Gowa dalam Sorotan: Berita Terkini, Cerita Menarik

Rumor Pemecatan Muncul, Tomas Trucha Tetap Jadi Pelatih PSM Makassar

Status Tomas Trucha di PSM Makassar Masih Jelas

Status Tomas Trucha sebagai pelatih kepala PSM Makassar akhirnya mendapat kejelasan setelah sempat menjadi perbincangan hangat di kalangan penggemar sepak bola. Asisten pelatih Ahmad Amiruddin memastikan bahwa pelatih asal Republik Ceko tersebut masih tetap berada dalam struktur kepelatihan PSM Makassar.

Namun, yang menarik perhatian adalah fakta bahwa Trucha tidak hadir dalam pertandingan melawan Malut United di Stadion Kie Raha, Ternate. Hal ini membuat banyak pihak bertanya-tanya tentang alasan di balik ketidakhadirannya. Meski demikian, hingga saat ini belum ada penjelasan resmi dari manajemen mengenai hal tersebut.

Hasil Buruk yang Memicu Isu Pemecatan

Beberapa hari terakhir, isu pemecatan Tomas Trucha semakin kencang beredar. Hal ini dipicu oleh hasil buruk yang diraih PSM Makassar di bawah arahan pelatih asal Republik Ceko tersebut. Sejak ia menjabat, PSM hanya mampu meraih 14 poin dari 15 pertandingan. Dari jumlah tersebut, tim hanya mampu meraih empat kemenangan, dua hasil imbang, dan sembilan kekalahan.

Selain itu, PSM Makassar juga mencatatkan rekor yang sangat buruk sejak era Liga 1 2017. Tim yang dikenal dengan julukan Pasukan Ramang ini bahkan mengalami lima kekalahan beruntun, sebuah angka yang belum pernah terjadi sebelumnya. Selain itu, mereka juga gagal meraih kemenangan dalam enam pertandingan kandang berturut-turut.

Puncak kekecewaan terjadi ketika PSM kalah comeback dari Persita Tangerang dengan skor 2-4. Pertandingan tersebut berlangsung di Stadion BJ Habibie, Parepare, Sulawesi Selatan. Setelah kekalahan tersebut, kabar bahwa Trucha akan segera meninggalkan kursi kepelatihan semakin kuat.

Ketidakhadiran Trucha dalam Konferensi Pers dan Pertandingan

Dalam sesi konferensi pers sehari sebelum pertandingan melawan Malut United, Jumat (6/3/2026), Tomas Trucha tidak hadir. Alih-alih, Ahmad Amiruddin yang mewakili tim dalam konferensi pers tersebut. Saat pertandingan melawan Malut United, Trucha juga tidak mendampingi tim dari pinggir lapangan. Skuad PSM Makassar dipimpin oleh Ahmad Amiruddin yang didampingi Direktur Teknik PSM Makassar, Zulkifli Syukur.

Meskipun PSM Makassar hanya mampu meraih satu poin dari pertandingan tersebut, Amir menilai bahwa yang terpenting adalah kembalinya semangat siri na pacce dalam permainan tim. Semangat tersebut sempat hilang dalam beberapa pertandingan sebelumnya.

Manajemen Masih Menimbang Keputusan

Ahmad Amiruddin menjelaskan bahwa manajemen PSM Makassar masih dalam proses membahas solusi terbaik terkait masa depan Tomas Trucha. Keputusan tersebut akan diambil secara kolektif oleh jajaran manajemen. Menurutnya, manajemen ingin setiap keputusan memiliki pertanggungjawaban bersama.

“Itu masih dirapatkan, karena informasi dari manajemen, dalam pengambilan keputusan tidak serta merta satu orang yang mengambil. Harus ada pertanggungjawaban bersama dalam mengambil keputusan,” ujarnya.

Ia kembali menegaskan bahwa Tomas Trucha masih berstatus sebagai pelatih kepala PSM Makassar. Adapun alasan Tomas Trucha tidak mendampingi tim saat menghadapi Malut United belum dijelaskan secara rinci.

Evaluasi dan Target Musim Depan

Sebelumnya, Manajer PSM Makassar Muhammad Nur Fajrin mengaku telah melakukan evaluasi terhadap tim secara keseluruhan setelah kekalahan dari Persita Tangerang. Ia bahkan sempat menyebut akan mengumumkan masa depan Tomas Trucha pada Kamis (5/3/2026) malam. Namun hingga saat ini pengumuman tersebut belum disampaikan.

Fajrin menegaskan, PSM Makassar akan memaksimalkan sisa pertandingan musim ini demi bertahan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Manajemen menargetkan PSM Makassar sudah mengamankan posisi di Super League musim depan pada April mendatang.

“Targetnya kita adalah di bulan April sudah bisa mengamankan satu slot di Super League tahun depan. Itu targetnya sekarang,” ujar alumni Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin (Unhas) tersebut.


Badriyah Fatinah

Reporter yang menaruh minat pada isu-isu transportasi, publik, dan urbanisasi. Ia gemar naik kereta untuk mengamati dinamika kota, membaca laporan transportasi, dan memotret suasana perjalanan. Motto: “Setiap perjalanan menyimpan cerita baru.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *