Laga Krusial Arema FC vs Semen Padang FC di Stadion Kanjuruhan
Pertandingan antara Arema FC dan Semen Padang FC dalam pekan ke-21 kompetisi BRI Super League 2025/2026 menjadi laga krusial bagi kedua tim. Laga yang akan digelar di Stadion Kanjuruhan, Malang, Minggu (15/2/2026) ini menjadi momen penting untuk menentukan posisi masing-masing tim dalam klasemen.
Arema FC saat ini berada dalam tren positif dan duduk di peringkat 9 klasemen sementara dengan keunggulan 12 poin atas Semen Padang FC. Di sisi lain, Semen Padang FC yang berada di posisi 16 masih berjuang keras untuk mengumpulkan poin demi keluar dari zona degradasi.
Tantangan yang dihadapi oleh pelatih Semen Padang FC, Dejan Antonic, tidaklah mudah, mengingat Arema FC baru saja memetik kemenangan penting di markas Persija Jakarta pada pekan sebelumnya. Persiapan fisik dan taktik menjadi fokus utama kedua pelatih dalam waktu yang cukup singkat.
Fakta-Fakta Menarik Jelang Pertandingan
1. Reuni Kilat Bek Kiri Leo Guntara
Salah satu fakta menarik dalam laga Arema vs Semen Padang adalah kepindahan bek kiri Leo Guntara yang berpindah seragam dalam waktu sangat singkat. Leo Guntara baru saja resmi diperkenalkan sebagai pemain Arema FC setelah sebelumnya berpamitan dengan skuat Semen Padang FC pada Kamis (5/2/2026).
General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, menjelaskan alasan teknis di balik perekrutan ini. “Lini pertahanan menjadi salah satu fokus utama evaluasi kami di pertengahan kompetisi musim ini. Leo Guntara kami datangkan karena pengalamannya, konsistensinya bermain di level kompetitif, serta kemampuannya mengisi posisi bek kiri yang saat ini kami butuhkan,” ujar Yusrinal.
Sementara itu, Manajer Semen Padang FC, Masykur Rauf, memberikan klarifikasi mengenai proses transfer tersebut. “Iya, Leo keluar. Untuk saat ini memang ada surat dari Borneo FC, namun surat tersebut belum kami balas karena masih ada pembahasan terkait administrasi. Kami belum deal dengan Borneo FC. Masih ada beberapa hal yang belum disepakati,” tegas Masykur saat memberikan keterangan di Stadion Haji Agus Salim.
2. Dominasi Statistik Pertemuan Singo Edan
Secara historis, data statistik lima pertemuan terakhir antara Arema vs Semen Padang menunjukkan dominasi yang kuat dari tim Singo Edan. Arema FC berhasil mengamankan empat kemenangan, sedangkan Semen Padang FC hanya mampu memenangi satu pertandingan.
Berdasarkan data di atas, kedua tim tidak pernah mencatatkan hasil imbang dalam lima duel terakhir. Meski Arema unggul secara jumlah kemenangan, Semen Padang FC memiliki catatan pernah menang di Stadion Kanjuruhan pada Mei 2025 dengan skor 0-2, yang menjadi rujukan bagi tim tamu bahwa kemenangan di Malang bisa terulang kembali.
3. Strategi Pemain Liga 3 oleh Dejan Antonic
Menjelang laga melawan Arema, pelatih Semen Padang FC, Dejan Antonic, melakukan kebijakan teknis dengan merekrut dua pemain dari kasta Liga Nusantara atau Liga 3. Pemain tersebut adalah Ade Kristiano, bek tengah berusia 22 tahun dari Persika Karanganyar, dan Wahyu Agong, penyerang berusia 21 tahun dari Gresik United.
