Elkan Baggott Kembali Dipanggil ke Timnas Indonesia
Setelah beberapa waktu absen dari berbagai agenda terakhir, Elkan Baggott kembali mendapatkan kesempatan untuk bergabung dengan Timnas Indonesia. Pemanggilan ini dilakukan di bawah era kepelatihan John Herdman. Menurut Sumardji, Ketua Badan Tim Nasional (BTN) PSSI, Herdman sudah lama memperhatikan perkembangan pemain berpostur tinggi tersebut.
PSSI telah mengirimkan surat panggilan kepada Elkan Baggott, dan ia dijadwalkan akan bergabung dengan tim pada 23 Maret 2026. Meskipun telah dipanggil, Baggott harus melewati proses seleksi ketat karena Herdman hanya akan memilih 23 pemain dari total 41 nama yang diajukan.
Kembalinya Elkan Baggott ke Skuad Garuda
Elkan Baggott resmi kembali masuk dalam skuad Timnas Indonesia. Sumardji menjelaskan bahwa kembalinya pemain Ipswich Town tersebut merupakan permintaan langsung dari pelatih kepala, John Herdman. Herdman, yang sejak lama memantau perkembangan Baggott, memasukkan namanya ke dalam daftar 41 pemain yang diproyeksikan untuk menghadapi turnamen FIFA Series 2026 di Jakarta pada akhir Maret mendatang.
Baggott terakhir kali membela Timnas Indonesia saat masih dilatih oleh Shin Tae-yong. Setelah itu, ia tidak lagi masuk dalam daftar pemain timnas, bahkan ketika terjadi pergantian pelatih ke Patrick Kluivert. Kini, setelah Herdman mengambil alih kursi pelatih, Baggott kembali mendapatkan kesempatan untuk memperkuat skuad Garuda.
Alasan John Herdman Memanggil Kembali Elkan Baggott
Sumardji menjelaskan bahwa pemanggilan Elkan Baggott dilakukan untuk menambah kekuatan di sektor pertahanan. “Saya kira semua ini sesuai dengan kebutuhan pelatih,” ujar Sumardji. Ia juga menambahkan bahwa Herdman telah memantau perkembangan Baggott sebelum akhirnya memutuskan memanggilnya kembali.
“Kami sudah kirimkan surat panggilannya kepada Elkan Baggott dan dia bersedia datang,” kata Sumardji. Bek yang kini bermain di kompetisi Inggris itu diperkirakan akan bergabung dengan skuad Timnas Indonesia pada 23 Maret 2026.
Herdman Sudah Mengenal Pemain Indonesia Sejak Lama
Sumardji juga mengungkap bahwa Herdman sebenarnya sudah mengenal sejumlah pemain Timnas Indonesia sejak sebelum resmi ditunjuk sebagai pelatih. Bahkan saat melakukan presentasi di hadapan PSSI sebelum penunjukan resminya, Herdman sudah menyebut beberapa nama pemain yang ingin ia pantau, termasuk Elkan Baggott.
Menurut Sumardji, pelatih asal Inggris tersebut memang mengikuti perkembangan Timnas Indonesia dalam beberapa waktu terakhir.
FIFA Series 2026: Turnamen yang Diikuti Timnas Indonesia
Elkan Baggott diproyeksikan menjadi bagian dari skuad Garuda untuk menghadapi FIFA Series 2026. Turnamen tersebut akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada 27 dan 30 Maret 2026. Selain Indonesia, turnamen ini juga akan diikuti oleh Bulgaria, Solomon Islands, dan Saint Kitts and Nevis.
Pada pertandingan semifinal, Timnas Indonesia dijadwalkan menghadapi Saint Kitts and Nevis. Jika benar bergabung, Elkan Baggott harus bersaing dengan sejumlah bek yang saat ini menjadi andalan di lini belakang timnas. Beberapa nama yang juga mengisi sektor pertahanan antara lain Jay Idzes, Kevin Diks, Rizky Ridho, dan Justin Hubner.
Dengan banyaknya pilihan di lini belakang, kehadiran Elkan Baggott diharapkan bisa menambah kedalaman skuad sekaligus memperkuat pertahanan Timnas Indonesia dalam menghadapi FIFA Series 2026.
Meski begitu, Elkan belum tentu masuk skuad final untuk FIFA Series 2026. John Herdman memanggil 41 pemain, dan dari jumlah tersebut, nantinya hanya 23 nama yang akan dipilih masuk ke dalam skuad final.
Daftar Pemain Pilihan John Herdman untuk FIFA Series 2026
Berikut daftar 41 Pemain Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026:
Kiper
1. Emil Audero (Cremonese, Italia)
2. Maarten Paes (Ajax Amsterdam, Belanda)
3. Nadeo Argawinata (Borneo FC)
4. Cahya Supriadi (PSIM Yogyakarta)
5. Ernando Ari (Persebaya Surabaya)
Bek
6. Jay Idzes (Sassuolo, Italia)
7. Kevin Diks (Borussia Monchengladbach, Jerman)
8. Dean James (Go Ahead Eagles, Belanda)
9. Elkan Baggott (Ipswich Town, Inggris)
10. Justin Hubner (Fortuna Sittard, Belanda)
11. Nathan Tjoe-A-On (Willem II, Belanda)
12. Dony Tri Pamungkas (Persija Jakarta)
13. Rizky Ridho (Persija Jakarta)
14. Sandy Walsh (Buriram United, Thailand)
15. Fajar Fathurahman (Persija Jakarta)
16. Muhammad Ferarri (Bhayangkara FC)
17. Yance Sayuri (Malut United)
Gelandang
18. Calvin Verdonk (LOSC Lille, Prancis)
19. Joey Pelupessy (Lommel SK, Belgia)
20. Eliano Reijnders (Persib Bandung)
21. Ivar Jenner (Dewa United)
22. Jordi Amat (Persija Jakarta)
23. Marc Klok (Persib Bandung)
24. Ricky Kambuaya (Dewa United)
25. Witan Sulaeman (Persija Jakarta)
26. Egy Maulana Vikri (Dewa United)
27. Tim Geypens (Persib Bandung)
28. Arkhan Fikri (Arema FC)
29. Ezra Walian (Persik Kediri)
30. Victor Dethan (PSM Makassar)
Depan
31. Miliano Jonathans (SC Excelsior, Belanda)
32. Ole Romeny (Oxford United, Inggris)
33. Ragnar Oratmangoen (FCV Dender, Belgia)
34. Beckham Putra (Persib Bandung)
35. Mauro Zijlstra (Persija Jakarta)
36. Ramadhan Sananta (DPMM FC, Malaysia)
37. Yakob Sayuri (Malut United)
38. Adrian Wibowo (Los Angeles FC, Amerika Serikat)
39. Hokky Caraka (Persita Tangerang)
40. Jens Raven (Bali United)
41. Stefano Lilipaly (Dewa United)
Seorang penulis berita online yang terbiasa bekerja cepat tanpa mengabaikan akurasi. Ia menaruh perhatian pada isu sosial, budaya, dan tren masyarakat. Waktu luangnya ia gunakan untuk membaca buku psikologi, berjalan kaki di taman, dan merawat tanaman hias. Ia percaya bahwa ide terbaik muncul dari ketenangan. Motto: “Ketelitian adalah kunci dari kredibilitas.”











