Pengumuman Pelatih Baru Timnas Voli Putra Indonesia
PBVSI melalui Wakil Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi, Loudry Maspaitella, memberikan informasi terkini mengenai sosok pelatih baru yang akan memimpin Timnas Voli Putra Indonesia. Informasi ini menjadi jawaban atas isu-isu yang beredar belakangan ini, khususnya mengenai calon pelatih yang akan menggantikan Jeff Jiang Jie.
Loudry menegaskan bahwa pelatih baru tersebut bukanlah Issanaye Ramires, meskipun sebelumnya sempat muncul kabar bahwa dia akan menjadi pelatih kepala. Sebaliknya, pelatih yang dipilih adalah asisten dari Issanaye Ramires saat ini, yang sedang berada di Korea Selatan.
“Jadi asisten Ramires di timnas Korsel, nantinya yang jadi pelatih kepala Timnas Voli Putra Indonesia,” ujar Loudry, seperti dikutip dalam wawancara dengan Tribunnews.
Saat ini, PBVSI masih dalam tahap negosiasi dengan Marco Antonio Queiroga, asisten pelatih Issanaye Ramires di Korea Selatan. Meski belum ada kesepakatan resmi, pihak PBVSI menyatakan bahwa proses negosiasi sedang berlangsung.
Siapa Marco Antonio Queiroga?
Marco Antonio Queiroga adalah sosok yang tidak terlalu dikenal secara luas, tetapi memiliki pengalaman yang cukup mencolok dalam dunia kepelatihan voli. Dalam pengumuman federasi bola voli Korea Selatan pada tahun 2024, Queiroga diumumkan sebagai asisten pelatih Issanaye Ramires.
Data dari AVC Men’s Nations Cup 2025 Bahrain menunjukkan bahwa Queiroga pernah bertugas sebagai asisten pelatih di bawah arahan Issanaye Ramires. Selain itu, ia juga pernah menjadi pelatih kepala di beberapa klub dan timnas.
- Di level timnas, Queiroga pernah melatih timnas voli putri U18 Portugal, U20 Brasil, serta timnas senior voli putri Peru, Mesir, dan Bahrain.
- Pada tingkat klub, ia pernah membesut Vitoria SC, sebuah klub voli putri asal Portugal, sebelum bergabung dengan staf kepelatihan di Korea Selatan.
Potensi Perubahan untuk Timnas Voli Putra Indonesia
Jika Marco Antonio Queiroga berhasil ditunjuk sebagai pelatih kepala, maka ini akan menjadi petualangan baru baginya. Indonesia akan menjadi tim voli putra Asia Tenggara pertama yang ia latih.
Pengumuman resmi tentang pelatih baru akan dilakukan oleh Ketua Umum PBVSI Imam Sudjarwo pada Mei mendatang, atau sekitar satu bulan sebelum Timnas Voli Putra Indonesia tampil di AVC Men’s Cup 2026 di India.
Proses Negosiasi yang Masih Berlangsung
Meski sudah ada indikasi kuat bahwa Marco Antonio Queiroga akan menjadi pelatih baru, hingga saat ini PBVSI belum mengumumkan secara resmi. Loudry Maspaitella menjelaskan bahwa proses negosiasi masih berjalan, dan belum ada kesepakatan yang tercapai.
“Kondisi nego itu saya ketahui beberapa waktu lalu, untuk updatenya saat ini belum dinformasikan lagi,” ujar Loudry, menambahkan bahwa pihak PBVSI masih dalam proses komunikasi dengan calon pelatih.
Dengan persiapan yang matang dan pengalaman yang dimiliki oleh Marco Antonio Queiroga, harapan besar ditempatkan pada pelatih baru ini untuk membawa Timnas Voli Putra Indonesia meraih prestasi terbaik di ajang internasional.