Langkah ini diambil untuk menambah kedalaman skuad dalam menghadapi sisa musim BRI Super League 2025/2026. “Memang ada dua pemain baru dari Liga 3. Sementara ada satu dari Gresik itu, Wahyu Agong, baru gabung sama kita. Mereka anak muda, ada potensi. Kenapa tidak kita kasih kesempatan untuk pemain muda ini,” ujar Dejan Antonic.
4. Ancaman dari Gabriel Silva
Arema FC tampil dengan wajah baru di putaran kedua, terutama dengan kehadiran Gabriel Silva atau Gabi. Penyerang ini langsung memberikan kontribusi instan dengan mencetak dua gol kemenangan ke gawang Persija Jakarta pada pekan lalu. Performa impresif Gabi ini menjadi perhatian serius bagi tim kepelatihan Semen Padang FC sebelum bertolak ke Malang.
Dejan Antonic secara terbuka mewaspadai kekuatan baru lawan tersebut. “Arema adalah salah satu tim yang beda sekali dari putaran pertama. Sekarang dia punya beberapa pemain baru. Kita bisa lihat kemarin performa mereka cukup bagus lawan Persija,” kata Dejan.
5. Target Fisik Walisson Maia untuk Main Penuh
Bek asing Arema FC asal Brasil, Walisson Maia, menyatakan kesiapannya untuk tampil maksimal dalam laga Arema vs Semen Padang. Setelah melakoni debut saat mengalahkan Persija Jakarta, Walisson mengakui kondisi fisiknya belum mencapai 100 persen saat itu, sehingga harus ditarik keluar pada menit ke-65.
Namun, menjelang laga di Kanjuruhan, ia berambisi untuk mengawal lini pertahanan selama waktu penuh. “Tentu saya senang di pertandingan debutku untuk Arema, apalagi kami bisa memberikan kemenangan dan tiga poin. Sekarang saya lebih siap dan mendapatkan banyak istirahat sebelum pertandingan selanjutnya. Harapan saya minggu ini bisa sampai 90 menit,” ujar Walisson Maia.
6. Absensi Kazaki Nakagawa dan Irsyad Maulana
Persiapan Semen Padang FC terganggu dengan kondisi medis dua pemain andalannya. Kazaki Nakagawa dan Irsyad Maulana dipastikan tidak dibawa dalam rombongan tim ke Malang karena masih dalam proses pemulihan cedera. Dejan Antonic mengonfirmasi bahwa kondisi kedua pemain tersebut tidak memungkinkan untuk dipaksakan bermain pada pekan ke-21 ini.
7. Misi Mencuri Poin di Zona Degradasi
Berkaitan dengan target perolehan poin Semen Padang FC untuk menjauh dari zona merah. Meski secara materi tim dianggap tidak semewah klub papan atas, Dejan Antonic menekankan faktor kerja keras sebagai modal utama. Kabau Sirah tercatat meraih lima poin dari tiga laga terakhir hasil dari dua kali imbang dan satu kemenangan melawan Persita Tangerang.
“Semen Padang bukan tim Barcelona atau Persib Bandung atau Real Madrid. Semen Padang tim yang lumayan, tim yang punya pemain yang bekerja keras,” tegas Dejan.
Terkait target di Malang, ia tetap realistis. “Target kita selalu ambil poin. Kalau kita bisa ambil poin di sana, puji Tuhan itu cukup bagus. Sekarang lawan Arema kita harus kasih maksimum. Semoga kalau kita dapat tiga atau satu poin, itu cukup buat kita,” tutupnya.
Kemenangan atau hasil imbang di Kanjuruhan akan sangat menentukan posisi mereka dalam persaingan menghindari degradasi di akhir musim nanti.
Rusmawan adalah seorang penulis berita online yang serbabisa dalam menguraikan berbagai peristiwa menjadi berita yang jelas dan ringan. Ia suka membaca opini, melakukan riset pendek, dan membuat rangkuman harian. Di waktu senggang, ia menikmati musik instrumental. Motto: “Informasi yang baik dimulai dari niat yang baik.”











