Beritagowa.com LONDON – Kecerdasan buatan (AI) dengan cepat mengubah lanskap bidang global, termasuk sektor otomotif.
Dengan kemajuan pesat teknologi ini, peran Kecerdasan Buatan pada desain kendaraan telah lama menjadi topik utama diskusi di area kalangan pemimpin industri.
Sementara beberapa orang melihatnya sebagai revolusi, ada juga kegelisahan tentang kemungkinan Kecerdasan Buatan sepenuhnya menggantikan kreativitas manusia di area bidang ini.
Kepala Desain Global Mercedes-Benz, Gorden Wagener, dan juga Kepala Desain Maserati, Klaus Busse, berbagi pandangan berbeda tentang masa depan Artificial Intelligence pada desain otomotif.
Dalam wawancara baru-baru ini dengan ABC, Wagener mengakui bahwa Mercedes-Benz telah lama mengintegrasikan Kecerdasan Buatan ke pada proses desain mereka, tetapi teknologinya masih belum sempurna.
Ia menyoroti tantangan yang dihadapi pada menyusun konsep yang dihasilkan AI, dengan menyatakan bahwa “99% dari apa yang mana dihasilkan Kecerdasan Buatan tidak ada berguna, juga kuantitasnya adalah tantangan utamanya.”
Meski begitu, Wagener memperkirakan bahwa di satu puluh tahun ke depan, Teknologi AI akan memainkan peran dominan di desain kendaraan, bahkan berpotensi menimbulkan desainer manusia tak lagi dibutuhkan.
Ia bercanda menyatakan bahwa penggantinya mungkin saja suatu hari nanti hanya sekali sebuah mesin yang digunakan jarak jauh lebih banyak hemat daripada penghasilan orang desainer.
- Siap Dijual dalam China, Honda Pamer Mobil Listrik S7
- QJMotor Kembangkan Mesin V4 700cc Berteknologi AMT










