Wisata Religi di Banten yang Menarik untuk Dikunjungi
Banten memiliki banyak destinasi wisata religi yang menarik untuk dikunjungi. Provinsi ini dikenal sebagai daerah dengan nilai-nilai agama Islam yang kental. Berikut beberapa rekomendasi tempat wisata religi di Banten yang bisa Anda kunjungi:
-
Makam Syekh Abdul Jabbar
Makam keramat ini berlokasi di kawasan Kampung Pasir Kecapi, Kelurahan Pegadungan, Kecamatan Karang Tanjung, Pandeglang. Syekh Abdul Jabbar adalah salah satu ulama yang berperan dalam pembentukan Kabupaten Pandeglang bersama dengan Sultan Syarif Hidayatullah.
Saat berkunjung ke makam ini, perlu diperhatikan bahwa area makam hanya mampu menampung sekitar 20 orang setiap kunjungan. Jika pergi bersama rombongan besar, disarankan untuk tetap tertib dan menjaga ketenangan. -
Batu Qur’an
Batu Qur’an terletak di Kabupaten Pandeglang, tepatnya di kaki Gunung Karang. Nama Batu Qur’an berasal dari adanya batu besar yang bertuliskan Al Qur’an di tempat tersebut. Namun, jika diperhatikan dengan seksama, tidak ada tulisan yang terpampang di sisi batu.
Masyarakat mempercayai bahwa hanya orang-orang yang memiliki ilmu tinggi saja yang bisa melihat tulisan Al Qur’an di batu tersebut. Selain itu, masyarakat juga meyakini bahwa lokasi Batu ini dulunya adalah pijakan kaki seorang Syekh Maulana Mansyuruddin. -
Makam Syekh Maulana Mansyuruddin
Makam yang berada di kaki gunung membuat tempat ini masih terasa eksklusif, meskipun beberapa sumber menyebutkan bahwa Syekh Maulana berasal dari Jawa Timur. Namun beliau merupakan sosok yang sangat berjasa dalam penyebaran ajaran agama Islam di Banten Selatan.
Islam berkembang pesat berkat dakwah dengan pembawaan cerdas dan berani dari beliau. -
Makam Buya Ahmad Bustomi
Makam Buya Ahmad Bustomi terletak di daerah Cisantri. Ahmad Bustomi atau lebih dikenal dengan panggilan Buya Bustomi adalah orang yang terkenal menghabiskan hidupnya untuk agama Islam.
Beliau mendirikan pondok pesantren bernama Al Hidayah. Santri-santri beliau tersebar di seluruh penjuru Negeri. -
Makam Syekh Muhammad Sholeh
Semasa hidupnya, Syekh Muhammad Sholeh dikenal sebagai ulama yang berhasil menyebarkan Agama Islam di wilayah Pantai Utara Banten.
Beliau wafat di usia 76 tahun dan dimakamkan di puncak Gunung Santri. Makamnya berlokasi di Desa Bojonegara, Kecamatan Bojonegara, Serang.
Jika ingin berwisata atau berziarah ke makam Syekh Muhammad Sholeh, Anda harus naik dari kaki bukit menuju puncaknya dengan jarak tempuh sekitar 500 meter. -
Masjid Agung Tanara
Masjid ini bisa menjadi alternatif wisata religi. Lokasinya terletak di Kampung Tanara, Serang Banten. Masjid ini merupakan peninggalan Sultan Maulana Hasanuddin yang ketika itu menjadi Sultan Banten yang pertama.
Selain itu, jejak dakwah Islam di Banten juga berawal di masjid ini. Desainnya yang unik dan klasik mampu menjadi daya tarik para wisatawan lokal maupun luar kota untuk mengujungi dan shalat di dalamnya. -
Masjid Agung Banten
Masjid Agung Banten berlokasi di Jalan Banten Lama, Serang Banten. Selain itu, masjid ini dijadikan sebagai cagar budaya, tidak heran jika banyak masyarakat yang ingin mengetahui seluk-beluk sejarahnya.
Masjid yang didirikan oleh Sultan Maulana Hasanuddin pada tahun 1552 sampai 1570. Menariknya lagi, beberapa pihak mengklaim bahwa masjid ini desain oleh seorang tokoh bernama Tjek Ban Tjut dari Cina. Namun banyak juga yang membantah dan menegaskan bahwa Raden Sepat dari Demak sebagai arsiteknya. -
Kompleks Pemakaman Kesultanan Banten
Selain masjid yang indah, di beberapa sisi utara Masjid Agung Banten terdapat Kompleks pemakaman Kesultanan Banten. Selain itu, ada juga para punggawa dan pegawai keraton yang dimakamkan di situ. -
Museum Situs Kepurbakalaan Banten Lama
Museum Situs Kepurbakalaan berdiri pada tanggal 19 Juli 1985 di Desa Banten, Kecamatan Kasemen, Serang.
Museum ini terbilang paling muda dibanding tempat-tempat bersejarah lainnya, namun sejarahnya tetap menarik untuk disimak.
Walaupun cerita-cerita tentang kerajaan Islam Banten sejak abad ke-16 hingga abad ke-19 belum terkuak secara detail hingga saat ini, namun di situs ini bisa mendapatkan informasi seputar garis besar terhadap kehidupan sehari-hari dan juga sejarah masyarakat di Banten pada saat itu.











