Gowa dalam Sorotan: Berita Terkini, Cerita Menarik

Rumah Palembang di PIK2, Tempat Santai yang Menyimpan Keajaiban

Keunikan Rumah Palembang di Kawasan PIK2

JAKARTA – Kawasan Pantai Indah Kapuk 2 (PIK2) dikenal sebagai pusat hiburan, restoran, dan kafe yang ramai. Namun di tengah kehidupan kota yang sibuk, terdapat satu sudut yang menawarkan suasana berbeda. Di jalur hijau Greenbelt Zona 3B PIK2, berdiri sebuah rumah panggung kayu bergaya tradisional yang kini menjadi perbincangan para pengunjung.

Rumah tersebut dikenal sebagai Rumah Palembang. Meskipun bangunannya sederhana, struktur rumah panggung dengan tangga kayu di bagian depan langsung mengingatkan pada rumah tradisional Palembang yang dahulu banyak ditemui di kawasan Sumatera Selatan.



Rumah Palembang di kawasan PIK2. Foto: Source for JPNN

Di PIK2, rumah tersebut dihadirkan kembali sebagai ruang santai sekaligus penginapan kecil yang menawarkan pengalaman berbeda di tengah kota. Berada tepat di jalur Greenbelt yang setiap pagi dipenuhi aktivitas warga, seperti pelari pagi, pesepeda, atau keluarga yang berjalan santai, Rumah Palembang sering kali menjadi tempat berhenti sejenak bagi pengunjung yang tertarik oleh bentuk rumah panggung yang unik.

Bagian atas rumah digunakan sebagai ruang menginap bagi tamu yang ingin merasakan pengalaman staycation dengan nuansa tradisional. Sementara itu, bagian bawah rumah menjadi area santai dan sarapan yang dibuka untuk pengunjung. Pada pagi hari, suasana di tempat ini terasa santai dan hangat. Pengunjung yang selesai berolahraga biasanya duduk sambil menikmati kopi atau sarapan ringan.

Konsep sederhana ini justru membuat Rumah Palembang terasa berbeda dari tempat nongkrong di PIK pada umumnya. Made Arya, seorang arsitek yang pernah menginap di Rumah Palembang, mengaku tertarik karena konsepnya yang unik.

“Saya suka konsep rumah panggungnya. Bangunannya kecil, tetapi punya karakter. Malam hari juga tenang banget,” kata Adrian. Menurutnya, suasana Greenbelt di malam hari menghadirkan pengalaman yang jarang ditemukan di Jakarta.

“Biasanya kalau staycation di kota kan masih terasa ramai. Di sini lebih santai dan sunyi,” ujarnya.

Selain pengalaman menginap, Rumah Palembang juga dikenal sebagai tempat sarapan santai bagi para pengunjung Greenbelt. Area sarapan dibuka setiap Selasa hingga Minggu pukul 07.00 hingga 12.00 WIB. Menu yang disajikan cukup sederhana, mulai dari kopi, cappuccino, cafe latte, hingga teh poci. Ada juga minuman herbal seperti rosela tea dan kunyit asam yang cocok dinikmati setelah olahraga pagi.

Untuk makanan, pengunjung bisa memilih menu seperti nasi goreng, roti telur sosis sapi, pisang goreng, hingga tahu isi. Harga yang ditawarkan relatif terjangkau. Minuman dibanderol mulai dari Rp10 ribu hingga Rp20 ribu, sementara makanan berkisar mulai Rp20 ribu.

Bagi sebagian pengunjung, tempat ini menjadi lokasi favorit untuk memulai hari. Steven, warga Pluit yang rutin jogging di kawasan Greenbelt, mengatakan Rumah Palembang menjadi tempat yang pas untuk sarapan setelah olahraga.

“Biasanya habis jogging saya mampir sebentar buat minum kopi. Tempatnya santai dan nggak terlalu ramai,” kata Steven. Menurutnya, suasana rumah panggung di tengah jalur hijau membuat pengalaman nongkrong terasa berbeda.

“Kayak lagi di taman, tetapi ada rumah tradisionalnya. Enak buat santai,” ujarnya.

Seiring berkembangnya PIK2 sebagai salah satu destinasi wisata urban baru di Jakarta, Rumah Palembang menghadirkan alternatif yang lebih tenang. Bukan tempat yang glamor atau ramai, melainkan sebuah ruang kecil di tengah taman kota yang memberi kesempatan bagi pengunjung untuk duduk santai, menyeruput kopi, dan sekadar bengong menikmati suasana pagi.

Bagi pengunjung yang penasaran ingin merasakan pengalaman menginap di Rumah Palembang atau sekadar mencari informasi lebih lanjut mengenai reservasi dan fasilitas yang tersedia, pengelola membuka layanan pemesanan bagi masyarakat. Calon tamu yang ingin bertanya atau melakukan reservasi dapat langsung menghubungi nomor 0878-2399-8316 untuk mendapatkan informasi mengenai ketersediaan kamar, jadwal kunjungan maupun detail pengalaman menginap di Rumah Palembang Greenbelt PIK2.

Atikah Zahirah

Seorang Penulis berita yang menelusuri tren budaya pop, musik, dan komunitas kreatif. Ia suka menghadiri acara seni, menonton konser, serta memotret panggung. Waktu luangnya ia gunakan untuk mendengarkan playlist indie. Motto: “Budaya adalah denyut kehidupan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *