Gowa dalam Sorotan: Berita Terkini, Cerita Menarik

Gempa Bumi Guncang Maluku, Kedalaman 10 KM Selasa 30 Desember 2025

Gempa Bumi di Jatim dan Langkah-Langkah yang Harus Diambil Saat Terjadi

Gempa bumi kembali terjadi di wilayah Jawa Timur, dengan guncangan yang terasa pada hari Selasa, 30 Desember 2025. Pusat gempa berada di kedalaman 10 km, dengan magnitudo sebesar 2.2 SR. Waktu gempa terjadi adalah pukul 10:43:59 Wita. Lokasi gempa tersebut berada di titik 2.87LS, 127.27BT, atau sekitar 47 km Tenggara Buru Maluku.

Gempa bumi dengan kekuatan seperti ini bisa terjadi dalam waktu singkat, namun dampaknya tetap perlu diperhatikan. Berikut beberapa langkah penting yang harus dilakukan saat menghadapi gempa bumi:

1. Ketika Berada di Dalam Rumah

  • Berlindung di bawah meja

    Saat gempa terjadi, segeralah berlindung di bawah meja atau permukaan kuat lainnya. Jika tidak ada meja, lindungi kepala Anda dengan bantal atau benda keras lainnya. Pastikan untuk memegang erat meja atau benda yang digunakan sebagai perlindungan.
  • Matikan kompor/tungku

    Jika ada api yang menyala, segera matikan. Ini sangat penting karena pemadam kebakaran mungkin tidak dapat menjangkau daerah yang terkena gempa.
  • Jangan panik dan keluar rumah dengan tertib

    Setelah gempa reda, hati-hati saat keluar rumah. Periksa apakah ada anggota keluarga yang terluka dan segera berikan pertolongan darurat jika diperlukan.

2. Ketika Berada di Luar Rumah

  • Lindungi kepala dan hindari bahan berbahaya

    Saat berada di luar rumah, selalu lindungi kepala Anda dari reruntuhan bangunan, kaca, atau benda tajam lainnya. Hindari area yang rawan jatuh, seperti pohon tinggi atau kabel listrik.

3. Ketika Berada di Pusat Perbelanjaan, Bioskop atau Pasar

  • Ikuti petunjuk petugas

    Jika Anda berada di tempat ramai seperti pusat perbelanjaan atau bioskop, ikuti instruksi dari petugas atau karyawan. Jangan membuat kepanikan dan segera cari jalur evakuasi yang aman.
  • Bila terjadi kebakaran, bungkuk dan segera lari

    Jika terjadi kebakaran akibat gempa, bungkuklah agar tidak terhirup asap tebal dan segera mencari jalan keluar.

4. Ketika Berada di Bangunan Bertingkat

  • Berlindung di bawah sesuatu yang kuat

    Segera berlindung di bawah meja atau permukaan kuat lainnya. Jangan mendekati jendela atau pintu.
  • Tetap di lantai yang sama

    Jangan naik atau turun dari lantai tempat Anda berada. Hindari menggunakan lift atau eskalator.

5. Ketika Berada di Kereta Api

  • Berpegang pada sesuatu yang aman

    Pegang erat tiang atau sandaran kursi agar tidak terjatuh saat kereta berhenti mendadak. Tetap tenang dan ikuti instruksi petugas.

6. Ketika Berada di Mobil

  • Hentikan kendaraan dan jauhi area berbahaya

    Segera hentikan mobil dan jauhi jembatan, perempatan, atau area yang rawan longsor. Jangan mencoba melintasi jembatan saat gempa terjadi.

7. Ketika Berada di Pegunungan atau Laut

  • Jauhi daerah curam dan waspada terhadap tsunami

    Di pegunungan, kemungkinan besar terjadi tanah longsor. Jauhkan diri ke daerah datar yang aman. Di laut, waspada terhadap tanda-tanda tsunami dan segera berlari ke tempat yang lebih tinggi.

8. Jangan Memasuki Bangunan yang Sudah Terkena Gempa

  • Karena masih ada risiko reruntuhan

    Bangunan yang sudah terkena gempa bisa runtuh kembali, sehingga tidak aman untuk dimasuki.

9. Dengarkan Informasi

  • Dari radio atau sumber resmi

    Dengarkan informasi dari radio atau sumber yang terpercaya. Jangan percaya isu atau berita yang tidak jelas sumbernya.

10. Isi Angket yang Diberikan Instansi Terkait

  • Untuk mengetahui kerusakan yang terjadi

    Bantu instansi terkait dengan mengisi angket yang diberikan untuk mengevaluasi kerusakan pasca-gempa.

11. Jangan Panik dan Berdoa

  • Selalu berdoa kepada Tuhan

    Ketenangan pikiran dan doa sangat penting untuk menjaga keselamatan diri dan orang-orang di sekitar.


Rommy Argiansyah

Reporter berita yang mengutamakan akurasi dan objektivitas. Ia memiliki ketertarikan pada isu sosial dan ekonomi, serta mengikuti perkembangan dunia digital. Waktu luangnya dihabiskan untuk membaca laporan penelitian, mendengarkan podcast edukasi, dan berjalan santai di taman kota. Motto: "Fakta adalah kompas bagi setiap penulis."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *