Ramadan 1447 H: Pengalaman Ngabuburit Seru di Malioboro
Ramadan tahun ini terasa lebih istimewa, terutama ketika dijalani dengan penuh antusiasme dan rasa senang menunggu waktu berbuka puasa. Di bulan yang penuh berkah ini, mencari tempat ngabuburit bukan hanya tentang menunggu azan Magrib, tetapi juga menikmati suasana kota yang semakin hidup menjelang malam hari.
Salah satu tempat yang selalu menjadi favorit adalah Malioboro, kawasan legendaris di Yogyakarta yang selalu ramai oleh wisatawan dan para pemburu takjil. Tahun ini, Malioboro kembali menjadi destinasi utama bagi pasangan yang ingin menghabiskan waktu ngabuburit dengan seru tanpa perlu mengeluarkan banyak uang.
Suasana sore hari di sepanjang jalan Malioboro dipenuhi aroma jajanan tradisional, suara musisi jalanan, dan cahaya matahari yang perlahan meredup di balik bangunan bersejarah. Bagi kamu yang datang bersama pasangan, Malioboro menawarkan kombinasi sempurna antara wisata ringan, kuliner murah, dan momen santai yang romantis. Konsep ngabuburit di sini juga sangat fleksibel, bisa sekadar cuci mata atau bahkan berburu oleh-oleh khas Jogja.
Dengan perencanaan sederhana, kamu bisa menyusun itinerary yang hemat tapi tetap terasa berkesan. Tak heran jika Malioboro selalu masuk daftar wajib saat bulan puasa tiba.
Jadwal Aktivitas di Malioboro
15.00 – 15.15: Tiba di Malioboro
Datang lebih awal agar kamu bisa menikmati suasana dengan lebih santai sebelum kawasan ini semakin padat. Kamu bisa memarkir kendaraan di area parkir resmi sekitar Malioboro atau menggunakan transportasi umum. Waktu sore juga cocok untuk berjalan kaki karena cuaca mulai lebih bersahabat.
Estimasi Biaya:
– Parkir motor: Rp 3.000
– Parkir mobil: Rp 5.000
15.15 – 16.30: Belanja Oleh-oleh di Teras Malioboro
Dari Malioboro, lanjutkan langkah ke Teras Malioboro yang dikenal sebagai pusat UMKM. Di sini kamu bisa berburu berbagai produk khas Jogja dengan harga terjangkau.
Rekomendasi belanja:
– Aksesori dan suvenir
– Batik
– Bakpia dan jajanan khas Jogja lainnya
Selain bisa memilih langsung, kamu juga bisa menawar dengan sopan agar mendapat harga lebih ramah di kantong.
Estimasi biaya oleh-oleh: Rp 50.000 atau menyesuaikan belanja (opsional).
16.30 – 17.00: Beli Takjil di Lumpia Samijaya
Menjelang waktu berbuka, saatnya berburu camilan untuk takjil. Salah satu jajanan yang bisa dicoba adalah Lumpia Samijaya.
Menu yang tersedia antara lain:
– Lumpia sayur + ayam: Rp 8.000
– Lumpia sayur + ayam + puyuh: Rp 9.000
Camilan ini cocok untuk mengganjal perut sebelum makan berat saat berbuka.
Estimasi: Rp 17.000/orang → Rp 34.000/berdua.

17.00 – 17.30: Bersantai di Kawasan Malioboro
Setelah membeli takjil, kamu bisa duduk santai di bangku pedestrian Malioboro. Sambil menikmati suasana sore, kamu juga bisa melihat aktivitas seniman jalanan atau sekadar berbincang ringan bersama pasangan. Waktu ini pas untuk beristirahat sejenak sebelum melanjutkan aktivitas berikutnya.
Biaya: Gratis.
17.30 – 18.00: Jalan Santai ke Slasar Malioboro
Menjelang azan Magrib, lanjutkan perjalanan menuju Slasar Malioboro. Area ini dikenal sebagai pusat kuliner dengan banyak pilihan menu yang cocok untuk berbuka puasa. Kamu bisa berkeliling dulu sambil memilih makanan sesuai selera dan bujet.
Biaya: Gratis (jika belum membeli makanan).
18.00 – 18.20: Buka Puasa di Slasar Malioboro
Saat azan Magrib berkumandang, kamu bisa langsung berbuka dengan menu pilihan.
Rekomendasi menu dan harga:
– Soto ayam: Rp 12.000
– Nasi rames: Rp 15.000
– Mi goreng: Rp 12.000
– Nasi oseng mercon: Rp 20.000
– Ayam geprek: Rp 20.000
Pilihan menu masih sangat beragam dan bisa disesuaikan dengan selera masing-masing.
Estimasi makan: Rp 24.000/orang → Rp 48.000/berdua.

18.20 – 19.00: Salat Magrib di Masjid Siti Djirzanah
Setelah berbuka, kamu bisa melaksanakan salat Magrib di Masjid Siti Djirzanah yang lokasinya tidak jauh dari Malioboro. Masjid ini cukup sering digunakan wisatawan untuk beribadah karena mudah dijangkau dan nyaman.
19.00 – 21.00: Salat Isya dan Tarawih
Lanjutkan dengan salat Isya dan Tarawih di sekitar kawasan Malioboro atau masjid terdekat. Setelah ibadah, perjalanan bisa diteruskan dengan wisata malam ringan.
21.00: Nongkrong di Alun-alun Kidul Jogja
Sebagai penutup, kamu bisa menuju Alun-alun Kidul. Aktivitas yang bisa dilakukan antara lain:
- Naik becak cinta: Rp 25.000
- Jajan ringan: Rp 15.000
- Makan malam tambahan: Rp 20.000
- Nongkrong santai menikmati suasana malam Jogja
Estimasi biaya: Rp 30.000/berdua.
Area ini terkenal dengan lampu warna-warni dan suasana yang meriah saat malam hari.
Rincian Estimasi Total
- Oleh-oleh: Rp 50.000
- Lumpia Samijaya: Rp 34.000
- Makan: Rp 48.000
- Jajan di Alkid: Rp 30.000
- Parkir: Rp 6.000
TOTAL: Rp 168.000











