Gowa dalam Sorotan: Berita Terkini, Cerita Menarik

7 Toko Buku Bekas Wajib Dikunjungi di Jogja

Berburu Buku Bekas di Yogyakarta: Pilihan Toko yang Menarik dan Beragam

Minat masyarakat terhadap membaca buku semakin meningkat, seiring dengan tren berburu buku bekas yang dinilai lebih ekonomis dibandingkan buku baru. Buku bekas umumnya merupakan buku lama yang sudah pernah digunakan, sehingga wajar jika ditemukan tanda pemakaian seperti coretan ringan, lipatan halaman, atau kertas yang mulai menguning akibat usia. Meski begitu, tidak sedikit buku bekas yang masih berpenampilan hampir seperti baru karena hanya dibuka segelnya lalu dijual kembali oleh pemilik sebelumnya.

Pembeli perlu teliti agar terhindar dari buku bajakan dan kualitas buruk. Dibalik harga yang menggiurkan, pembeli tetap perlu waspada karena peredaran buku bekas bajakan masih kerap ditemukan di pasaran. Oleh karena itu, ketelitian dalam memeriksa kualitas cetakan, identitas penerbit, dan kondisi fisik buku menjadi langkah penting agar pembelian buku bekas tetap aman, legal, dan bernilai untuk mendukung budaya literasi yang sehat.

Berikut ini adalah rekomendasi beberapa toko buku bekas yang bisa dikunjungi saat berada di Yogyakarta:

1. Kebun Buku



Kebun Buku menjadi surga kecil bagi pemburu buku bekas yang mencari bacaan unik dan bernilai. Toko dengan nuansa klasik ini menyediakan beragam koleksi buku dari berbagai genre, mulai dari sastra, sejarah, hingga bacaan populer, yang kerap menjadi incaran para pencinta literasi. Keunggulan Kebun Buku terletak pada koleksi buku berbahasa Inggris yang sebagian besar sudah tidak lagi diproduksi dalam edisi baru, sehingga memiliki nilai langka dan kolektibel. Sejumlah penulis ternama turut meramaikan rak-rak buku di tempat ini, seperti Ellis Peters, Ethan Canin, James Purdy, dan nama lainnya yang dikenal lewat karya sastra berkualitas. Kondisi buku umumnya masih layak baca, dengan kualitas cetakan yang terjaga, menjadikannya pilihan menarik. Selain membeli buku, disini juga bisa menikmati berbagai makanan dan minuman untuk menemani kamu yang akan membaca buku disini.

Lokasi: Jl. Minggiran No.61A, Suryodiningratan, Kec. Mantrijeron, Kota Yogyakarta, DIY.

Jam buka: 11.00-21.00 WIB (Senin dan Selasa libur).

2. Toga Mas



Togas Mas dikenal sebagai salah satu toko alat tulis terbesar dan terlengkap di Yogyakarta. Tidak hanya menyediakan kebutuhan alat tulis kantor dan perlengkapan sekolah, Togas Mas juga menghadirkan koleksi buku bacaan yang beragam dan mudah diakses oleh berbagai kalangan pembaca. Pilihan bukunya mencakup banyak genre, mulai dari buku bacaan anak, novel romance ringan, hingga karya sastra, sejarah, dan politik. Keragaman ini menjadikan Togas Mas sebagai destinasi belanja literasi yang praktis, baik untuk pelajar, mahasiswa, maupun masyarakat umum yang gemar membaca. Keunggulan lain dari Togas Mas terletak pada kualitas bukunya. Sebagian besar buku yang tersedia berada dalam kondisi sangat baik, nyaris seperti baru, sehingga memberikan rasa nyaman dan kepercayaan bagi pelanggan. Konsistensi dalam menjaga kualitas serta kelengkapan produk inilah yang membuat Togas Mas terus menjadi pilihan masyarakat Yogyakarta untuk memenuhi kebutuhan alat tulis sekaligus bacaan.

Lokasi: Jl. Suroto No.8, Kotabaru, Kec. Gondokusuman, Kota Yogyakarta, DIY.

Jam buka: 09.00-21.00 WIB.

3. Dian Pustaka



Dian Pustaka menjadi salah satu toko buku yang ada dalam deretan ruko buku bekas di Taman Pintar. Dari sekian banyak jenis buku, Dian Pustaka menyediakan untuk literasi mahasiswa dari berbagai jurusan, diantaranya keperawatan, farmasi, kebidanan, ekonomi, dan kedokteran. Buku kesehatan yang tersedia di toko ini sering jadi incaran mahasiswa FK atau ILMU kesehatan. Meskipun tidak semua edisi terbaru ada, koleksi bekasnya tetap membantu untuk mendapatkan perspektif teori. Selain itu, toko buku ini telah bekerja sama dengan berbagai SMK Kesehatan untuk menyediakan buku-buku yang diperlukan. Bagi kamu mahasiswa kesehatan, bisa banget cari cari buku disini untuk referensi teori agar lebih paham.

Lokasi: Taman Pintar, Komplek Jl. Sriwedani No.1 Unit 10, Ngupasan, Kec. Gondomanan, Kota Yogyakarta, DIY.

Jam buka: 09.00-21.00 WIB.

4. The Lucky Boomerang



The Lucky Boomerang Book Shop adalah salah satu toko buku berbahasa Inggris yang cukup lengkap dan unik di Yogyakarta. Toko literasi ini menonjol karena seluruh koleksinya fokus pada buku impor dan bahasa asing, terutama bahasa Inggris, serta tidak menyediakan bacaan berbahasa Indonesia. Terletak di gang kecil di kawasan Sosrowijayan dekat Malioboro, toko buku ini menjadi destinasi menarik bagi pecinta literatur internasional, pelajar yang ingin menambah koleksi referensi bahasa Inggris. Koleksi buku yang tersedia mencakup berbagai genre mulai dari novel fiksi klasik dan modern, buku non-fiksi seperti sejarah, budaya dan seni, hingga buku referensi bahasa Inggris yang mungkin jarang ditemui di toko buku umum. Selain buku bekas berbahasa Inggris, toko ini juga kadang menjajarkan buku bekas dari bahasa lain seperti Prancis, Jepang, Spanyol, Belanda dan Italia. Tak hanya itu, tersedia juga suvenir seperti kartu pos dan kerajinan tangan yang memperkaya pengalaman pengunjung sekaligus menjadi oleh-oleh khas Yogyakarta.

Lokasi: Jalan sosrowijayan GT / 95, Gg. 1, Sosromenduran, Gedong Tengen, Kota Yogyakarta, DIY.

Jam buka: 12.00-17.00 WIB (Senin dan Selasa tutup).

5. Bawa Buku



Bawa Buku dikenal sebagai salah satu toko buku sekaligus warung kopi di Yogyakarta yang mengusung konsep ruang baca santai dalam satu tempat, jadi pengunjung bisa membaca buku sambil menikmati kopi dan kudapan manis tanpa merasa dikejar waktu. Perpaduan fungsi toko buku dan kedai kopi ini dirancang untuk mendukung budaya literasi yang lebih akrab dan inklusif. Koleksi Bawa Buku menawarkan pilihan bacaan yang cukup lengkap, mulai dari genre sejarah, politik, sastra, seni, hingga novel ringan yang cocok untuk pembaca kasual maupun penikmat literatur. Interiornya ditata estetik dan cozy dengan pencahayaan hangat serta rak buku yang tertata rapi, menciptakan suasana nyaman untuk bersantai, berdiskusi, atau mengerjakan tugas dalam waktu lama.

Lokasi: Jl. Taman Sari No.1/310, Patehan, Kecamatan Kraton, Kota Yogyakarta, DIY.

Jam buka: 10.00-17.00 WIB.

6. Toko Buku Natan



Toko Buku Natan dikenal sebagai salah satu toko buku unik di Yogyakarta yang mengusung konsep interior klasik Jawa–Eropa, menghadirkan suasana tenang dan berkarakter yang jarang ditemui di toko buku pada umumnya. Perpaduan ornamen kayu, furnitur bergaya lawas, serta detail interior bernuansa vintage menjadikan Natan tidak hanya sebagai ruang literasi, tetapi juga sebagai tempat singgah yang nyaman layaknya warung kopi. Konsep gabungan antara toko buku dan kedai kopi ini membuat pengunjung betah berlama-lama, baik untuk membaca, berdiskusi, maupun sekadar menikmati suasana. Dari sisi koleksi, Toko Buku Natan menawarkan pilihan buku yang cukup lengkap dan beragam, mulai dari buku berbahasa Indonesia, buku terjemahan, hingga buku impor dengan berbagai genre seperti sastra, filsafat, sejarah, seni, dan bacaan populer. Keunikan konsep ruang, kenyamanan tempat, serta kelengkapan koleksi menjadikan Toko Buku Natan sebagai destinasi literasi alternatif di Yogyakarta.

Lokasi: Jl. Mondorakan No.5, Prenggan, Kec. Kotagede, Kota Yogyakarta, DIY.

Jam buka: 09.00-18.00 WIB.

7. Toko Buku Jalan Terban



Jalan Terban, jalanan kecil di berada di wilayah Universitas Gadjah Mada menjadi salah satu kawasan literasi alternatif, sehingga menjadi rujukan mahasiswa dan pembaca aktif yang mencari buku dengan harga lebih terjangkau. Deretan toko buku di kawasan ini umumnya menawarkan buku bekas dan baru dengan kondisi layak baca, mencakup berbagai genre seperti sastra, sejarah, sosial-politik, filsafat, pendidikan, hingga buku referensi perkuliahan. Keunggulan toko buku Jalan Terban terletak pada koleksinya yang variatif, termasuk buku-buku lama, cetakan lawas, dan judul yang sudah sulit ditemukan di toko buku modern. Namun dengan banyaknya buku yang tersedia, pembeli perlu lebih teliti terutama dalam memastikan keaslian dan kondisi buku. Sebab, sebagian koleksi merupakan buku bekas atau cetakan lama yang beredar kembali.

Wahyudi

Jurnalis yang menaruh perhatian pada dunia pendidikan dan komunitas lokal. Ia senang menghabiskan waktu membaca biografi tokoh inspiratif, menulis catatan belajar, serta menghadiri diskusi publik. Aktivitas ini membantunya memahami sudut pandang masyarakat. Motto: "Berita harus menggerakkan, bukan sekadar dibaca."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *