Momen Pergantian Tahun sebagai Kesempatan untuk Berdoa
Pergantian tahun 2025 menjadi momen penting yang bisa dimanfaatkan untuk melakukan refleksi diri dan memohon ampunan kepada Allah SWT. Salah satu amalan yang dianjurkan oleh para ulama adalah membaca doa akhir tahun dan awal tahun. Doa ini terdapat dalam kitab Al Jami’ul Kabir karya Imam As-Suyuthi.
Doa akhir tahun berisi permohonan ampun atas kesalahan dan dosa yang dilakukan sepanjang tahun, sementara doa awal tahun berisi permohonan perlindungan dari godaan setan serta bimbingan agar tetap berada di jalan kebaikan. Saat ini kita memasuki akhir tahun 2025, sehingga waktu ini sangat tepat untuk mengakhiri tahun dengan doa dan menyambut tahun baru dengan harapan yang lebih baik.
Aktivitas yang Bermanfaat di Akhir Tahun
Menyambut pergantian tahun seharusnya diisi dengan aktivitas yang bermanfaat. Hal ini melibatkan refleksi terhadap apa yang telah dilakukan di tahun sebelumnya, serta upaya memperbaiki kekurangan dan meningkatkan kebaikan di tahun mendatang. Selain memberikan ucapan selamat tahun baru, membaca doa akhir tahun dan awal tahun merupakan cara yang dapat dilakukan untuk merayakan perubahan waktu.
Doa akhir tahun dan awal tahun biasanya dibaca saat pergantian tahun hijriyah. Namun, doa ini juga bisa diamalkan untuk menyambut akhir dan awal tahun masehi. Isi dari doa tersebut mencakup permohonan ampunan atas segala kesalahan yang telah dilakukan, serta permohonan petunjuk untuk menjalani masa depan dengan lebih baik.
Inti dari Membaca Doa Akhir dan Awal Tahun
Inti dari membaca doa akhir tahun dan awal tahun adalah memohon ampunan Allah SWT atas dosa-dosa dan kesalahan yang telah dilakukan di tahun sebelumnya. Dengan ampunan tersebut, seseorang akan kembali pada kesucian dan kebersihan jiwa. Sementara itu, doa awal tahun bertujuan untuk memohon petunjuk Allah SWT agar dibimbing dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
Melalui doa ini, diharapkan segala gangguan nafsu dan godaan setan dapat diminimalisir, sehingga hidup menjadi lebih baik dan penuh makna.
Pentingnya Berdoa di Akhir dan Awal Tahun
Perubahan waktu adalah momen yang tepat untuk melakukan introspeksi atau muhasabah diri. Melihat kembali apa yang telah dilakukan di masa lalu, serta memupuk harapan di masa yang akan datang. Oleh karena itu, dianjurkan untuk memperbanyak doa kepada Allah SWT agar senantiasa mendapatkan ampunan dan keberkahan.
Tradisi memperingati akhir tahun dan awal tahun ini diwariskan oleh para ulama. Para ulama memahami bahwa waktu itu sangat penting, sampai-sampai Allah SWT bersumpah dengan waktu sebagaimana disampaikan dalam Al Quran surat Al ‘Ashr. Dengan memahami pentingnya waktu, manusia diajarkan untuk selalu berdoa dan berusaha memperbaiki diri.
