Kegiatan Buka Puasa Bersama Anak Yatim di Gorontalo
Kegiatan buka puasa bersama yang diselenggarakan oleh Andi Ilham, Ketua Yayasan Baitul Ar-Rasyid, dan BPW Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Provinsi Gorontalo berlangsung dengan penuh kehangatan dan kebersamaan. Acara ini digelar di Masjid Baitul Ar-Rasyid, Desa Bunggalo, Kecamatan Talaga Jaya, Kabupaten Gorontalo, pada Jumat (6/3/2026). Dalam kegiatan tersebut, Andi Ilham tampak hadir secara langsung dan terlibat aktif dalam menyambut tamu serta memastikan jalannya acara berjalan lancar.
Sejak sore hari, area masjid mulai dipadati oleh masyarakat yang ingin mengikuti acara tersebut. Sejumlah anak-anak tampak duduk rapi di bagian depan masjid sambil menunggu waktu berbuka puasa. Andi Ilham, yang mengenakan baju koko hitam dan kopiah hitam berlis emas, terlihat aktif menyambut para tamu. Ia juga sempat duduk bersama anak-anak yatim yang hadir, berbincang dan sesekali menanyakan kabar mereka. Suasana kebersamaan terasa hangat ketika anak-anak mulai mengambil paket makanan berbuka di meja masuk masjid.
Momentum Kepedulian Sosial
Menurut Andi Ilham, Ramadan menjadi momentum penting untuk memperkuat kepedulian sosial terhadap sesama, khususnya kepada anak-anak yang membutuhkan. Ia menjelaskan bahwa kegiatan berbuka puasa bersama ini bertujuan untuk memberikan kebahagiaan dan semangat bagi anak-anak yang hadir. “Ramadan adalah waktu yang tepat untuk mempererat silaturahmi sekaligus berbagi kebahagiaan dengan sesama, terutama dengan anak-anak yatim,” ujarnya.
Selain buka puasa bersama, BPW KKSS Provinsi Gorontalo juga menggelar Festival Ramadan yang diisi dengan berbagai kegiatan bernuansa edukatif bagi anak-anak. Sejak pagi hari, puluhan peserta mengikuti berbagai perlombaan yang digelar panitia, seperti lomba tahfidz Juz 30, lomba adzan, dan lomba kultum Ramadan. Menurut Andi Ilham, kegiatan tersebut dihadirkan untuk memberikan ruang bagi anak-anak mengembangkan bakat sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap nilai-nilai keislaman sejak dini. “Kami ingin anak-anak memiliki ruang untuk belajar, berani tampil, dan semakin dekat dengan Al-Qur’an,” katanya.

Festival Ramadan ini juga menjadi ajang berkumpulnya masyarakat Sulawesi Selatan yang merantau di Gorontalo. Melalui kegiatan tersebut, KKSS ingin menjaga nilai kebersamaan yang dikenal dengan filosofi Mabbulo Sibatang, yang berarti persatuan dan kekuatan dalam kebersamaan.
Hadirnya Tokoh Daerah
Kehadiran Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syaidah dan Bupati Gorontalo Sofyan Puhi turut memperkuat suasana kebersamaan dalam acara tersebut. Keduanya disambut langsung oleh Andi Ilham dan panitia lainnya. Sofyan Puhi mengapresiasi kegiatan sosial yang digelar oleh KKSS Gorontalo tersebut. Menurutnya, kegiatan berbagi dengan anak yatim dan masyarakat seperti ini menjadi bagian penting dalam memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat, khususnya di bulan suci Ramadan.
“Ramadan adalah bulan yang mengajarkan kita tentang kepedulian, empati, serta semangat berbagi kepada sesama,” ujar Sofyan. Dia berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian sosial dan kebersamaan masyarakat di bulan suci Ramadan. Ia juga mengimbau semangat berbagi yang muncul dalam kegiatan tersebut dapat terus tumbuh dalam kehidupan masyarakat sehari-hari.
Penutup Acara
Menjelang azan Magrib berkumandang, ratusan jamaah yang hadir tampak berkumpul di area masjid untuk mengikuti doa bersama sebelum berbuka puasa. Suasana semakin khidmat ketika azan Magrib terdengar, menandai waktu berbuka puasa bagi seluruh jamaah yang hadir. Acara kemudian dilanjutkan dengan salat Magrib berjamaah lalu ceramah dan ditutup dengan pelaksanaan salat tarawih bersama di Masjid Baitul Ar-Rasyid.
Reporter berita yang mengutamakan akurasi dan objektivitas. Ia memiliki ketertarikan pada isu sosial dan ekonomi, serta mengikuti perkembangan dunia digital. Waktu luangnya dihabiskan untuk membaca laporan penelitian, mendengarkan podcast edukasi, dan berjalan santai di taman kota. Motto: "Fakta adalah kompas bagi setiap penulis."











