Seleksi Paskibraka 2026 di Samarinda: 277 Pelajar Berebut Tiket, Hanya 42 yang Lolos
Sebanyak 277 pelajar dari berbagai SMA, SMK, dan MA se-Samarinda mengikuti proses seleksi Calon Paskibraka 2026. Proses ini menjadi langkah awal dalam mencari putra-putri terbaik daerah yang akan bertugas pada peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Dari jumlah peserta tersebut, hanya 42 orang yang akan lolos dan diberi kesempatan untuk menjadi anggota Paskibraka Kota Samarinda.
Rangkaian Seleksi yang Menantang
Seleksi Paskibraka 2026 dimulai dengan beberapa tahapan yang cukup ketat. Mulai dari administrasi hingga tes fisik, kepribadian, dan wawasan kebangsaan. Proses ini dirancang tidak hanya untuk memilih calon yang kuat secara fisik, tetapi juga memiliki karakter yang tangguh dan semangat kebangsaan yang tinggi.
Tahapan seleksi meliputi:
* Tes Wawasan Kebangsaan
* Tes Intelegensia Umum
* Seleksi kesehatan
* Parade
* PBB (Peraturan Baris Berbaris)
* Kesamaptaan
* Seleksi kepribadian
Seluruh tahapan ini dilakukan untuk memastikan bahwa para peserta memiliki kemampuan dan kompetensi yang sesuai dengan standar Paskibraka. Neneng Chamelia Santi, Sekretaris Daerah Kota Samarinda dan Ketua Pelaksana Seleksi Paskibraka, menjelaskan bahwa proses seleksi ini merupakan perjalanan panjang yang harus diikuti dengan sungguh-sungguh oleh seluruh peserta.
Partisipasi Tinggi dan Semangat Kebangsaan
Dalam hari pertama seleksi, sebanyak 231 peserta hadir, terdiri dari 139 putra dan 92 putri. Wakil Walikota Samarinda, Saefuddin Zuhri, menyampaikan apresiasi atas partisipasi tinggi para peserta. Ia menilai partisipasi ini mencerminkan semangat kebangsaan yang masih kuat di kalangan generasi muda.
“Ini menunjukkan bahwa semangat kebangsaan generasi muda kita masih sangat baik. Ini harus terus kita jaga dan bina,” ujarnya.
Ia juga berpesan kepada peserta agar mengikuti seluruh tahapan seleksi dengan sungguh-sungguh dan menjunjung tinggi sportivitas. Menurutnya, menang atau tidak terpilih bukanlah satu-satunya ukuran. Yang terpenting adalah bagaimana peserta berkembang menjadi pribadi yang lebih disiplin, lebih kuat, dan lebih cinta kepada bangsa.
Tujuan Seleksi yang Lebih Luas
Seleksi Paskibraka 2026 tidak hanya bertujuan untuk memilih petugas upacara, tetapi juga membentuk karakter generasi muda yang tangguh. Saefuddin Zuhri menekankan bahwa Paskibraka bukan sekadar pasukan pengibar bendera, tetapi juga simbol kedisiplinan, integritas, semangat kebangsaan, dan kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Ia menegaskan bahwa proses seleksi ini harus berlangsung adil dan profesional, tanpa keberpihakan. Dengan demikian, diharapkan dapat lahir putra-putri terbaik yang mampu menjadi teladan di tengah masyarakat.
Jadwal dan Harapan Pemerintah
Rangkaian seleksi dijadwalkan berlangsung mulai 4 hingga 21 April 2026. Dari 277 peserta, hanya 42 orang yang akan lolos dan diberi kesempatan untuk menjadi Paskibraka Kota Samarinda. Dari jumlah tersebut, enam orang terbaik akan dikirim ke tingkat Provinsi Kalimantan Timur, sementara 36 lainnya bertugas di tingkat kota.
Pemerintah Kota Samarinda berharap melalui proses seleksi ini akan lahir generasi muda yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga mampu menjadi teladan di tengah masyarakat. Dengan adanya Paskibraka, diharapkan bisa menjadi contoh bagi pemuda lainnya dalam hal kedisiplinan, kejujuran, dan semangat pantang menyerah.











