Pesan Kekuatan dalam Lagu “Who Says” oleh Selena Gomez & The Scene
Lagu yang dirilis pada tahun 2011, “Who Says”, oleh Selena Gomez & The Scene, membawa pesan penting tentang penerimaan diri. Melalui liriknya yang kuat dan penuh makna, lagu ini menyoroti tekanan standar kecantikan yang tidak realistis di masyarakat. Pesan utamanya adalah bahwa setiap individu memiliki keunikan masing-masing dan berhak merasa percaya diri tanpa harus memenuhi ekspektasi orang lain.
Isu Standar Kecantikan yang Menjadi Masalah
Isu mengenai standar kecantikan telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, terutama bagi wanita. Kehidupan sosial sering kali memberikan tekanan dengan standar-standar yang tidak realistis untuk diterapkan. Bahkan mereka yang memiliki perbedaan juga dituntut untuk memenuhi standar tersebut demi dianggap sempurna.
Melalui “Who Says”, Selena ingin menegaskan bahwa setiap individu itu sempurna dalam bentuk apa pun. Tak perlu adanya usaha untuk memenuhi ekspektasi orang lain, karena tak ada gunanya mengusahakan perubahan demi sesuai dengan permintaan yang menyakiti diri.
Pentingnya Menutup Telinga dari Komentar Negatif
Menutup telinga dari komentar-komentar negatif adalah hal yang wajib dilakukan untuk menjaga ketenangan hidup dalam meraih cita-cita yang dimiliki. Sebab, tak ada yang tak mungkin dilakukan bagi siapa pun yang mencoba dan berusaha.
Lirik dan Terjemahan Lagu “Who Says”
[Intro]
I wouldn’t wanna be anybody else
Aku tak mau menjadi orang lain
Hey
Hei
[Verse 1]
You made me insecure, told me I wasn’t good enough
Kamu buatku minder, bilang ku tak pernah cukup
But who are you to judge, when you’re a diamond in the rough?
Namun kamu tak berhak, kamu cantik di luar tapi tidak dengan hatimu?
I’m sure you’ve got some things you’d like to change about yourself
Kuyakin kamu punya sesuatu dalam diri yang ingin kamu ubah
But when it comes to me, I wouldn’t wanna be anybody else
Namun jika itu aku, ku tak mau menjadi orang lain
[Pre-Chorus]
Na-na-na-na, na-na-na-na, na-na-na-na-na
Na-na-na-na, na-na-na-na, na-na-na-na-na
I’m no beauty queen, I’m just beautiful me
Ku bukan ratu kecantikan, aku cantik versiku
Na-na-na-na, na-na-na-na, na-na-na-na-na
Na-na-na-na, na-na-na-na, na-na-na-na-na
You’ve got every right to a beautiful life, come on
Kamu punya seluruh hak untuk kehidupan yang indah, ayolah
[Chorus]
Who says? Who says you’re not perfect?
Siapa? Siapa yang bilang kamu tak sempurna?
Who says you’re not worth it?
Siapa yang bilang kamu tak berharga?
Who says you’re the only one that’s hurtin’?
Siapa yang bilang hanya kamu yang tersakiti?
Trust me, that’s the price of beauty
Yakinlah, itu harga dari kecantikan
Who says you’re not pretty?
Siapa bilang kamu tak menarik?
Who says you’re not beautiful? Who says?
Siapa bilang kamu tak rupawan? Siapa?
[Verse 2]
It’s such a funny thing, now nothing’s funny when it’s you
Sebuah lelucon konyol, sekarang tak lagi lucu jika tentangmu
You tell ’em what you mean, but they keep whitin’ out the truth
Kamu menjelaskan maksudmu, namun mereka terus menutupi kebenarannya
It’s like a work of art that never gets to see the light
Seperti mahakarya seni yang tak pernah disinari cahaya
Keep you beneath the stars won’t let you touch the sky
Menjagamu di antara bintang tak membiarkanmu menyentuh langit
[Pre-Chorus]
Na-na-na-na, na-na-na-na, na-na-na-na-na
Na-na-na-na, na-na-na-na, na-na-na-na-na
I’m no beauty queen, I’m just beautiful me
Ku bukan ratu kecantikan, aku cantik versiku
Na-na-na-na, na-na-na-na, na-na-na-na-na
Na-na-na-na, na-na-na-na, na-na-na-na-na
You’ve got every right to a beautiful life
Kamu punya seluruh hak untuk kehidupan yang indah
Come on
Ayolah
[Chorus]
Who says? Who says you’re not perfect? (Yeah)
Siapa? Siapa yang bilang kamu tak sempurna? (Yeah)
Who says you’re not worth it? (Yeah, yeah)
Siapa yang bilang kamu tak berharga? (Yeah, yeah)
Who says you’re the only one that’s hurtin’? (Beautiful)
Siapa yang bilang hanya kamu yang tersakiti? (Rupawan)
Trust me, that’s the price of beauty (Hey, yeah, beauty)
Yakinlah, itu harga dari kecantikan (Hei, yeah, kecantikan)
Who says you’re not pretty? (Who said?)
Siapa bilang kamu tak menarik? (Siapa yang bilang?)
Who says you’re not beautiful? (I’m just beautiful me)
Siapa bilang kamu tak rupawan? (Aku cantik versiku)
Who says?
Siapa?
[Bridge]
Who says you’re not star potential?
Siapa bilang kamu tak bisa jadi bintang?
Who says you’re not presidential?
Siapa bilang kamu tak bisa memimpin?
Who says you can’t be in movies?
Siapa bilang kamu tak bisa bermain peran?
Listen to me, listen to me
Dengarkanku, perhatikanku
Who says you don’t pass the test?
Siapa bilang kamu gagal dalam tes?
Who says you can’t be the best?
Siapa bilang kamu bukan yang terbaik?
Who said, who said?
Siapa, siapa?
Would you tell me who said that?
Beritahuku siapa yang bilang?
Yeah, who said?
Yeah, siapa?
[Chorus]
Who says? Who says you’re not perfect? (Yeah)
Siapa? Siapa yang bilang kamu tak sempurna? (Yeah)
Who says you’re not worth it? (Yeah, yeah)
Siapa yang bilang kamu tak berharga? (Yeah, yeah)
Who says you’re the only one that’s hurtin’? (Beautiful)
Siapa yang bilang hanya kamu yang tersakiti? (Rupawan)
Trust me, that’s the price of beauty (Hey, yeah, beauty)
Yakinlah, itu harga dari kecantikan (Hei, yeah, kecantikan)
Who says you’re not pretty? (Who says you’re not beautiful?)
Siapa bilang kamu tak menarik? (Siapa bilang kamu tak rupawan?)
Who says you’re not beautiful?
Siapa bilang kamu tak rupawan?
Who says?
Siapa?
[Outro]
Who says you’re not perfect?
Siapa yang bilang kamu tak sempurna?
Who says you’re not worth it?
Siapa yang bilang kamu tak berharga?
Who says you’re the only one that’s hurtin’?
Siapa yang bilang hanya kamu yang tersakiti?
Trust me, that’s the price of beauty (Yeah)
Yakinlah, itu harga dari kecantikan (Yeah)
Who says you’re not pretty? (Who says you’re not beautiful?)
Siapa bilang kamu tak menarik? (Siapa bilang kamu tak rupawan?)
Who says you’re not beautiful?
Siapa bilang kamu tak rupawan?
Who says?
Siapa?
Penulis berita yang tekun mengeksplorasi cerita di balik fenomena yang terjadi di masyarakat. Ia suka berkunjung ke tempat baru, memotret suasana, serta berbincang dengan orang-orang dari berbagai latar. Hobinya adalah menulis cerpen dan bercocok tanam. Motto: "Tulisan terbaik lahir dari observasi yang jujur."











