Prediksi Cuaca di Sumatera Selatan Menjelang Ramadan
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Sumsel memperkirakan bahwa hingga menjelang Ramadan, kondisi cuaca di wilayah Sumatera Selatan masih akan dipengaruhi oleh curah hujan yang cukup tinggi. Hal ini disebabkan oleh musim hujan yang diperkirakan akan berlangsung hingga April mendatang.
Kepala Stasiun Klimatologi Kelas I Sumatera Selatan, Dr Wandayantolis, menyampaikan bahwa hasil monitoring pada dasarian III Januari 2026 menunjukkan bahwa fenomena La Nina lemah masih aktif. Namun, fenomena tersebut diprediksi akan mulai beralih ke fase netral pada bulan Februari hingga Maret 2026. Dengan demikian, masyarakat perlu tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem.
Secara umum, peluang curah hujan di Sumsel pada dasarian II Februari atau 10 hari kedua Februari masih akan terjadi hujan. Sebagian besar wilayah Sumatera Selatan diprediksi berpeluang lebih dari 80 persen terjadi hujan sedang. Sementara itu, beberapa wilayah seperti Empat Lawang bagian selatan, Pagar Alam bagian barat, Lahat bagian barat daya, Banyuasin bagian utara, dan OKI bagian utara diprediksi berpeluang hingga 50% hujan ringan.
Adapun wilayah yang memiliki peluang hingga 60% terjadi curah hujan tinggi antara lain Musi Rawas bagian utara, Lahat bagian timur, Muara Enim bagian tengah, OKU Timur bagian utara, dan OKI bagian selatan. Sebagian besar wilayah Sumatera Selatan diprediksi mengalami peningkatan curah hujan pada dasarian II hingga kategori menengah.
Meskipun demikian, potensi kejadian cuaca ekstrem tetap perlu diwaspadai. Masyarakat diimbau untuk selalu mengikuti informasi terkini dari BMKG dan tetap meningkatkan kewaspadaan, khususnya di daerah rawan bencana hidrometeorologi.
Hujan Deras Menjelang Ramadan
Menjelang Ramadan, yaitu akhir dasarian II Februari atau 17–20 Februari 2026, diprediksi bakal terjadi hujan deras di sejumlah daerah di Sumsel. Secara detail, prakiraan cuaca tanggal 17–20 Februari 2026 menunjukkan potensi hujan lebat di sejumlah Kabupaten/Kota di Sumsel. Sebagian besar wilayah tersebut diprediksi bakal hujan dengan intensitas tinggi sehingga berpotensi banjir dan longsor.
Beberapa daerah yang diprediksi mengalami hujan deras antara lain:
– Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan: Banding Agung, Mekakau Ilir, Pulau Beringin, Tiga Dihaji, Buay Sandang Aji, Warkuk Ranau Selatan, BPR Ranau Tengah.
– Kabupaten Lahat: Pagar Gunung, Merapi Selatan, Kota Agung, Tanjung Sakti PUMI, Tanjung Sakti PUMU.
– Kabupaten Musi Rawas Utara: Karang Dapo, Karang Jaya, Muara Rupit, Nibung, Rawas Ilir, Rawas Ulu.
– Kabupaten Musi Rawas: BTS Ulu, Jayaloka, Megang Sakti, Muara Beliti, Muara Kelingi, Muara Lakitan, Purwodadi, Selangit, STL Ulu Terawas, Suka Karya, Sumber Harta, Tuah Negeri, Tugumulyo.
– Kabupaten Musi Banyuasin: Bayung Lincir, Tungkal Jaya, Keluang, Sungai Lilin, Batanghari Leko, Lalan, Babat Toman, Lawang Wetan, Plakat Tinggi, Sanga Desa, Sungai Keruh.
– Kabupaten Banyuasin: Banyuasin II, Banyuasin III, Makarti Jaya, Air Salek, Muara Padang, Muara Sugihan, Pulau Rimau.
– Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur: Jayapura, Martapura, Bunga Mayang, BP Peliung, Madang Suku III, Buay Madang Timur, Belitang Jaya.
– Kabupaten Ogan Komering Ulu: Baturaja Timur, Lubuk Raja, Baturaja Barat, Sosoh Buah Rayap, Lubuk Batang, Sinar Peninjauan, Peninjauan, Ulu Ogan.
– Kabupaten Ogan Komering Ilir: Sungai Menang, Cengal, Tulung Selapan, Pangkalan Lampam, Pampangan, Air Sugihan.
– Kota Palembang: Sematang Borang, Sako, Kalidoni, Plaju, Seberang Ulu I, Seberang Ulu II, Ilir Barat II.
– Kabupaten Empat Lawang: Saling, Tebing Tinggi, Pasemah Air Keruh, Ulu Musi, Sikap Dalam, Pendopo, Lintang Kanan.
– Kabupaten Muara Enim: Semendo Darat Laut, Semendo Darat Tengah.
– Kota Pagaralam: Dempo Selatan, Dempo Tengah.
Peringatan Dini Curah Hujan Tinggi
BMKG Sumsel juga memberikan peringatan dini tentang potensi curah hujan tinggi. Kondisi ini dipicu oleh aktifnya gelombang ekuatorial Rossby serta adanya pola belokan angin yang mendukung pertumbuhan awan hujan secara signifikan. BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap ancaman bencana hidrometeorologi, seperti banjir atau genangan, tanah longsor, dan banjir bandang.
Selain itu, masyarakat pesisir dan wilayah muara sungai juga diimbau waspada terhadap potensi banjir akibat pasang air laut yang diperkirakan terjadi pada periode 14 hingga 17 Februari, dengan ketinggian pasang air laut diprediksi mencapai sekitar 3,4 hingga 3,7 meter.
Waspadai Angin Kencang dan Gelombang Tinggi
BMKG Sumsel juga memperingatkan bagi nelayan atau kapal tongkang yang biasa melintasi peraiaran Banyuasin agar waspada potensi gelombang tinggi dan angin kencang. BMKG Sumsel mengeluarkan peringatan dini waspada angin kencang bagi perahu nelayan apabila kecepatan angin mencapai 15 knot atau 27,7 km per jam dan tinggi gelombang mencapai 1,25 meter.
Sementara itu, bagi kapal tongkang perlu diwaspadai bahaya apabila kecepatan angin mencapai 16 knot atau 29,6 km per jam dan tinggi gelombang mencapai 1,5 meter. Pola angin di wilayah perairan Provinsi Sumatera Selatan pada umumnya bertiup dari arah barat laut ke utara dengan kecepatan angin berkisar 6–20 knot dan tinggi gelombang 1,25 – 2,5 meter berpeluang terjadi di perairan Banyuasin.
Seorang penulis berita online yang terbiasa bekerja cepat tanpa mengabaikan akurasi. Ia menaruh perhatian pada isu sosial, budaya, dan tren masyarakat. Waktu luangnya ia gunakan untuk membaca buku psikologi, berjalan kaki di taman, dan merawat tanaman hias. Ia percaya bahwa ide terbaik muncul dari ketenangan. Motto: “Ketelitian adalah kunci dari kredibilitas.”











