Perkembangan Industri Otomotif Indonesia dengan Kedatangan Jetour
Industri otomotif di Indonesia semakin dinamis dengan masuknya merek-merek baru, termasuk Jetour, brand asal Tiongkok yang kini aktif memperluas pasar. Setelah memulai operasionalnya pada akhir 2024, Jetour mengumumkan strategi besar untuk tahun 2026: meluncurkan dua model baru dan memperkuat jaringan layanan agar bisa menjangkau lebih banyak konsumen.
Salah satu model yang sudah dikonfirmasi adalah Jetour T2 i-DM PHEV, SUV elektrifikasi dengan teknologi terkini yang dirancang untuk bersaing di segmen premium. Informasi ini disampaikan langsung oleh Michael Budihardja, Sales Director PT Jetour Motor Indonesia, dalam sesi Exclusive Interview di GJAW 2025, ICE BSD.
Hadir Membawa Teknologi PHEV, Jetour T2 i-DM PHEV Jadi Andalan Baru
Jetour T2 i-DM PHEV merupakan varian elektrifikasi dari Jetour T2 yang sebelumnya hadir dengan mesin 2.0 turbo bensin. Kini, Jetour melangkah lebih maju dengan sistem Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) yang menggabungkan motor listrik dan mesin bensin untuk menghasilkan efisiensi dan performa yang optimal.
Meskipun spesifikasi lengkap belum diungkap, secara global T2 dikenal sebagai SUV tangguh dengan kemampuan off-road berkat:
- Penggerak semua roda (AWD) pada varian tertentu
- Ground clearance tinggi dan approach angle yang besar
- Mode berkendara off-road
- Desain boxy berkarakter ala SUV adventure modern
Dengan sistem PHEV, Jetour T2 i-DM PHEV berpotensi memiliki akselerasi responsif dan jarak tempuh listrik murni yang memadai untuk penggunaan harian di perkotaan. Model ini juga diposisikan sebagai pilihan yang lebih ramah lingkungan dibandingkan pesaing berbahan bakar murni.
Dari sisi fitur keselamatan, Jetour telah menyediakan:
- Sistem bantuan pengemudi (ADAS)
- Kamera 360 derajat
- Struktur bodi kuat dengan standar global
Jetour ingin menunjukkan bahwa teknologi elektrifikasi tidak harus mahal, namun tetap mampu memberikan rasa percaya diri saat digunakan di berbagai medan jalan Indonesia.
Harga Estimasi: Rp838 Juta OTR Jakarta
Harga sementara yang disebut Jetour untuk T2 i-DM PHEV adalah sekitar Rp838 juta OTR Jakarta. Dengan banderol tersebut, posisi Jetour T2 i-DM PHEV akan bersaing di segmen SUV premium dengan teknologi elektrifikasi yang mulai diminati konsumen kelas menengah-atas di Indonesia.
Harga ini juga mencerminkan positioning Jetour yang ingin naik kelas, sekaligus memberikan opsi yang lebih terjangkau dibanding SUV premium sejenis dari Jepang, Eropa, bahkan beberapa brand China lainnya.
Model Baru Kedua Masih Dirahasiakan
Selain T2 i-DM PHEV, Jetour memastikan akan membawa satu model baru lagi pada 2026. Namun, model tersebut saat ini masih dalam tahap kajian internal. Michael menjelaskan bahwa Jetour ingin memilih kendaraan yang punya diferensiasi kuat dan relevan dengan kebutuhan konsumen Indonesia.
Jetour sudah memiliki portofolio cukup menarik di pasar global, mulai dari SUV keluarga, petualang, hingga model dengan konfigurasi 7 kursi. Artinya, banyak peluang model yang bisa disesuaikan dengan preferensi konsumen Indonesia yang mengutamakan ruang kabin luas dan kenyamanan.
Rakitan Lokal: Komitmen Serius Jetour di Indonesia
Tidak hanya memperbanyak line-up produk, Jetour juga memastikan semua model yang hadir akan berstatus rakitan lokal (CKD). Jetour menggandeng PT Handal Indonesia Motor di Bekasi, Jawa Barat, sebagai fasilitas perakitan.
Ini menunjukkan komitmen Jetour terhadap:
- Transfer teknologi dan investasi industri otomotif lokal
- Ketersediaan suku cadang yang lebih terjamin
- Harga jual yang lebih kompetitif dibandingkan CBU
- Ketersediaan purnajual yang lebih baik
Dengan penguatan jaringan manufaktur, Jetour ingin membangun kepercayaan pasar jangka panjang.
Target Besar 2026: 40 Diler dan Fasilitas 4S
Selain produk, layanan purnajual menjadi salah satu fokus utama Jetour. Ranggy Radiansyah, Marketing Director Jetour Indonesia, menerangkan bahwa saat ini Jetour telah memiliki 22 diler resmi. Pada 2026 targetnya naik menjadi 40 diler dan hampir semuanya dilengkapi fasilitas 4S (Sales, Service, Sparepart, Survey).
Dengan jaringan yang lebih merata, Jetour ingin memastikan kenyamanan konsumen setelah membeli mobil, sehingga tidak muncul kekhawatiran terkait servis dan suku cadang.
Keunggulan Jetour T2 i-DM PHEV
- Teknologi PHEV efisien dan bertenaga
- Desain tangguh SUV adventure modern
- Berpotensi menawarkan kemampuan off-road baik
- Harga lebih kompetitif dibanding SUV premium elektrifikasi lainnya
- Rakitan lokal mendukung layanan purnajual yang lebih kuat
Kekurangan Jetour T2 i-DM PHEV
- Spesifikasi detail untuk Indonesia belum diumumkan
- Sulit menilai performa sebelum unit resmi hadir
- Brand awareness Jetour masih terus dibangun
- Harga masuk segmen premium sehingga pasar lebih segmented
2026 Bakal Jadi Tahun Penting Jetour di Indonesia
Dengan dua model baru, salah satunya Jetour T2 i-DM PHEV yang menawarkan teknologi elektrifikasi berkarakter adventure, Jetour menegaskan ambisinya di pasar otomotif Indonesia. Langkah memperkuat jaringan hingga 40 diler juga jadi bukti bahwa Jetour ingin konsumen merasa aman dan nyaman dalam urusan purnajual.
Jika strategi ini berjalan mulus, Jetour berpotensi menjadi salah satu pemain kuat di segmen SUV modern, terutama bagi konsumen yang ingin teknologi baru dengan harga yang masih masuk akal.










