Timnas Indonesia Rasa Liga Inggris? Cara di Luar Dugaan John Herdman Dibalas Kode A1 Mencengangkan Sang Bintang
Pascal Struijk, bek Leeds United, kini menjadi sorotan utama dalam upaya Timnas Indonesia untuk menggaet pemain berbakat yang bisa memberikan dampak signifikan. Berbagai langkah strategis dilakukan oleh pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, termasuk melibatkan asisten pelatihnya, Simon Grayson, yang pernah menjabat sebagai pelatih Leeds United.
Simon Grayson, yang sebelumnya pernah memimpin Leeds United selama 4 musim (2008-2012), dikabarkan telah melakukan kunjungan ke klub tersebut. Tujuannya tidak hanya sekadar berkunjung, tetapi juga untuk membujuk Pascal Struijk agar mau menerima tawaran naturalisasi dan bermain untuk Timnas Indonesia. Ini menjadi langkah tak terduga yang menunjukkan komitmen besar dari pihak pelatih Timnas Indonesia.
Kunjungan Simon Grayson ke Leeds United diungkap melalui akun Instagram pribadinya. Ia menyampaikan kekagumannya terhadap perubahan yang terjadi di markas klub tersebut. Postingannya menunjukkan bahwa ia masih memiliki hubungan baik dengan rekan-rekan lama saat menjabat sebagai pelatih.
Uniknya, tak lama setelah postingan tersebut, Pascal Struijk merespons dengan kode A1 yang mencengangkan. Ia memposting foto kaki bertato garuda di media sosial, menunjukkan simbol kebanggaan terhadap negara Indonesia. Hal ini dianggap sebagai tanda bahwa dirinya sedang mempertimbangkan tawaran naturalisasi.
Pascal Struijk memiliki darah Indonesia dari kakeknya, sehingga ia masih layak untuk dinaturalisasi. Selain itu, ia belum pernah mencatatkan caps bersama Timnas Belanda senior, menjadikannya calon kuat untuk bergabung dengan Timnas Indonesia.
Jika proses naturalisasi berhasil, Pascal Struijk akan menjadi pemain pertama dari Timnas Indonesia yang berlaga di Liga Inggris. Sebelumnya, ada Justin Hubner dan Elkan Baggott, namun keduanya belum mencapai level top premiere league.
Keuntungan Jika Pascal Struijk Bergabung dengan Timnas Indonesia
Jika berhasil mendapatkan Pascal Struijk, Timnas Indonesia akan mendapat beberapa keuntungan, antara lain:
-
Pengalaman Eropa
Pengalaman Pascal Struijk di Eropa sangat berharga. Ia memulai kariernya di ADO Den Haag U17 dan U19, lalu dilirik oleh Ajax U19. Setelah itu, ia melanjutkan kariernya di Leeds United. Pengalamannya di Liga Inggris akan menjadi modal penting bagi Timnas Indonesia. -
Reading the Ball Mempuni
Pascal Struijk dikenal memiliki insting yang tajam dalam membaca pergerakan lawan. Kemampuannya dalam membaca bola membuatnya menjadi pemain yang stabil di lini belakang. -
Ketenangan
Ketenangan yang dimiliki Pascal Struijk terbukti dari rendahnya jumlah kartu kuning dan merah yang ia terima. Hanya 24 kartu kuning dari 232 pertandingan sejak 2015 silam. -
Berani Build Up dari Bawah
Pemain modern dituntut untuk mampu membangun serangan dari bawah. Pascal Struijk mampu melakukan hal ini, memudahkan tugas rekan-rekannya di lini tengah. -
Akurasi Umpan Long Ball
Kemampuan Pascal Struijk dalam memberikan umpan jarak jauh cukup tinggi. Ini menjadi kelebihan yang jarang dimiliki oleh para pemain belakang. -
Multifungsi
Pascal Struijk dapat bermain di tiga posisi berbeda, yaitu bek tengah, bek kiri, dan gelandang bertahan. Ini memberikan fleksibilitas besar bagi pelatih.
Profil Pascal Struijk
Nama Lengkap: Pascal Augustus Struijk
Tanggal Lahir: 11 Agustus 1999
Asal: Deurne, Belgia
Usia: 26 Tahun
Tinggi: 1,90 m
Kewarganegaraan: Belanda – Belgia
Posisi: Bek – Bek Tengah
Kaki: Kiri
Klub saat ini: Leeds United
Bergabung: 1 Januari 2020
Kontrak Berakhir: 30 Juni 2027
Statistik Pascal Struijk
- Leeds United: 187 pertandingan, 14 gol, 2 assist, 14.446 menit bermain
- Ajax Amsterdam U19: 21 pertandingan, 2 gol, 1 assist, 802 menit bermain
- ADO Den Haag U19: 16 pertandingan, 6 gol, 1 assist, 1.440 menit bermain
- Leeds United U21: 7 pertandingan, 1 gol, 2 assist, 448 menit bermain
Karier Tim Nasional
- Belanda U17: 3 pertandingan (UEFA Under-17 Euro dan U17 Algarve Tournament)
Reporter digital yang mencintai dunia jurnalisme sejak bangku sekolah. Ia aktif mengikuti perkembangan media baru dan belajar teknik storytelling modern. Hobinya antara lain menyunting foto, menonton film thriller, dan berjalan malam. Motto: "Setiap cerita punya sudut pandang yang menunggu ditemukan."











