Gowa dalam Sorotan: Berita Terkini, Cerita Menarik

4 Alarm Chivu Jelang Derby Milan, Rossoneri Unggul di Liga Italia

Mengintip Empat Ancaman yang Mengancam Inter Milan di Derby della Madonnina

Pertandingan sengit antara AC Milan dan Inter Milan dalam laga Derby della Madonnina akan menjadi pertarungan krusial dalam perburuan gelar Scudetto Liga Italia Serie A. Pertemuan ini akan berlangsung di Stadion San Siro, Senin (9/3/2026) pukul 02.45 WIB, dalam giornata ke-28.

Inter Milan, yang saat ini memimpin klasemen dengan keunggulan 10 poin dari AC Milan di posisi kedua, tidak pernah menang dalam enam pertemuan terakhir melawan rival sekotanya tersebut. Namun, meskipun unggul secara poin, Inter Milan menghadapi beberapa tantangan serius yang bisa menghambat peluang mereka untuk meraih kemenangan.

Berikut empat ancaman yang harus diwaspadai oleh pelatih Cristian Chivu sebelum laga nanti:

1. AC Milan Bangkit dari Rasa Sakit

Mentalitas AC Milan dalam derby lebih baik dibandingkan Inter Milan. Hal ini tak lepas dari misi Rossoneri untuk bangkit setelah sebelumnya menderita kekalahan dalam pertemuan derby. Kekalahan itu menjadi pelajaran berharga bagi para pemain AC Milan untuk tidak mengulangi kesalahan yang sama.

Sejak kekalahan tersebut, AC Milan telah membuktikan performa mereka dengan menyapu enam pertandingan derby tanpa kekalahan. Mereka bahkan berhasil menumbangkan Nerazzurri empat kali dan dua kali imbang. Para Tifosi Rossoneri juga menyadari bahwa kemenangan dalam derby bukan hanya soal gengsi, tetapi juga penting untuk menghidupkan kembali kans Scudetto musim ini.

2. Tanpa Lautaro Martinez

Kehilangan Lautaro Martinez, top skor andalan Inter Milan, menjadi ancaman besar bagi tim. Kapten Nerazzurri ini masih menjalani pemulihan cedera otot betis dan diperkirakan akan absen hingga laga melawan Fiorentina pada 22 Maret. Tanpa Lautaro, ketajaman lini depan Inter Milan akan terganggu.

Musim ini, Lautaro telah mencetak 18 gol dan 4 assist dari 35 penampilan. Ia juga kerap menjadi pahlawan dalam derby, dengan 9 gol dari 21 pertemuan melawan AC Milan. Kehilangan pemain utama ini tentu menjadi pukulan telak bagi Cristian Chivu.

3. Marcus Thuram yang Flop

Masalah lain yang dialami Inter Milan adalah performa buruk Marcus Thuram. Meski ia menjadi andalan lini depan, penampilannya justru mengecewakan dalam beberapa pertandingan terakhir. Dalam delapan pertandingan terakhir di Serie A, Thuram hanya mampu mencetak satu gol.

Performa buruknya ini menjadi masalah serius karena Chivu tidak memiliki banyak pilihan di lini depan. Dengan kondisi saat ini, sulit mempercayakan Thuram untuk menciptakan gol krusial dalam derby.

4. Pertahanan AC Milan yang Disiplin dan Solid

Lini belakang AC Milan tampil sangat solid dalam menghadapi rival-rival kuat di Serie A. Mereka hanya kebobolan satu gol dalam empat pertandingan melawan tim besar. Bahkan, saat menghadapi Napoli, AC Milan mampu mempertahankan clean sheet dan menang 2-1.

Sementara itu, pertahanan Inter Milan justru kerap kebobolan. Misalnya, saat menghadapi Juventus dan Napoli, Nerazzurri sering kecolongan lebih dari dua gol. Catatan ini menjadi peringatan bagi Chivu untuk meningkatkan konsentrasi di lini belakang agar tidak kehilangan poin dalam derby.

Dengan adanya empat ancaman ini, AC Milan tampaknya lebih diuntungkan dalam pertandingan mendatang. Bagi para penggemar sepak bola, laga ini akan menjadi momen yang sangat dinantikan.

Rusmawan

Rusmawan adalah seorang penulis berita online yang serbabisa dalam menguraikan berbagai peristiwa menjadi berita yang jelas dan ringan. Ia suka membaca opini, melakukan riset pendek, dan membuat rangkuman harian. Di waktu senggang, ia menikmati musik instrumental. Motto: “Informasi yang baik dimulai dari niat yang baik.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *