Gowa dalam Sorotan: Berita Terkini, Cerita Menarik

Butini Matano Jadi Maskot Kontingen Luwu Timur di Porprov, Simbol Keberanian Prajurit Matano

Pengumuman Maskot Resmi Porprov 2026 Luwu Timur

Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan, baru saja meluncurkan maskot resmi yang akan mewakili kontingen daerahnya dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bone-Wajo tahun 2026. Maskot ini dipilih setelah melalui proses sayembara yang diikuti oleh sejumlah peserta kreatif.

Proses Pemilihan Maskot

Pemilihan maskot dimulai dari sayembara pengumpulan karya yang berlangsung mulai tanggal 19 Februari hingga 14 Maret. Dalam periode tersebut, sebanyak 12 peserta mengirimkan kreasi terbaik mereka ke email KONI Luwu Timur. Hasilnya, karya Butini Matano yang diciptakan oleh Reza Vahlevy terpilih sebagai maskot utama.

Butini Matano adalah ikan endemik yang tinggal di perairan Danau Matano, Kecamatan Nuha, Luwu Timur. Ikan ini memiliki nama latin Glossogobius Matanensis dan sering digunakan sebagai ikan hias maupun konsumsi. Danau Matano sendiri dikenal sebagai salah satu danau terdalam di Asia Tenggara dengan kedalaman mencapai 590 meter, menempatkannya di peringkat ke-9 dunia.

Desain Maskot yang Menggambarkan Budaya Lokal

Ketua KONI Luwu Timur, Herawan Raditya, menjelaskan bahwa Butini Matano dipilih setelah melalui proses kurasi panjang. Desain maskot ini menampilkan kesan gahar dan berani, dengan warna coklat keemasan yang menjadi ciri khas ikan Butini.

Maskot juga dilengkapi dengan senjata Ponai dan kostum perang Momani. Ponai adalah parang panjang dengan pamor unik yang sering dilengkapi rambut korban sebagai simbol kemenangan perang di wilayah Matano. Sementara itu, kostum Momani merupakan perlengkapan pelindung tradisional yang digunakan oleh prajurit di wilayah Matano.

Wilayah Matano dikenal sebagai peradaban besi tertua di Nusantara. Kostum ini juga digunakan saat Tarian Momani dipentaskan. Tarian ini mengisahkan keberanian para prajurit dengan gerakan pertarungan menggunakan parang dan tombak.

Hadiah untuk Pemenang Sayembara

Pemenang sayembara maskot dan kostum kontingen akan mendapat hadiah yang cukup besar. Total hadiah yang disiapkan mencapai angka 18 juta rupiah untuk dua nominasi tersebut. Rincian hadiah antara lain:

  • Juara 1: Rp 5 juta (Reza Vahlevy)
  • Juara 2: Rp 3 juta (Fahruddin Jaris)
  • Juara 3: Rp 2 juta (Riski Ahmad)

Untuk hadiah sayembara kostum:

  • Juara 1: Rp 5 juta (Wildam)
  • Juara 2: Rp 3 juta (Hartobim)
  • Juara 3: Rp 2 juta (Muh Azka Arwin)

Hadiah ini akan dibagikan pada rapat kerja anggota KONI tahun 2026.

Persiapan Atlet Menuju Porprov

Menurut Herawan, atlet kontingen Luwu Timur masih menjalani latihan menjelang Porprov. Tujuannya adalah kembali mengembalikan kebugaran atlet, terutama setelah melewati libur lebaran Idulfitri.

Selain itu, KONI juga mengadakan rapat kerja dengan peserta sebanyak 33 cabang olahraga (cabor), masing-masing dengan dua orang perwakilan. Cabor kontingen Luwu Timur bertambah setelah masuknya Pickleball, yang termasuk dalam cabor ekspedisi dengan total 10 atlet.

Sementara itu, Cabor Tenis Meja meloloskan 2 atlet. Total atlet yang akan berlaga mencapai 32 cabor dengan jumlah 334 atlet. Angka ini lebih tinggi dibanding Porprov Sinjai-Bululumba tahun 2022 lalu, yang hanya memiliki 213 atlet dan 21 cabor.

Peran Ikan Endemik dalam Promosi Wisata

Kepala Diskominfo Luwu Timur, Andi Tabacina Akhmad, menyebutkan bahwa ikan endemik Matano berlaga di kancah olahraga. Ini menjadi bagian dari promosi yang luar biasa untuk semakin mengangkat potensi wisata Luwu Timur.


Rusmawan

Rusmawan adalah seorang penulis berita online yang serbabisa dalam menguraikan berbagai peristiwa menjadi berita yang jelas dan ringan. Ia suka membaca opini, melakukan riset pendek, dan membuat rangkuman harian. Di waktu senggang, ia menikmati musik instrumental. Motto: “Informasi yang baik dimulai dari niat yang baik.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *