Ringkasan Berita
Dzikir pagi dan petang merupakan amalan sunnah yang dianjurkan dalam ajaran Islam. Dijalankan setelah salat Subuh hingga terbit matahari, serta menjelang magrib hingga malam tiba. Bacaan dzikir ini berasal dari Al-Qur’an, doa-doa Rasulullah SAW, dan kalimat thayyibah yang mengandung makna mendalam. Tujuannya adalah sebagai sarana perlindungan, ampunan, dan keberkahan.
Amalan ini memiliki berbagai manfaat, seperti ketenangan hati, penguatan iman, rasa syukur, serta kedekatan dengan Allah SWT dalam menjalani aktivitas harian. Dzikir pagi dan petang menjadi kebiasaan para nabi dan orang-orang saleh dalam mengawali serta menutup hari dengan mengingat Allah SWT.
Dalam kehidupan sehari-hari yang penuh kesibukan dan tantangan, dzikir pagi dan petang berperan penting sebagai penguat spiritual. Melalui dzikir, seorang Muslim dapat menenangkan hati sekaligus menata niat sebelum beraktivitas.
Bacaan Dzikir Pagi dan Petang
Berikut beberapa bacaan dzikir pagi dan petang yang bisa dilakukan:
1. Membaca Ayat Kursi
اللَّهُ لاَ إِلَهَ إِلاَّ هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ، لاَ تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَلاَ نَوْمٌ، لَهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ، مَنْ ذَا الَّذِي يَشْفَعُ عِنْدَهُ إِلاَّ بِإِذْنِهِ، يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ، وَلَا يُحِيطُونَ بِشَيْءٍ مِنْ عِلْمِهِ إِلاَّ بِمَا شَاءَ، وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ، وَلَا يَئُودُهُ حِفْظُهُمَا، وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيمُ
Faedah: Siapa yang membacanya ketika petang, maka ia akan dilindungi (oleh Allah dari berbagai gangguan) hingga pagi. Siapa yang membacanya ketika pagi, maka ia akan dilindungi hingga petang.
2. Membaca Surat Al Ikhlas, Al Falaq, An Naas
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ
Faedah: Siapa yang mengucapkannya masing-masing tiga kali ketika pagi dan petang, maka segala sesuatu akan dicukupkan untuknya.
3. Membaca Doa Ash-Bahnaa
أَصْبَحْنَا وَأَصْبَحَ الْمُلْكُ لِلَّهِ، وَالْحَمْدُ لِلَّهِ، لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرُ. رَبِّ أَسْأَلُكَ خَيْرَ مَا فِيْ هَذَا الْيَوْمِ وَخَيْرَ مَا بَعْدَهُ، وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا فِيْ هَذَا الْيَوْمِ وَشَرِّ مَا بَعْدَهُ، رَبِّ أَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْكَسَلِ وَسُوْءِ الْكِبَرِ، رَبِّ أَعُوْذُ بِكَ مِنْ عَذَابٍ فِي النَّارِ وَعَذَابٍ فِي الْقَبْرِ
Faedah: Meminta pada Allah kebaikan di hari ini dan kebaikan sesudahnya, juga agar terhindar dari kejelekan di hari ini dan kejelekan sesudahnya.
4. Membaca Doa “Allahumma Bika Ash-Bahnaa”
اَللَّهُمَّ بِكَ أَصْبَحْنَا، وَبِكَ أَمْسَيْنَا، وَبِكَ نَحْيَا، وَبِكَ نَمُوْتُ وَإِلَيْكَ النُّشُوْرُ
Faedah: Doa ini memberikan perlindungan dan kekuatan dalam menjalani kehidupan.
5. Membaca Sayyidul Istighfar
اَللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّيْ لاَ إِلَـهَ إِلاَّ أَنْتَ، خَلَقْتَنِيْ وَأَنَا عَبْدُكَ، وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ، أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ، أَبُوْءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ، وَأَبُوْءُ بِذَنْبِيْ فَاغْفِرْ لِيْ فَإِنَّهُ لاَ يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلاَّ أَنْتَ.
Faedah: Barangsiapa mengucapkan dzikir ini di siang hari dalam keadaan penuh keyakinan, lalu ia mati pada hari tersebut sebelum petang hari, maka ia termasuk penghuni surga.
6. Membaca Doa “Allahumma Innii Ash-Bahnaa”
اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَصْبَحْتُ أُشْهِدُكَ وَأُشْهِدُ حَمَلَةَ عَرْشِكَ، وَمَلاَئِكَتَكَ وَجَمِيْعَ خَلْقِكَ، أَنَّكَ أَنْتَ اللهُ لاَ إِلَـهَ إِلاَّ أَنْتَ وَحْدَكَ لاَ شَرِيْكَ لَكَ، وَأَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُكَ وَرَسُوْلُكَ
Faedah: Barangsiapa yang mengucapkan dzikir ini ketika pagi dan petang hari sebanyak empat kali, maka Allah akan membebaskan dirinya dari siksa neraka.
7. Membaca Doa “Allahumma Innii As-Aluka”
اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ فِي الدُّنْيَا وَاْلآخِرَةِ، اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ فِي دِيْنِيْ وَدُنْيَايَ وَأَهْلِيْ وَمَالِيْ اللَّهُمَّ اسْتُرْ عَوْرَاتِى وَآمِنْ رَوْعَاتِى. اَللَّهُمَّ احْفَظْنِيْ مِنْ بَيْنِ يَدَيَّ، وَمِنْ خَلْفِيْ، وَعَنْ يَمِيْنِيْ وَعَنْ شِمَالِيْ، وَمِنْ فَوْقِيْ، وَأَعُوْذُ بِعَظَمَتِكَ أَنْ أُغْتَالَ مِنْ تَحْتِيْ
Faedah: Doa ini memberikan perlindungan dan keselamatan dalam agama, dunia, keluarga, dan harta.
8. Membaca Doa “Allahumma ‘Aalim al-Ghaybi waasy Syahadah”
اَللَّهُمَّ عَالِمَ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَاطِرَ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ، رَبَّ كُلِّ شَيْءٍ وَمَلِيْكَهُ، أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَـهَ إِلاَّ أَنْتَ، أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ نَفْسِيْ، وَمِنْ شَرِّ الشَّيْطَانِ وَشِرْكِهِ، وَأَنْ أَقْتَرِفَ عَلَى نَفْسِيْ سُوْءًا أَوْ أَجُرَّهُ إِلَى مُسْلِمٍ
Faedah: Doa ini diajarkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pada Abu Bakr Ash Shiddiq radhiyallahu ‘anhu untuk dibaca pada pagi, petang dan saat beranjak tidur.
9. Membaca Doa “Bismillahilladzi Laa Yadhurru Ma’asmihi”
بِسْمِ اللَّهِ الَّذِى لاَ يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَىْءٌ فِى الأَرْضِ وَلاَ فِى السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ
Faedah: Barangsiapa yang mengucapkan dzikir tersebut sebanyak tiga kali di pagi hari dan tiga kali di petang hari, maka tidak akan ada bahaya yang tiba-tiba memudaratkannya.
10. Membaca Doa “Rodhiitu Billaahi Robbaa”
رَضِيْتُ بِاللهِ رَبًّا، وَبِاْلإِسْلاَمِ دِيْنًا، وَبِمُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَبِيًّا
Faedah: Barangsiapa yang mengucapkan dzikir ini sebanyak tiga kali di pagi hari dan tiga kali di petang hari, maka pantas baginya mendapatkan ridha Allah.
11. Membaca Doa “Yaa Hayyu Yaa Qoyyum”
يَا حَيُّ يَا قَيُّوْمُ بِرَحْمَتِكَ أَسْتَغِيْثُ، وَأَصْلِحْ لِيْ شَأْنِيْ كُلَّهُ وَلاَ تَكِلْنِيْ إِلَى نَفْسِيْ طَرْفَةَ عَيْنٍ أَبَدًا
Faedah: Dzikir ini diajarkan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pada Fathimah supaya diamalkan pagi dan petang.
12. Membaca Doa “Ash-Bahnaa ‘Ala Fithrotil Islam”
أَصْبَحْنَا عَلَى فِطْرَةِ اْلإِسْلاَمِ وَعَلَى كَلِمَةِ اْلإِخْلاَصِ، وَعَلَى دِيْنِ نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، وَعَلَى مِلَّةِ أَبِيْنَا إِبْرَاهِيْمَ، حَنِيْفًا مُسْلِمًا وَمَا كَانَ مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ
Faedah: Doa ini digunakan untuk menyatakan ketauhidan dan kesetiaan terhadap agama Islam.
13. Membaca “Subhanallah Wa Bihamdih”
سُبْحَانَ اللهِ وَبِحَمْدِهِ
Faedah: Barangsiapa yang mengucapkan kalimat ‘subhanallah wa bi hamdih’ di pagi dan petang hari sebanyak 100 x, maka tidak ada yang datang pada hari kiamat yang lebih baik dari yang ia lakukan kecuali orang yang mengucapkan semisal atau lebih dari itu.
14. Membaca “Laa Ilaha Illallah”
لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرُ
Faedah: Barangsiapa yang membaca dzikir tersebut di pagi hari sebanyak sepuluh kali, Allah akan mencatatkan baginya 10 kebaikan, menghapuskan baginya 10 kesalahan, ia juga mendapatkan kebaikan semisal memerdekakan 10 budak, Allah akan melindunginya dari gangguan setan hingga petang hari.
15. Membaca “Laa Ilaha Illallah” (100 x)
لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرُ
Faedah: Barangsiapa yang mengucapkan dzikir tersebut dalam sehari sebanyak 100 x, maka itu seperti membebaskan 10 orang budak, dicatat baginya 100 kebaikan, dihapus baginya 100 kesalahan, dirinya akan terjaga dari gangguan setan dari pagi hingga petang hari, dan tidak ada seorang pun yang lebih baik dari yang ia lakukan kecuali oleh orang yang mengamalkan lebih dari itu.
16. Membaca “Subhanallah Wa Bihamdih” (3 x)
سُبْحَانَ اللهِ وَبِحَمْدِهِ: عَدَدَ خَلْقِهِ، وَرِضَا نَفْسِهِ، وَزِنَةَ عَرْشِهِ وَمِدَادَ كَلِمَاتِهِ
Faedah: Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengatakan pada Juwairiyah bahwa dzikir di atas telah mengalahkan dzikir yang dibaca oleh Juwairiyah dari selepas Shubuh sampai waktu Dhuha.
17. Membaca “Allahumma Innii As-Aluka”
اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا، وَرِزْقًا طَيِّبًا، وَعَمَلاً مُتَقَبَّلاً
Faedah: Doa ini dibaca setelah salam dari shalat Shubuh untuk memohon ilmu yang bermanfaat, rizki yang halal, dan amal yang diterima.
18. Membaca “Astaghfirullah”
أَسْتَغْفِرُ اللهَ وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ
Faedah: Doa ini dibaca 100 kali dalam sehari untuk memohon ampunan dan bertobat kepada Allah.
Manfaat Dzikir Pagi dan Petang
Berikut beberapa manfaat dari dzikir pagi dan petang:
-
Menghubungkan Diri dengan Yang Maha Pencipta
Dzikir pagi dan petang adalah cara untuk membangun dan memperkuat hubungan spiritual dengan Allah SWT. Melalui pengulangan doa-doa dan pujian, kita mengarahkan hati dan pikiran kita kepada-Nya. Hal ini membantu kita merasa dekat dengan Sang Pencipta dan mengingatkan kita akan kehadiran-Nya dalam setiap aspek kehidupan kita. Menjalin hubungan yang kuat dengan Allah SWT memberikan ketenangan batin dan kekuatan dalam menghadapi tantangan hidup. -
Membawa Ketenangan dan Kedamaian Pikiran
Dalam kehidupan yang penuh dengan stres dan kegelisahan, dzikir pagi dan petang menjadi sumber ketenangan dan kedamaian. Melalui pengulangan doa-doa yang tenang dan penuh kesadaran, kita menciptakan ruang untuk menenangkan pikiran yang gelisah. Dengan fokus pada pujian kepada Allah dan mengingat-Nya, pikiran kita terbebas dari kekhawatiran dan cemas yang mengganggu. Dzikir pagi dan petang membantu mengarahkan pikiran kita kepada hal-hal yang positif dan memperkuat ketenangan dalam jiwa. -
Menumbuhkan Rasa Syukur dan Kehadiran dalam Kehidupan Sehari-hari
Dzikir pagi dan petang juga merupakan wujud rasa syukur kita kepada Allah SWT atas nikmat-nikmat yang diberikan-Nya kepada kita setiap hari. Melalui pengulangan pujian dan pengakuan atas kebesaran-Nya, kita membangun kesadaran akan berkah dan anugerah yang kita terima. Hal ini membantu kita untuk tetap bersyukur dan menghargai kehidupan kita, terlepas dari segala tantangan yang mungkin kita hadapi. Dzikir pagi dan petang menjadi pengingat konstan akan kehadiran-Nya dalam kehidupan sehari-hari. -
Meningkatkan Kualitas Spiritual dan Moral
Amalan dzikir pagi dan petang juga membantu meningkatkan kualitas spiritual dan moral kita. Melalui pengulangan doa-doa dan pujian kepada Allah, kita membina kesadaran akan nilai-nilai kebaikan dan kebajikan dalam hidup kita. Dzikir pagi dan petang menginspirasi kita untuk meningkatkan kesadaran diri, mengendalikan hawa nafsu, dan mengembangkan sikap yang baik terhadap diri sendiri dan orang lain. Dengan begitu, amalan ini tidak hanya memberikan ketenangan, tetapi juga memperbaiki karakter dan moral kita. -
Menghadirkan Berkah dalam Kehidupan
Salah satu manfaat utama dari dzikir pagi dan petang adalah membawa berkah dalam kehidupan kita. Melalui amalan yang konsisten dan tulus, kita berharap mendapatkan rahmat dan berkah dari Allah SWT. Berkah ini mencakup segala aspek kehidupan, termasuk kehidupan pribadi, keluarga, pekerjaan, dan hubungan sosial. Dengan menghadirkan Allah dalam setiap langkah kita, kita percaya bahwa hidup kita akan diberkahi dan dipermudah.
Seorang jurnalis digital yang terbiasa bekerja cepat dalam merangkum informasi penting menjadi berita yang mudah dipahami. Ia aktif menulis tentang gaya hidup, komunitas kreatif, dan isu keseharian. Hobi memasak dan mencoba resep baru membuatnya semakin peka pada detail. Motto: "Menulis adalah seni memahami manusia.











