Sejarah Baru untuk Timnas Futsal Indonesia
Timnas Futsal Indonesia menciptakan sejarah baru dalam gelaran Piala Asia Futsal 2026. Untuk pertama kalinya, skuad Garuda berhasil melaju ke babak semifinal kejuaraan futsal tingkat Asia. Kepastian ini diraih setelah Timnas Futsal Indonesia meraih kemenangan krusial atas Vietnam pada babak perempat final.
Kemenangan yang diraih dengan skor meyakinkan 3-2 di Indonesia Arena, Jakarta, pada Selasa (3/2) menjadi momen penting bagi Timnas Futsal Indonesia. Performa solid sepanjang laga memperkuat posisi Garuda sebagai tim yang mampu menghadapi perlawanan sengit dari Vietnam.
Permainan Solid dan Gol Pertama
Keunggulan satu gol Timnas Futsal Indonesia tercipta hanya dalam waktu empat menit. Pasukan Hector Souto berhasil mencetak gol perdananya lewat tendangan Brian Ick usai menerima kick in dari Ardiansyah Nur. Meski unggul, Timnas Futsal Indonesia tidak langsung bermain bertahan. Iqbal Iskandar dan rekan-rekannya terus menekan pertahanan Vietnam.
Peluang berbahaya muncul lewat Firman Adriansyah pada menit kedelapan, namun sepakannya masih melenceng tipis di sisi gawang lawan. Tekanan terus menerus akhirnya menghasilkan gol kedua tak lama setelahnya. Ardiansyah Nur berhasil menggandakan keunggulan Timnas Futsal Indonesia pada menit ke-11.
Dominasi dan Tekanan Berlanjut
Dominasi Timnas Futsal Indonesia mulai kendur di sisa delapan menit terakhir babak pertama. Giliran Vietnam yang memegang kendali untuk mencetak gol, namun skor tetap tidak berubah hingga jeda antarbabak.
Memasuki babak kedua, Vietnam tampil lebih agresif. Serangan bertubi-tubi dilancarkan hingga akhirnya berbuah gol pada menit ke-24. Vietnam mampu memperkecil kedudukan jadi 1-2 lewat serangan balik yang dibangun Chao Don Phat, lalu mengirimkan bola ke Nguyen Da Hai untuk mencetak gol perdana Vietnam.
Respons Cepat dan Gol Ketiga
Tapi, Timnas Futsal Indonesia langsung bereaksi. Tak sampai semenit setelah gol, dua peluang emas diciptakan oleh Reza Gunawan, di mana salah satunya berujung gol. Gol Reza Gunawan tercipta setelah dirinya berdiri bebas di dekat kotak penalti Vietnam. Itu semua berkat pergerakan Yogi Saputra yang mengecoh kiper Vietnam sebelum mengoper bola kepada Reza. Skor berubah jadi 3-1.
Tekanan mulai dirasakan kembali oleh Timnas Futsal Indonesia setelah mencetak gol ketiga. Sebab, Vietnam terus menggempur pertahanan Garuda. Ahmad Habiebie tampil ciamik dengan melakukan dua penyelamatan gemilang sekaligus saat menggagalkan peluang Chao Doan Phat pada menit ke-30.
Laga Berakhir dengan Kemenangan
Serangan Vietnam kian intens ketika laga menyisakan kurang lebih enam menit. Mereka melakukan power play dengan Tu Minh Quang sebagai ‘kiper terbang’. Hasilnya, Vietnam kembali berhasil memperkecil ketertinggalan pada menit ke-36 lewat Nguyen Da Hai, yang mencetak gol keduanya malam ini. Kiper nomor 12 itu turut terlibat dalam proses gol tersebut.
Vietnam bahkan nyaris menyamakan kedudukan tak lama setelahnya, yakni lewat Tu Minh Quang sebagai kiper terbang dan kapten tim Nguyen Manh Dung. Beruntung ada Habiebie yang tampil apik. Pertandingan pun pada akhirnya tuntas. Timnas Futsal Indonesia sukses meraih kemenangan 3-2 atas Vietnam dalam laga perempat final Piala Asia Futsal 2026.
Jalannya Pertandingan
Kemenangan ini membuat Garuda berhak melaju ke semifinal, yang merupakan kali pertama terjadi sejak ikut serta dalam Piala Asia Futsal pada 2002. Selanjutnya di empat besar Timnas Futsal Indonesia akan melawan Jepang, tim terbaik kedua di Asia. Jepang lolos ke semifinal usai mengalahkan Afganistan dengan skor 6-0.
Susunan Pemain Starting Five
Timnas Futsal Indonesia Vs Vietnam:
- Timnas Futsal Indonesia:
- Ahmad Habiebie (GK)
- Rizki Xavier
- Muhammad Iqbal
- Israr Megantara
-
Firman Adriansyah
-
Pelatih: Hector Souto
-
Timnas Futsal Vietnam:
- Pham Van Tu (GK)
- Chau Doan Phat
- Nguyen Manh Dung
- Nguyen Thinh Phat
-
Dinh Cong Vien
-
Pelatih: Diego Giustozzi
Reporter digital yang mencintai dunia jurnalisme sejak bangku sekolah. Ia aktif mengikuti perkembangan media baru dan belajar teknik storytelling modern. Hobinya antara lain menyunting foto, menonton film thriller, dan berjalan malam. Motto: "Setiap cerita punya sudut pandang yang menunggu ditemukan."