Bacaan Doa Akhir Tahun
Berikut bacaan doa akhir tahun yang bisa dibaca:
Bacaan Arab:
اَللّٰهُمَّ مَا عَمِلْتُ مِنْ عَمَلٍ فِي هٰذِهِ السَّنَةِ مَا نَهَيْتَنِي عَنْهُ وَلَمْ أَتُبْ مِنْهُ وَحَلُمْتَ فِيْها عَلَيَّ بِفَضْلِكَ بَعْدَ قُدْرَتِكَ عَلَى عُقُوْبَتِيْ وَدَعَوْتَنِيْ إِلَى التَّوْبَةِ مِنْ بَعْدِ جَرَاءَتِيْ عَلَى مَعْصِيَتِكَ فَإِنِّي اسْتَغْفَرْتُكَ فَاغْفِرْلِيْ وَمَا عَمِلْتُ فِيْهَا مِمَّا تَرْضَى وَوَعَدْتَّنِي عَلَيْهِ الثَّوَابَ فَأَسْئَلُكَ أَنْ تَتَقَبَّلَ مِنِّيْ وَلَا تَقْطَعْ رَجَائِيْ مِنْكَ يَا كَرِيْمُ
Bacaan Latin:
Allaahumma maa ‘amiltu min ‘amalin fii haadzihis sanati maa nahaitanii ‘anhu, wa lam atub minhu, wa hamalta fiihaa ‘alayya bi fadhlika ba‘da qudratika ‘alaa ‘uquubatii, wa da‘autanii ilat taubati min ba‘di jaraa’atii ‘alaa ma‘shiyatik. Fa innii astaghfiruka, faghfirlii wa maa ‘amiltu fiihaa mimmaa tardhaa, wa wa‘attanii ‘alaihits tsawaaba, fa’as’aluka an tataqabbala minnii wa laa taqtha‘ rajaa’ii minka yaa kariim.
Terjemahannya:
Tuhanku, aku meminta ampun atas perbuatanku di tahun ini yang termasuk Kau larang-sementara aku belum sempat bertobat, perbuatanku yang Kau maklumi karena kemurahan-Mu-sementara Kau mampu menyiksaku, dan perbuatan (dosa) yang Kau perintahkan untuk tobat-sementara aku menerjangnya yang berarti mendurhakai-Mu. Tuhanku, aku berharap Kau menerima perbuatanku yang Kau ridhai di tahun ini dan perbuatanku yang terjanjikan pahala-Mu. Janganlah kau membuatku putus asa. Wahai Tuhan Yang Maha Pemurah.
Bacaan Doa Awal Tahun
Sementara untuk doa awal tahun yang bisa dibaca adalah sebagai berikut:
Bacaan Arab:
اَللّٰهُمَّ أَنْتَ الأَبَدِيُّ القَدِيمُ الأَوَّلُ وَعَلَى فَضْلِكَ العَظِيْمِ وَكَرِيْمِ جُوْدِكَ المُعَوَّلُ، وَهٰذَا عَامٌ جَدِيْدٌ قَدْ أَقْبَلَ، أَسْأَلُكَ العِصْمَةَ فِيْهِ مِنَ الشَّيْطَانِ وَأَوْلِيَائِهِ، وَالعَوْنَ عَلَى هٰذِهِ النَّفْسِ الأَمَّارَةِ بِالسُّوْءِ، وَالاِشْتِغَالَ بِمَا يُقَرِّبُنِيْ إِلَيْكَ زُلْفَى يَا ذَا الجَلَالِ وَالإِكْرَامِ
Bacaan Latin:
Allaahumma antal abadiyyul qadiimul awwal. Wa ‘alaa fadhlikal ‘azhiimi wa kariimi juudikal mu‘awwal. Haadzaa ‘aamun jadiidun qad aqbal. As’alukal ‘ishmata fiihi minas syaithaani wa auliyaa’ih, wal ‘auna ‘alaa haadzihin nafsil ammaarati bis suu’I, wal isytighaala bimaa yuqarribunii ilaika zulfaa, yaa dzal jalaali wal ikraam.
Terjemahannya:
Tuhanku, Kau Yang Abadi, Qadim, dan Awal. Atas karunia-Mu yang besar dan kemurahan-Mu yang mulia, Kau menjadi pintu harapan. Tahun baru ini sudah tiba. Aku berlindung kepada-Mu dari bujukan iblis dan para walinya di tahun ini. Aku pun mengharap pertolongan-Mu dalam mengatasi nafsu yang kerap mendorongku berlaku jahat. Kepada-Mu, aku memohon bimbingan agar aktivitas keseharian mendekatkanku pada rahmat-Mu. Wahai Tuhan Pemilik Kebesaran dan Kemuliaan.
Seorang jurnalis digital yang terbiasa bekerja cepat dalam merangkum informasi penting menjadi berita yang mudah dipahami. Ia aktif menulis tentang gaya hidup, komunitas kreatif, dan isu keseharian. Hobi memasak dan mencoba resep baru membuatnya semakin peka pada detail. Motto: "Menulis adalah seni memahami manusia.











