Gowa dalam Sorotan: Berita Terkini, Cerita Menarik

Mobil listrik Hyundai terbakar, diduga milik elit Sumut, Kabag Umum: Bukan Aset Pemko Medan

Kebakaran Mobil Listrik Hyundai IONIQ 5 N di Medan, Apa Hubungannya dengan Gubernur Sumut?

Pada Rabu (7/1/2026), sebuah mobil listrik Hyundai IONIQ 5 N terbakar di lahan bengkel yang berada di Jalan Sei Asahan, Medan. Kejadian ini menarik perhatian masyarakat dan menjadi sorotan utama. Diduga, mobil tersebut milik Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, yang ditempatkan bersama beberapa kendaraan lainnya.

Beredar kabar bahwa mobil listrik mewah itu merupakan aset daerah Pemerintah Kota Medan. Hal ini memicu pertanyaan dari kalangan pegiat anti korupsi mengenai proses pengadaan 10 unit mobil listrik baru pada tahun 2023, yang diperuntukkan sebagai kendaraan dinas bagi sejumlah elit Pemko Medan, termasuk Wali Kota dan Wakil Wali Kota.

Andi Nasution, seorang pegiat anti korupsi, menyatakan bahwa kejadian kebakaran kemarin patut dipertanyakan. Menurutnya, mobil listrik yang terbakar di Jalan Sei Asahan bisa jadi masih tercatat sebagai aset Pemko Medan.

Pengadaan Kendaraan Dinas yang Mengundang Tanda Tanya

Menurut Andi Nasution, pengadaan kendaraan dinas berupa mobil listrik tersebut juga diberikan kepada jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Medan. Nilai satu unit mobil mencapai lebih dari Rp800 juta, yang diperuntukkan untuk pimpinan Forkopimda Kota Medan.

Ia meminta Bagian Umum Setdako Medan memberikan keterangan dan transparansi terkait aset mobil listrik yang digunakan. Apakah mobil tersebut masih bagian dari aset pemko atau tidak.

Penjelasan dari Kepala Bagian Umum Setdako Medan

Menyikapi hal tersebut, Kepala Bagian Umum Setdako Medan, Ridho Nasution, mengklaim bahwa mobil listrik yang terbakar bukan merupakan aset Pemko Medan. Ia menjelaskan bahwa setelah konfirmasi ke bagian aset, mobil listrik jenis tersebut bukan merupakan aset Pemko Medan.

Ridho Nasution juga menyatakan bahwa status aset kendaraan dinas mobil listrik pada 2023 lalu masih digunakan atau dilanjutkan pemakaiannya oleh pimpinan Pemko Medan saat ini. Ia mencontohkan bahwa mobil listrik wali kota yang lalu sekarang dipakai oleh wakil wali kota yang sekarang. Sementara mobil dinas wali kota sekarang merupakan bekas kendaraan dinas yang dipakai wakil wali kota sebelumnya.

Pengadaan Kendaraan Dinas Saat Ini

Diakuinya bahwa semenjak ia menjabat kembali, belum ada pengadaan baru untuk kendaraan dinas di lingkungan Pemko Medan. Ia menegaskan bahwa semua kendaraan dinas yang sudah diadakan lewat APBD tetap dioptimalkan sesuai fungsi dan peruntukannya.

Namun, informasi yang diperoleh menyebutkan bahwa Wali Kota Medan yang baru, Rico Waas, tidak menggunakan mobil listrik second (bekas pakai pejabat lama) sisa pejabat lama. Meski demikian, Ridho Nasution tidak dapat merinci pasti mengenai hal tersebut.

Identifikasi Mobil yang Terbakar

Data yang diperoleh wartawan dari online Samsat Keliling Medan Selatan 2, Pemprov Sumut, Kamis (8/1/2026), menyebutkan bahwa mobil listrik merek Hyundai IONIQ 5 N dengan nomor plat BK 1373 AFV tercatat atas nama sebuah perusahaan. Perusahaan real estate tersebut bernama PT. Wirasena Cipta Reswara dengan alamat di Komp. Tasbi Setiabudi Square No.28, Kel. Tanjungsari, Kecamatan Medan Selayang, Kota Medan.

Dari profil PT. Wirasena Cipta Reswara di laman antikorupsi.org, Indonesia Corruption Watch (ICW), disebut bahwa Bobby Nasution merupakan komisaris di perusahaan tersebut. Ia memiliki saham senilai Rp9,3 miliar.

Proyek dan Ekspansi Perusahaan

Salah satu proyek PT. Wirasena Cipta Reswara adalah pembangunan perumahan bersubsidi Sukabumi Sejahtera Satu yang bekerjasama dengan pemerintah dan Bank BTN di Cikembar, Sukabumi, Jawa Barat. Perusahaan ini juga memperluas ekspansi ke sektor tambang, dengan menanam saham Rp5,7 miliar di PT. Sambas Minerals Mining.

Bobby Nasution merupakan salah satu pemegang saham mayoritas di Takke Group bersama Lauren M Takke. Sebanyak 10-20 persen saham Bobby di Takke Group. Takke Group memegang proyek berupa Kemang View, Metro Galaxy dan Gardenia Bogor. Takke Group memiliki cadangan lahan 2,5 hektar di mana akan dikembangkan properti dan perkantoran.

Klaim Aset Lahan Bengkel

Sumber awak media yang merupakan mantan pejabat mengatakan bahwa lahan dan bangunan mirip bengkel tempat terbakarnya mobil listrik tersebut juga milik Bobby Nasution. “Bangunan mirip bengkel punya Bobby itu. Iya, dia punya itu waktu masih Wali Kota Medan,” kata sumber melalui pesan WhatsApp.

Awak media yang terus berupaya mengkonfirmasi hal tersebut kepada Gubernur Sumut Bobby Nasution belum berhasil mendapatkan respons. Berulang kali dihubungi dan kirim pesan, tidak direspons. Pesan WhatsApp yang dikirim belum dibalas.

Rusmawan

Rusmawan adalah seorang penulis berita online yang serbabisa dalam menguraikan berbagai peristiwa menjadi berita yang jelas dan ringan. Ia suka membaca opini, melakukan riset pendek, dan membuat rangkuman harian. Di waktu senggang, ia menikmati musik instrumental. Motto: “Informasi yang baik dimulai dari niat yang baik.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *