuat oleh Dawuda dan Fauzan Nibras berusaha mengejar, variasi serangan bertubi-tubi dari Samator tidak terbendung. Set pertama ditutup dengan kemenangan meyakinkan bagi Samator, 25-18.
Garuda Jaya Mengubah Strategi di Set Kedua
Memasuki set kedua, Garuda Jaya mengubah strategi dengan lebih banyak mengandalkan skema quick attack. Taktik ini efektif membawa Dawuda dkk unggul 8-6 di awal laga. Meski Samator sempat menyamakan kedudukan 9-9 dan berbalik unggul 17-14, mentalitas muda Garuda Jaya tidak goyah. Adu tajam antara Fauzan Nibras dan Lyvan Taboada membuat skor kembar di angka 19-19 hingga 22-22. Ketegangan memuncak saat laga harus melewati empat kali deuce.
Garuda Jaya Mencuri Set Kedua
Garuda Jaya akhirnya mencuri set ini dengan kemenangan dramatis 29-27, sekaligus menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Momentum kemenangan set kedua dibawa Garuda Jaya ke set ketiga. Kejar-mengejar angka terjadi sangat ketat mulai dari 7-7 hingga 13-13. Garuda Jaya sempat memimpin 17-16, namun kematangan Hendrik dan Ageng Wardoyo dari kubu Samator berhasil menstabilkan keadaan. Skor kembali imbang 24-24, memaksa terjadinya deuce. Namun kali ini, keberuntungan berpihak pada Samator yang menutup set dengan skor tipis 26-24.
Laga Tetap Panas di Set Keempat
Laga tetap panas di awal set keempat dengan skor kembar 6-6. Garuda Jaya terus memberikan perlawanan gigih hingga sempat berbalik unggul 18-17 setelah memanfaatkan beberapa unforced error pemain Samator. Namun, di poin-poin kritis, Samator menunjukkan kelasnya. Melalui servis tajam dan pertahanan rapat, mereka melesat unggul 23-20 sebelum akhirnya mengunci kemenangan 25-20.
Tanggapan Pelatih dan Pemain
Usai laga, pelatih Garuda Jaya, Nur Widayanto mengatakan secara keseluruhan permainan timnya bermain baik. “Tapi servis banyak eror, blok jelek, dan kami harus kalah dari Samator,” ungkapnya. Ia juga menilai receive Samator cukup baik yang membuat mereka lebih leluasa mengkreasikan serangan. “Hanya tosser mereka pandai mengatur serangan,” kata Nur Widayanto.
Sementara salah satu pemain Garuda Jaya, Fauzan Nibras menyebut kekalahan ini karena timnya kurang beruntung. “Kami sebenarnya menikmati permainan, dan permainan juga berimbang. Hanya saja kami tidak beruntung,” kata Nibras.
Gembira atas Hasil Positif
Manajer tim Surabaya Samator, Hadi Sampurno menyambut gembira hasil positif perdana timnya. “Sejak set pertama permainan tim kami bagus. Tapi set kedua anak-anak terlalu percaya diri. Tapi kami di set berikutnya bisa mengambil kemenangan,” terang Hadi Sampurno. Sementara kapten tim Samator, Hadi menyebut kelengahan di set kedua karena hilangnya momentum. “Tapi di set berikutnya kami bisa mengendalikan permainan,” kata Hadi.
Reporter berita yang mengutamakan akurasi dan objektivitas. Ia memiliki ketertarikan pada isu sosial dan ekonomi, serta mengikuti perkembangan dunia digital. Waktu luangnya dihabiskan untuk membaca laporan penelitian, mendengarkan podcast edukasi, dan berjalan santai di taman kota. Motto: "Fakta adalah kompas bagi setiap penulis."











