Kabar Transfer Carlos Franca ke PSIS Semarang
Sebuah isu mengenai kemungkinan transfer striker asing Persijap Jepara, Carlos Franca, ke PSIS Semarang kembali mencuat. Isu ini muncul setelah unggahan dari CEO PSIS Semarang, Datu Nova, yang menunjukkan foto bersama dengan Carlos Franca. Hal ini memicu spekulasi publik mengenai rencana transfer pemain tersebut.
Spekulasi dan Pernyataan Publik
Akun Instagram @tribunsemarangfans menyebutkan bahwa Carlos Franca menjadi salah satu incaran pelatih PSIS, Jafri Sastra. Unggahan dari Datu Nova di akun Instagram pribadinya juga turut memperkuat spekulasi tersebut. Dalam unggahan tersebut, terlihat Datu Nova berfoto bersama Carlos Franca, yang membuat banyak orang bertanya-tanya apakah ini merupakan tanda-tanda transfer.
Selain itu, Carlos Franca juga pernah mengunggah foto dirinya dengan caption “Aku sangat merindukanmu.” Caption ini turut memperkuat dugaan bahwa pemain tersebut sedang dalam proses negosiasi untuk bergabung dengan PSIS Semarang.
Namun, tidak semua orang percaya dengan spekulasi ini. Beberapa netizen menyebut bahwa pertemuan antara Carlos Franca dan bos PSIS hanya kebetulan belaka. Mereka menilai bahwa tidak ada pembicaraan resmi mengenai transfer antara kedua klub.
Performa Carlos Franca di Persijap Jepara
Carlos Franca, yang berusia 30 tahun, telah menjadi andalan Persijap Jepara musim ini. Ia telah tampil dalam 12 pertandingan, mencetak 6 gol dan memberikan 1 assist. Dengan performa yang cukup baik, ia memiliki nilai pasar sebesar Rp9,56 miliar menurut Transfermarkt. Meskipun demikian, opsi peminjaman tampaknya lebih realistis dibandingkan transfer permanen.
Namun, bagi PSIS Semarang, mendapatkan Carlos Franca akan sangat sulit. Tim tersebut sedang berjuang keluar dari zona juru kunci klasemen Liga 1, sehingga fokus utamanya adalah memperbaiki posisi di klasemen, bukan menghadirkan pemain baru.
Pernyataan Persijap Jepara
Manajemen Persijap Jepara segera memberikan pernyataan mengenai isu transfer ini. Media Officer sekaligus Club Marketing Officer Persijap Jepara, M Araaf Sidik, menegaskan bahwa pertemuan antara Carlos Franca dan bos PSIS hanya kebetulan dan tidak ada pembicaraan transfer.
Menurut Araaf, pertemuan tersebut terjadi tanpa direncanakan. “Kemarin itu pertemuan tidak sengaja saja. Mereka baru pulang dari Jakarta, lalu kembali ke Semarang karena istri mereka juga berada di Semarang. Saat makan, mereka tidak sengaja ketemu dengan bos PSIS,” jelas Araaf kepada Tribunjateng.
Ia memastikan bahwa tidak ada pembicaraan transfer ataupun pendekatan khusus dalam pertemuan tersebut. “Tidak ada hal lain. Mereka masih berada di bawah kontrak dengan Persijap. Tidak ada perpindahan pemain,” tegasnya.
Fokus Persijap pada Evaluasi dan Penambahan Pemain
Persijap Jepara saat ini lebih fokus pada evaluasi internal dan penambahan pemain untuk memperkuat skuad menghadapi kompetisi Super League. Araaf menjelaskan bahwa manajemen sedang menyiapkan langkah penambahan pemain, baik lokal maupun asing.
“Transfer window ini kami pasti akan menambah pemain. Entah pemain asing diganti atau ditambah, kami sedang mengelola itu,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa peningkatan kualitas skuad menjadi kebutuhan mendesak. “Mau tidak mau, kami melihat squad sekarang belum sangat mumpuni untuk berlayar di Super League. Jadi penambahan hingga pergantian pemain, baik lokal maupun asing, pasti ada,” ungkapnya.
Dengan demikian, manajemen Persijap meminta publik dan suporter tetap tenang, karena fokus klub saat ini adalah memperkuat tim, bukan melepas pemain kunci.
Jejak Karir Carlos Franca
- Musim 2016-2017: Bergabung Comercial-SP. Debut senior dengan 11 penampilan tanpa gol di kompetisi regional Sao Paulo.
- Musim 2018: Cruzeiro-RS. Bermain 8 laga di Serie D Brasil, masih minim kontribusi gol; bagian dari pengalaman di empat divisi Brasil.
Pernah memperkuat tujuh klub Brasil secara keseluruhan, fokus di level amatir dan semi-profesional sebelum pindah ke luar negeri.
Pengalaman Internasional Sebelum Persijap
- Lokomotiv Sofia (Parva Liga Bulgaria). Bermain di liga utama Bulgaria, menambah pengalaman Eropa Timur dengan kemampuan menyerang tajam.
- Mohammedan SC (Indian Super League, Kolkata). Gabung di liga top India, dikenal sebagai pencetak gol kunci sebelum kontrak berakhir.
Rekam jejaknya menonjolkan naluri gol kuat dan adaptasi cepat di liga asing, meski detail statistik lengkap terbatas pada 20+ laga dengan 5-7 gol di periode tersebut.











