Puasa Syawal dan Puasa Senin Kamis: Panduan Lengkap untuk Ibadah Sunnah
Puasa Syawal adalah puasa sunnah yang dilakukan selama enam hari di bulan Syawal, baik secara berurutan maupun terpisah. Sementara itu, puasa Senin Kamis adalah puasa sunnah yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW karena keistimewaan kedua hari tersebut. Kedua jenis puasa ini memiliki makna spiritual yang kaya dan bisa dilakukan bersamaan dalam beberapa situasi tertentu.
Niat Puasa Syawal dan Puasa Senin Kamis
Niat merupakan bagian penting dari pelaksanaan puasa. Berikut niat puasa Senin dan Kamis dalam bahasa Arab, Latin, serta artinya:
Niat Puasa Hari Senin:
نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمَ اْلاِثْنَيْنِ سُنَّةً ِللهِ تَعَالَى
Latin: Nawaitu sauma yaumal itsnaini sunnatan lillahi taa’ala
Artinya: “Saya niat puasa pada hari Senin, sunat karena Allah Ta’aalaa.”
Niat Puasa Hari Kamis:
نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمَ الْخَمِيْسِ سُنَّةً ِللهِ تَعَالَى
Latin: Nawaitu sauma yaumal khomiisi sunnatan lillahi ta’ala
Artinya: “Saya niat puasa pada hari Kamis, sunat karena Allah Ta’aalaa.”
Niat Puasa Syawal Digabung dengan Puasa Senin atau Kamis
Jika seseorang ingin menggabungkan niat puasa Syawal dengan puasa Senin atau Kamis, maka niatnya adalah sebagai berikut:
Niat Puasa Syawal Digabung Puasa Senin atau Kamis:
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الشَّوَّالِ لِلهِ تَعَالَى
Latin: Nawaitu shauma ghadin ‘an adâ’i sunnatis Syawwâli lillâhi ta‘âlâ.
Artinya: “Aku berniat puasa sunah Syawwal esok hari karena Allah SWT.”
Dalil tentang Puasa Syawal Digabung dengan Puasa Senin atau Kamis
Dalam beberapa riwayat disebutkan bahwa puasa Senin dan Kamis adalah puasa sunnah yang sangat dianjurkan oleh Rasulullah SAW. Beliau mengerjakannya dengan sungguh-sungguh. Dari Aisyah RA, ia mengatakan:
“Rasulullah SAW sangat antusias dan bersungguh-sungguh dalam melakukan puasa pada hari Senin dan Kamis.” (HR Tirmidzi, An-Nasai, Ibnu Majah, Imam Ahmad)
Dalam pelaksanaannya, puasa enam hari bulan Syawal bisa bertepatan dengan hari Senin dan hari Kamis. Dalam kondisi demikian, apakah boleh berniat puasa Syawal sekaligus berniat puasa hari Senin atau hari Kamis?
Menurut para ulama, menggabungkan niat puasa Syawal dengan niat puasa hari Senin atau Kamis hukumnya boleh dan sah. Hal ini disebabkan karena puasa Syawal dan puasa Senin atau Kamis memiliki kesamaan dalam jenis dan bentuk ibadahnya, yaitu keduanya sama-sama berupa ibadah puasa sunnah.
Sehingga keduanya boleh digabung dan dilakukan secara bersamaan. Syaikh Abu Bakar Syatha dalam Kitab I’anatut Thalibin mengatakan, seseorang yang berniat menggabungkan dua puasa sunnah, maka dia mendapatkan keduanya. Ia mengibaratkan hal ini seperti bersedekah kepada keluarga yang niat sedekah dan silaturahmi.
“Ketahuilah terkadang ditemukan dua sebab dalam puasa, seperti puasa Arafah atau Asyura bertepatan dengan hari Senin atau Kamis, atau hari Senin atau Kamis bertepatan dengan puasa enam hari Syawal. Dalam keadaan ini, sangat dianjurkan berpuasa untuk menjaga dua sebab tersebut. Jika seseorang berniat melakukan keduanya, maka dia mendapatkan keduanya” jelasnya.
Jadwal Puasa Senin Kamis di Bulan Syawal 2026
Puasa Senin Kamis adalah puasa sunnah yang dilakukan pada hari Senin dan Kamis setiap minggu. Selama bulan Syawal 2026, ada beberapa hari Senin dan Kamis yang bisa dimanfaatkan untuk berpuasa. Berikut jadwalnya:
- Kamis, 26 Maret 2026 (6 Syawal 1447 H) – Niat Puasa 6 hari Syawal + Kamis
- Senin, 30 Maret 2026 (10 Syawal 1447 H)
- Kamis, 2 April 2026 (13 Syawal 1447 H) – Niat Puasa Ayyamul Bidh + Kamis
- Senin, 6 April 2026 (17 Syawal 1447 H)
- Kamis, 9 April 2026 (20 Syawal 1447 H)
- Senin, 13 April 2026 (24 Syawal 1447 H)
- Kamis, 16 April 2026 (27 Syawal 1447 H)
Seorang penulis berita online yang mengutamakan kecepatan dan ketelitian dalam menyampaikan informasi terkini kepada pembaca. Aktif mengikuti perkembangan isu sosial dan digital. Memiliki hobi membaca artikel sejarah, bersepeda pagi, serta memotret momen sederhana yang menarik. Baginya, proses menulis adalah ruang untuk melihat dunia lebih dekat. Motto hidupnya: "Informasi yang jujur adalah fondasi kepercayaan."











