Pengenalan Samsung Galaxy Trifold
Samsung Galaxy Trifold adalah ponsel lipat tiga pertama yang dirilis oleh Samsung. Ponsel ini memiliki mekanisme lipatan in-ward folding dengan bentuk mirip huruf G, sehingga layar utamanya akan terlindungi saat dalam kondisi terlipat. Layar utamanya berukuran 10 inci, yang bisa terbentang seperti tablet. Selain itu, ponsel ini dilengkapi dengan sistem getar otomatis untuk mencegah kesalahan urutan melipat.
Keunggulan Layar yang Luas
Layar super lebar pada Samsung Galaxy Trifold mendukung multitasking dan produktivitas. Pengguna dapat membuka hingga tiga aplikasi sekaligus, serta menggunakan fitur floating apps dan extended screen yang mirip dengan tablet atau PC dengan keyboard dan mouse. Dari pengujian yang dilakukan, layar berdiagonal 10 inci tersebut dapat membuka setidaknya tiga jendela aplikasi secara bersamaan. Masing-masing jendela aplikasi bisa disetel ukurannya sesuai kebutuhan. Jika tiga jendela aplikasi sudah aktif, aplikasi keempat dan seterusnya hanya bisa dimunculkan dengan mode floating. Aplikasi tersebut akan tampak “mengambang” di layar utama Galaxy Trifold.
Fitur Extended Screen
Fitur lain yang menarik adalah Galaxy Trifold bisa dijadikan sebagai Extended Screen. Fitur ini memungkinkan perangkat terhubung ke monitor eksternal supaya dapat pengalaman dual-screen yang mulus. Namun, jika tidak ingin dijadikan monitor tambahan, Samsung Trifold bisa dijadikan sebagai layar monitor utama. Hanya perlu menghubungkan smartphone melalui koneksi Bluetooth untuk disambungkan ke papan ketik atau mouse, layar langsung bisa diakses layaknya tablet dengan aksesoris keyboard atau PC.
Spesifikasi Layar dan Performa
Samsung Galaxy Trifold memiliki layar berukuran 10 inci dengan panel Dynamic AMOLED 3x QXGA+, refresh rate 120 Hz, dan brightness yang mentok di angka 1.600 nits. Sementara itu, layar depannya memiliki spesifikasi yang sama, tetapi menawarkan ukuran lebih kecil, yakni 6,5 inci dan brightness-nya di 2.600 nits. Dari sisi performa, Galaxy Z TriFold ditenagai chipset Snapdragon 8 Elite for Galaxy yang performanya juga mungkin mirip dengan Galaxy Z Fold 7.
Desain dan Bobot
Samsung Trifold mengusung mekanisme dua lipatan. Dalam kondisi dilipat, ketebalannya mencapai 12,9 mm, sedangkan ketika dibentangkan sekitar 3,9mm. Untuk bobotnya berada di angka 309 gram. Meskipun begitu, ketika digenggam dalam kondisi terlipat menggunakan satu telapak tangan wanita dewasa, smartphone ini masih cukup nyaman digenggam. Alhasil, ketika dilipat, Samsung Galaxy Trifold masih mampu memberikan kesan nyaman yang “pas”.
Kamera dan Baterai
Samsung Galaxy Z TriFold mengusung konfigurasi kamera mirip seperti Galaxy Z Fold 7. Di bagian belakang ada tiga kamera yang disusun secara vertikal dalam sebuah modul berbentuk lonjong. Ketiga kamera ini mencakup kamera utama 200 MP (f/1.7), kamera telefoto 10 MP (f/2.4, 3x optical zoom), dan kamera ultrawide 12 MP (f/2.2, bidang pandang 120 derajat). Di bagian layar utama dan sekunder, terdapat kamera selfie yang masing-masing memiliki resolusi 10 MP (f/2.2).
Ponsel ini didukung dengan RAM 16 GB dan media penyimpanan (storage) 512 GB atau 1 TB. Pada sektor daya, Samsung Galaxy Z TriFold ditopang baterai berkapasitas 5.600 mAh yang mendukung pengisian cepat hingga 45 watt.
Fitur Kecerdasan Buatan
Fitur pendukung yang ada di ponsel ini mencakup fitur kecerdasan buatan (AI) Galaxy AI dan Gemini Live yang diklaim lebih canggih dari ponsel Samsung sebelumnya. Smartphone anyar ini rencananya baru akan dirilis terbatas ke beberapa negara, seperti di pasar China, Taiwan, Singapura, Uni Emirat Arab, hingga Amerika Serikat (AS).
Rencana Peluncuran di Indonesia
Untuk ketersediaannya di Indonesia, MX Product Marketing Senior Manager Samsung Electronics Indonesia Ilham Indrawan mengungkapkan Samsung Galaxy Trifold belum akan dirilis ke Indonesia dalam waktu dekat. “Untuk saat ini, belum. Kami ingin lihat respons dari pasar, khususnya para konsumen terhadap peluncuran Galaxy Trifold. Untuk saat ini, kami belum ada rencana membawa ini (Samsung Trifold) ke Indonesia, sejauh ini,” ujar Ilham kepada KompasTekno saat diwawancarai langsung, Jumat (19/12/2025).











