Gowa dalam Sorotan: Berita Terkini, Cerita Menarik

Pertamina Hentikan Penyaluran BBM ke SPBU Juanda Bekasi Usai Temukan Pertalite Tercampur Air

Penyebab Bensin Pertalite di Bekasi Ternyata Bercampur Air

PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB) menghentikan sementara penyaluran BBM jenis pertalite di SPBU 34.171.46, Jalan Insinyur H. Juanda, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi. Kejadian ini terjadi setelah puluhan kendaraan mogok akibat bensin yang dicurigai bercampur air.

Area Manager Communication, Relations and CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional JBB, Susanto August Satria, menjelaskan bahwa penghentian tersebut dilakukan sejak Sabtu (28/2/2026) malam pasca adanya laporan keluhan konsumen usai pengisian pertalite di SPBU tersebut.

“Kami segera menginstruksikan penghentian sementara penyaluran Pertalite di SPBU 34.171.46 setelah menerima laporan dari konsumen,” ujar Susanto dalam keterangannya, Minggu (1/3/2026).

Susanto menekankan bahwa fokus utama pihaknya adalah memastikan penanganan kendaraan terdampak berjalan tuntas dengan meminta pihak SPBU untuk membuka posko pengaduan.

“Seluruh biaya perbaikan kendaraan menjadi tanggung jawab pihak SPBU. Sebagian kendaraan telah selesai diperbaiki dan dapat kembali digunakan, sementara proses perbaikan lainnya masih terus berlangsung hingga tuntas,” jelasnya.

Saat ini, penyebab campuran air masih dalam proses investigasi dan verifikasi di lapangan.

“Pertamina Patra Niaga Regional JBB memastikan bahwa produk pertalite di SPBU lain di wilayah sekitar dalam kondisi aman dan tidak terdapat keluhan serupa,” tuturnya.

Penutupan Operasional SPBU

Manajemen SPBU Juanda menutup sementara operasional hingga batas waktu yang belum ditentukan. Pengawas SPBU Juanda Bekasi, Ragil Pambudi, menjelaskan bahwa penutupan dilakukan untuk proses investigasi oleh pihak Pertamina di lapangan terkait ditemukannya bensin bercampur air.

“Saat ini masih dilakukan investigasi di lapangan untuk mengetahui kronologi serta penyebab pastinya. Untuk penjelasan lebih detail nantinya akan disampaikan oleh pihak Pertamina,” kata Ragil di lokasi, Minggu (1/3/2026).

Ragil memastikan, peristiwa campuran air keran ke bensin itu bukan berasal dari mobil tangki pengangkut BBM. Hanya saja diduga berasal dari tangki pendam (tangki benam), namun ia belum dapat kesimpulan secara pasti proses bercampurnya bensin dengan air itu.

“Saat ini masih ada pekerjaan di area tangki tersebut. Namun untuk penyebab pastinya kami masih menunggu penjelasan dari pihak Pertamina,” jelasnya.

Respons SPBU Terhadap Video Viral

Pihak SPBU Juanda, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, merespons video viral terkait dugaan bahan bakar minyak (BBM) bercampur air yang menyebabkan sejumlah kendaraan mogok.

Pengawas SPBU Juanda Bekasi, Ragil Pambudi, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia mengatakan, puluhan kendaraan terdampak, baik sepeda motor maupun mobil.

“Kami sudah membuka posko pengaduan dan sejauh ini menangani sekitar 18 kendaraan roda dua dan 4 kendaraan roda empat yang mogok,” ujar Ragil di lokasi, Minggu (1/3/2026).

Menurut dia, posko pengaduan masih dibuka di area SPBU. Konsumen yang merasa dirugikan dipersilakan melapor untuk mendapatkan penanganan.

“Posko pengaduan dibuka sampai operasional SPBU kembali normal,” katanya.

Ragil menyampaikan permohonan maaf kepada para konsumen. Ia mengakui, campuran air ditemukan pada BBM jenis Pertalite.

“Kejadian tersebut memang benar adanya. Kami mohon maaf kepada seluruh konsumen karena terjadi campuran air pada bahan bakar,” ucapnya.

Sebagai bentuk tanggung jawab, pihak SPBU melakukan pengurasan tangki kendaraan di lokasi. Setelah dipastikan tidak ada air, kendaraan diisi kembali dengan BBM sesuai jumlah pembelian.

Apabila kendaraan masih mengalami kendala, konsumen diarahkan ke bengkel rekanan.

“Biaya perbaikan ditanggung sepenuhnya oleh SPBU. Bensin yang terbuang juga kami ganti dan diisi penuh kembali,” kata Ragil.

Peristiwa Viral di Media Sosial

Sebelumnya, video yang diunggah akun Threads @pujiestia_ menjadi perbincangan warganet. Hingga Minggu (1/3/2026) pukul 12.17 WIB, unggahan itu telah mendapat ratusan tanda suka, komentar, dan dibagikan ulang.

Dalam video tersebut terlihat sejumlah sepeda motor diduga mogok setelah mengisi BBM di SPBU kawasan Juanda, Bekasi Timur.

“Beli bensin isi air di Pertamina Bulak Kapal Bekasi. Keluar dari pom, motor mogok. Kirain rusak, ternyata banyak motor mogok di sekitar pom,” tulis narasi dalam unggahan tersebut.

Seorang konsumen berinisial PJ mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Sabtu (28/2/2026) sekitar pukul 17.00 WIB. Ia mengaku mengisi Pertalite senilai Rp30.000 di SPBU dekat underpass Bulak Kapal.

“Setelah mengisi bensin, kurang dari satu menit atau sekitar 100 meter jalan, motor tiba-tiba mogok,” kata PJ, Minggu.

Ia sempat mencoba menyalakan kembali kendaraannya, tetapi mesin tidak merespons. Padahal sebelumnya motor dalam kondisi normal.

PJ juga melihat sejumlah pengendara lain mengalami kejadian serupa. Mereka kemudian kembali ke SPBU untuk meminta penjelasan.

Petugas SPBU sempat melakukan pengecekan dari tangki penyimpanan dan menyatakan tidak ada indikasi campuran air. Namun, para konsumen meminta agar bahan bakar di tangki kendaraan mereka turut diperiksa.

“Saat bensin dikeluarkan dari tangki motor, terlihat ada cairan yang terpisah,” ujar PJ.

Setelah bahan bakar diganti, motornya kembali menyala. Meski demikian, ia berencana memeriksakan kendaraannya ke bengkel untuk memastikan tidak ada kerusakan lanjutan.

“Kalau ada biaya perbaikan, rencananya akan saya komunikasikan ke pihak SPBU,” katanya.


Hafsha Kamilatunnisa

Hafsha Kamilatunnisa adalah seorang Jurnalis yang mengangkat kisah masyarakat, kegiatan sosial, dan gerakan komunitas. Ia aktif dalam kegiatan sukarelawan, hobi memotret aksi sosial, dan membaca kisah inspiratif. Motto: “Empati adalah kekuatan terbesar penulis.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *